Fakta University of California, Berkeley

Fakta University of California, Berkeley

Fakta University of California, Berkeley

University of California resmi berdiri pada tahun 1868 dengan kampus unggulan dibangun di Berkeley, di San Fransisco Bay. Sebuah universitas negeri yang memiliki 35.409 mahasiswa. Program yang ditawarkan antara lain program sarjana, master, profesional dan doktoral. Perkuliahan diselenggarakan di fakultas dan sekolah-sekolah, diantaranya Kimia, Teknik, Desain Lingkungan, Sastra dan Sains, Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Jurnalisme, Bisnis, Kebijakan Publik, Informasi, Hukum, Optometri, Kesehatan Masyarakat, dan Kesejahteraan Sosial.

Baca juga artikel lainnya : Fakta Massachusetts Institute of Technology

Universitas yang terletak di Berkeley, California, Amerika Serikat, ini masuk dalam jajaran kampus-kampus elite dan populer di dunia karena kualitasnya. Dalam survei “Top 50 Engineering and Technology Universities”, UC Berkeley masuk di peringkat lima dalam survei 100 universitas paling berpengaruh di dunia pada tahun 2012. Para lulusan kampus yang berdiri tahun 1868 ini terkenal di seantero dunia. Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, adalah lulusan kampus ini.

Di Indonesia, sejumlah lulusan UC Berkeley bahkan menjadi pakar ekonomi dan di antara mereka terkenal dengan sebutan “Mafia Berkeley”. Ya, tidak ada yang perguruan tinggi yang sangat sulit untuk ditembus oleh generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, kali ini Novalia Pishesha akan berbagi cerita dan inspirasi dari kampus yang akrab disebut “Cal” ini. Novalia yang lahir dan besar di Malang, Jawa Timur, memulai kuliahnya di City College San Fransisco. Pada tahun-tahun terakhir, dia ditransfer ke UC Berkeley karena meraih beasiswa hingga tamat dan meraih gelar sarjana dalam bidang bioengineering.

Fakta University of California | Sejarah

Universitas California, Berkeley (UC BerkeleyBerkeleyCal, atau California) merupakan sebuah universitas riset publik di Amerika Serikat. Berlokasi di kota Berkeley, universitas ini didirikan pada tahun 1868, dan merupakan salah satu dari sepuluh universitas riset yang berafiliasi dengan sistem Universitas California. Berkeley memiliki lebih dari 40,000 mahasiswa dalam perkiraan sejumlah 350 program sarjana dan program pascasarjana yang mencakup berbagai bidang ilmu.

Berkeley adalah salah satu dari 14 anggota pendiri dari Asosiasi Universitas Amerika. Kini, Berkeley bekerja sama dengan tiga United States Department of Energy National Laboratories—Lawrence Berkeley National Laboratory, Lawrence Livermore National Laboratory dan Los Alamos National Laboratory—dan tempat bagi beberapa institusi, termasuk the Institut Penelitian Ilmu Matematika dan Laboratorium Institut Angkasa. Bersama institusi Universitas California, San Francisco (UCSF), Berkeley juga bergabung dalam program medis di UCSF Medical Center.

Hingga Oktober 2018, alumnus Berkeley, anggota fakultas dan peneliti termasuk 107 penerima hadiah Nobel, 25 pemenang penghargaan Turing, dan 14 penerima Fields Medal. Mereka juga memenangkan 9 Hadiah Wolf, 45 MacArthur Fellowship, 20 Academy Award, 14 Hadiah Pulitzer dan 207 medali Olimpiade (117 emas, 51 perak dan 39 perunggu). In 1930, Ernest Lawrence mengembangkan siklotron di Berkeley, berdasarkan peneliti Berkeley bersama dengan Laboratorium Berkeley menemukan atau kembali menemukan 16 unsur kimia di tabel periodik – lebih banyak dari universitas lainnya di dunia.

Pada 1940an, fisikawan Berkeley J. R. Oppenheimer, sebagai “bapak bom atom”, memimpin proyek Manhattan untuk membuat bom atom pertama. Pada 1960an, Berkeley menjadi bagian Gerakan Kebebasan Berbicara sebagai gerakan anti Perang Vietnam yang dipimipin oleh para mahasiswanya. Pada abad ke 21, Berkeley menjadi salah satu universitas yang memimpin dalam menghasilkan wirausahawan dan alumninya banyak mendirikan perusahaan di seluruh dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published.