Beberapa Kampus Penerbangan Terbaik Di Bali

Beberapa Kampus Penerbangan Terbaik Di Bali

Pendidikan tinggi jenjang sarjana sangat diperlukan untuk beberapa perusahaan atau bidang pekerjaan demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Berbagai bidang profesi atau pekerjaan mengharuskan para calon karyawannya untuk berpendidikan tinggi, tak terkecuali dengan profesi bidang penerbangan yang mengempuh sekolah penerbangan.

Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi seorang pilot atau pramugari tentunya harus menjalani pendidikan tinggi berupa sekolah khusus bidang penerbangan. Maka dari itu, kuliah jurusan penerbangan sangat penting untuk dilakukan sebelum terjun langsung ke profesi pilot ataupun pramugari.

Di Indonesia, beberapa sekolah penerbangan hampir tersebar di beberapa kota besar. Salah satunya yaitu tempat kuliah penerbangan di Jakarta, kuliah penerbangan di Yogyakarta, kuliah penerbangan di Bali, kuliah penerbangan di Medan, kuliah penerbangan di Palembang, kuliah penerbangan di Malang, sekolah penerbangan Surabaya, dan sebagainya.

Baca juga : Profil Singkat Metro Kampus Semarang

Beberapa tempat kuliah jurusan penerbangan di Indonesia tentu saja memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang diterapkan untuk mendukung sistem perkuliahan penerbangannya dengan baik. Maka dari itu, sebagai calon mahasiswa sekolah penerbangan harus bisa memilih tempat kuliah penerbangan yang tepat dan sesuai. Lantas, apa sajakah sekolah dan tempat kuliah penerbangan terbaik di Indonesia? Berikut ini akan dijelaskan secara lebih rinci dan lengkap terkait sekolah penerbangan di Indonesia.

Ketahui Beberapa Kampus Penerbangan Terbaik Di Bali

1. Bali International Flight Academy (BIFA)

Sekolah penerbangan BIFA ini menjadi salah satu tempat kuliah penerbangan di Bali yang paling unggul dan memiliki banyak peminat. Mengapa? Karena sekolah tersebut sudah banyak menghasilkan lulusan yang ahli serta bekerja pada maskapai Garuda, Lion Air, Citilink, Air Asia, Batik Air, dan sebagainya.

Sementara itu, tempat praktek latihan penerbangan sekolah BIFA ini biasanya memakai Bandara Buleleng Bali yang mana lalu lintas udaranya terbilang sepi. Sehingga, hal itu akan memudahkan para pelajar atau co-pilot untuk menjalani sesi latihan menerbangkan pesawat dengan leluasa. Biaya kuliah yang harus dikeluarkan tidak tanggung-tanggung, yaitu sekitar Rp 700 juta selama 1,5 tahun pendidikan.

Tentu saja, biaya tersebut sudah mencakup seluruh program yang ada di sekolah penerbangan BIFA, termasuk pula program pelatihan Commercial Pilot License (CPL), Lisensi Pilot Pribadi (PPL), dan juga izin terbang tambahan CPL (IR). Selain itu, sekolah BIFA ini juga menawarkan program empat lisensi yang mana termasuk MER dengan durasi waktu pendidikan selama dua tahun. Akan tetapi, biaya kuliah penerbangan di Bali dengan durasi dua tahun tersebut akan lebih tinggi.

2. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug

Sekolah penerbangan yang berlokasi di Tangerang ini sudah berdiri sejak tahun 1952. Tempat kuliah penerbangan ini dikelola oleh pemerintah dengan menawarkan empat program studi pendidikan penerbangan, yaitu jurusan teknik penerbangan, keselamatan penerbangan, manajemen penerbangan, serta penerbangan.

Kuliah penerbangan di STPI ini memiliki jalur masuk yang cukup ketat serta hanya meluluskan 20 mahasiswa yang memiliki kualitas terbaik setiap tahunnya. Di samping itu, biaya kuliah yang harus dibayarkan untuk sekolah penerbangan di STPI cukup terjangkau, yaitu Rp 65.150.000 – Rp 88.350.000 dengan durasi pendidikan maksimal empat tahun untuk D4 dan tiga tahun untuk D3.

Tentu saja, biaya-biaya sekolah penerbangan tersebut sudah termasuk biaya akademik, perlengkapan, makan, asrama, hingga biaya wisuda. Sekolah penerbangan STPI ini tergolong tempat kuliah penerbangan dengan biaya yang murah dan terjangkau. Hal ini dikarenakan sekolah tersebut dikelola oleh pemerintah serta mendapatkan bantuan dana darinya.

3. Bandung Pilot Academy

Sekolah penerbangan Bandung ini sudah berdiri sejak tahun 2008 dengan pusat pelatihannya berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Dengan teknologi pelatihannya yang canggih, sekolah penerbangan ini hanya memiliki durasi belajar yang singkat dalam menempuh pendidikannya, yaitu sekitar 12 bulan atau satu tahun.

Di samping itu, biaya kuliah penerbangan yang harus dikeluarkan untuk kuliah penerbangan di sini yaitu Rp 850 juta. Jumlah biaya tersebut sudah termasuk Commercial Pilot License (CPL), Lisensi Pilot Pribadi (PPL), izin terbang tambahan CPL (IR), serta Multienginee Rating (MER).

4. Deraya Flying School

Salah satu tempat kuliah penerbangan di Jakarta yaitu Deraya Flying School. Sekolah penerbangan tersebut menjadi sekolah tertua di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1972. Tempat latihan dan praktek sekolah ini berada di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Kuliah penerbangan Jakarta ini menawarkan program kuliah yang memiliki tiga lisensi dengan biaya kuliah sekitar Rp 855 juta dan empat lisensi dengan biaya kuliah Rp 1 miliar. Durasi kuliah dengan program tiga lisensi hanya 1,5 tahun dan untuk empat lisensi mencapai 2 tahun masa kuliah.

5. Eagle Air Academy

Sekolah penerbangan yang satu ini khusus untuk para calon pilot yang ingin mempelajari teknik penerbangan dengan baik, mahir, hingga professional. Di tempat kuliah penerbangan ini, para calon pilot akan disuguhkan dengan teori dan praktik, khususnya tentang jam terbang dalam mengendalikan serta mengemudikan pesawat.

Selain itu, guru atau instruktur pengajar sekolah penerbangan ini sudah sangat mahir bagi para calon pilot dengan kurikulum pendidikan yang sudah berstandar pada penerbangan modern. Pasalnya, lulusan dari sekolah penerbangan ini menghasilkan pilot yang profesional di bidangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.