Tag Archives: dan

Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya bagi Manusia



Jakarta

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, jamur adalah jenis tumbuhan yang tidak berdaun dan tidak juga berbuah. Jamur berkembang biak dengan spora dan biasanya berbentuk payung. Jamur juga tumbuh di daerah berair atau lembap, kadang juga pada batang yang busuk.

Istilah jamur ini juga sering disamakan dengan fungi. Namun sebenarnya, dijelaskan dalam Ensiklopedia Dunia Fungi oleh Sri Winarsih, istilah fungi tidak sama dengan jamur. Fungi diartikan sebagai nama regnum dari sekelompok makhluk hidup heterotrof, yang mencerna makanannya di luar tubuh, lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam selnya. Adapun jamur merupakan anggota dari fungi.

Mengutip sumber lain dalam buku Panduan Lengkap Jamur oleh Dr. Ir. Achmad, M.S dkk, jamur juga diartikan sebagai salah satu kelompok jasad hidup dari regnum fungi, dan jamur juga adalah istilah bagi Fungi Filum Basidiomycota yang memiliki tubuh seperti payung.

Jenis-jenis Jamur

Jamur terdiri dari beberapa jenis, yaitu di antaranya adalah jamur yang beracun dan tidak beracun. Dalam buku Budidaya Jamur Pangan Konsumsi Lokal oleh Dr. Lianah, M.Pd, berikut ini adalah contohnya:

1. Jamur Beracun

Jenis jamur beracun atau yang disebut dengan ‘supa upas’ (upas=racun) memiliki senyawa Kolin, racun yang berbahaya serta memiliki dampak mematikan. Jamur jenis ini di antaranya adalah: Amanita, Lepoita, Russula, Collybia, Boletus, Muskarin.

2. Jamur tidak beracun

Jamur ini bisa dikonsumsi oleh manusia, namun harus diperhatikan ciri-cirinya yaitu: tidak mengeluarkan bau amoniak, tidak memiliki cincin pada pangkal batang, warna tubuh jamur tidak bervariasi, dibudidayakan dan dijual, tidak menghasilkan noda saat dipotong, dan tidak terjadi perubahan warna ketika dimasak.

Manfaat Mengonsumsi Jamur

Mengutip buku Perkembangan dan Manfaat Obat Herbal sebagai Fisioterapi oleh Waode Munaeni, dkk, manfaat dari mengonsumsi jamur (yang boleh dikonsumsi) dianggap mampu menyehatkan dan sumber obat-obatan. Mengonsumsi jamur juga menjadi sumber nutrisi penting termasuk karbohidrat seperti glucan, lemak, vitamin B, dan lain-lain.

Dituliskan juga dalam sumber lain, dalam Prosiding Seminar Nasional Persepsi Komda Sulselbar, jamur memiliki protein yang tinggi, sehingga jamur memiliki manfaat sebagai produk pangan dan dapat dikonsumsi serta menjadi salah satu pilihan bagi siapa pun yang ingin mengonsumsi menu makanan sehat.

Masih mengutip sumber yang sama, saat ini terdapat lima jenis jamur yang bisa dikonsumsi dan dibudidayakan. Salah satunya adalah jamur tiram yang bermanfaat antara lain sebagai bahan pangan yang dapat mengurangi berat badan, diabetes, dan juga menyembuhkan anemia. Selain itu, jamur juga bisa dibudidayakan oleh para pelaku usaha.

Itulah pembahasan mengenai jamur, baik dari pengertian, jenis, dan manfaatnya yang bisa diketahui. Sekarang sudah tahu tentang jamur ya. Sampai di sini masih ada yang belum dimengerti?

Simak Video “Hujan Tak Menentu, Awas Timbul Jamur di Kaca dan Bodi Mobil!
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 80 Semester 2: Peta Pikiran Manfaat Tumbuhan dan Hewan

TRIBUNNEWS.COM – Pada buku tematik Tema 6 Kelas 4 halaman 80, siswa diminta untuk membuat sebuah peta pikiran.

Peta pikiran tersebut berisi penjelasan terkait manfaat tumbuhan dan hewan terhadap kehidupan manusia.

Sumber informasi bisa didapat dari bacaan ‘Manfaat Makhluk Hidup di Sekitar Kita’ yang ada di halaman 79.

Siswa juga diperbolehkan mencari sumber lain untuk menyelesaikan peta pikiran terkait manfaat tumbuhan dan hewan terhadap kehidupan manusia.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 80 ini ditujukan pada orang tua atau wali untuk mengoreksi hasil pekerjaan peserta didik.

Adapun yang menjadi acuan artikel ini yakni Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas IV SD/MI Tema 6 Cita-citaku oleh Diana Puspa Karitas dkk.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 80

1. Buatlah sebuah peta pikiran untuk menjelaskan manfaat tumbuhan dan hewan terhadap kehidupan manusia.

Jawaban:

Buatlah peta pikiran seperti pada gambar di bawah ini.

Peta pikiran terkait manfaat tumbuhan dan hewan terhadap kehidupan manusia (Tribunnews.com)

Adapun manfaat hewan terhadap kehidupan manusia diisikan pada kotak 1 sebagai berikut:

– Sumber bahan pangan

– Bahan sandang atau pakaian

– Peralatan rumah tangga


Aksi berani Robin saat operasi pemeriksaan tumbuhan dan satwa liar: semua demi keseimbangan alam

ZONAUTARA.COM – “Mohon berhenti sebentar pak, stop!, stop!,” teriak Robin sambil melambai-lambaikan tangan kanan yang erat memegang stik lampu lalu lintas. Intonasi suaranya akan meninggi jika laju mobil yang melintas tidak berkurang.

Seperdua malam, di Selasa, 20 Desember 2022 yang dingin tidak mengurangi kegigihan Robin, kendati malam ini baru terhitung sebagai malam pertama baginya. Masih ada dua malam tiga hari yang tersisa lagi, yakni 21 Desember hingga 23 Desember, untuk tetap bertarung dingin menghalau pengendara di persimpangan jalan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Lokasi yang dianggap strategis sebagai jalur lintasan.

Kegigihan

Belajar dari pengalaman, laki-laki paruh baya ini penuh keyakinan bahwa, tidak sedikit pengendara pengangkut buruan menghindari operasi. Apalagi pada jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Mereka akan menghindar sebaik mungkin agar tidak merugi.

Robin sendiri merupakan bagian dari tim operasi pemeriksaan tumbuhan dan satwa liar yang digelar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut).

Sebagai Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Robin kerap kali diajak ikut operasi, baik di dalam hutan ataupun di jalur-jalur lintasan di sepanjang Trans Sulawesi, seperti pada malam ini.

Sebenarnya wilayah tugas Robin adalah di Cagar Alam Gunung Lokon. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, Robin selalu terlibat pada operasi rutin BKSDA setiap H-3 perayaan Natal.

Pengalaman juga pengetahuan dasar tentang hewan, tumbuhan dan lingkungan menjadi bekal Robin. Membuat Robin memiliki sensitifitas yang baik. Sensor alamiah yang bisa digunakan dalam mendeteksi kemungkinan adanya target operasi: tumbuhan dan satwa liar, terutama yang dilindungi.

Aksi berani dan tegas Robin bukan tanpa alasan. Robin telah terbiasa menghadapi para pelaku ilegal logging, juga pengangkut satwa liar dilindungi yang terbilang nekat. Tidak sedikit mobil tetap melaju dan lari, tidak mau berhenti.

“Memang dari dulu kalau kata teman-teman, saya sudah tegas. Tetapi, ada hal lain yang sebenarnya membuat saya harus mengambil sikap seperti itu. Saya kerap berhadapan dengan berbagai macam (pelaku) karakter yang berbeda-beda, jadi saya harus memiliki mental yang baik juga,” kata Robin.

Dalam aksinya Robin bahkan pernah dilaporkan pelaku ke pihak kepolisian, namun tidak ditindaklanjuti karena tidak ada regulasi dalam aksi-aksinya yang bisa menjerat Robin, hingga Robin pun melapor balik. Buntut laporannya tersebut, saat ini pelaku mendekam di tahanan.

Robin mengaku tidak pernah takut selagi berada dalam kebenaran, apalagi pada patroli kali ini Robin tidak sendiri. BKSDA Sulut juga melibatkan berbagai pihak seperti Dinas Pertanian dan Peternakan Bolmong, Polsek Lolak, MMP, PPS Tasikoki juga mitra lainnya.

Motivasi

Berasal dari Palu, Robin terlahir tiga bersaudara. Sejak dulu dirinya memang memiliki ketertarikan sendiri dengan alam. Hal yang mendorongnya masuk dalam komunitas Pencinta Alam (PA).

Sudah delapan tahun bergabung dengan MMP BKSDA Sulut, Robin selalu mendapat dukungan dari istri, walau kerjanya tidak lepas dari risiko yang membayang. Dukungan sang istri ini dibuktikan dengan kesiapan untuk ikut Robin tinggal di pos BKSDA di CA Gunung Lokon.

Dalam menjalani aksinya Robin selalu semangat dan berusaha loyal. Motivasinya sederhana. Robin ingin alam dan seisinya tetap seimbang dan terjaga, sehingga keberlangsungan semua makhluk tetap ada.

“Jangan sampai anak-anak dan cucu kita nanti tidak bisa melihat langsung satwa-satwa ini. Kan sayang, kalau mereka hanya bisa melihat dari gambar-gambar (saja) apalagi, jika mengingat jumlah satwa yang sudah semakin berkurang di alam. Biarkan kedamaian dan suka cita juga dirasakan semua makhluk, termasuk hewan dan tumbuhan bukan hanya manusia. Jika tumbuhan dan satwa tidak terjaga, maka hidup kita juga akan terpengaruh,” ucap Robin.

Robin berharap, upaya yang dilakukan BKSDA dan berbagai pihak bisa menekan laju kepunahan satwa dan senantiasa melestarikan tumbuh dan kehidupan tumbuhan dan satwa liar di alam.

“Minimal dengan sedikit aksi-aksi kecil saya di Gunung Lokon agar tetap terawat dengan baik dan memberi dampak positif. Tentu juga dengan upaya operasi-operasi seperti ini,” kata Robin.

KKP | Kementerian Kelautan dan Perikanan

SIARAN PERS

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

NOMOR: SP.789/SJ.5/XII/2022

 

JAKARTA, (22/12) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen menjaga pangsa pasar ekspor ke Australia dengan minimalisasi hambatan teknis ekspor.

 

Negeri Kangguru menjadi salah satu negara prioritas ekspor Indonesia untuk ikan dan produk perikanan terutama ikan jenis Scombridae seperti tuna, kakap dan mackerel, cephalopoda, udang, rumput laut, dan banyak komoditas lainnya termasuk ikan hias.

 

Ikan hias air tawar dan laut dari Indonesia juga dapat ditemukan di pasar Australia, seperti tetra, goldfish dan corydoras.

 

“Oleh karena itu, KKP membuka secara luas skema kerja sama dengan otoritas kompeten terkait di Australia,” kata Sekretaris Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Hari Maryadi saat menghadiri rapat koordinasi dengan duta besar RI untuk Australia di Jakarta, Selasa (20/12/2022).

 

Pada rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Kemenlu dan Kemendag tersebut, Hari menyebut hubungan kerja sama dengan Pemerintah Australia telah terjalin selama bertahun-tahun dan berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Australia tentang Kegiatan Kolaborasi Kesehatan Hewan, Ikan dan Tumbuhan dan Karantina pada tahun 2008. Kemudian di tahun 2012, BKIPM dan Biosecurity Australia melakukan surveilans dan inspeksi bersama yang berfokus pada manajemen kesehatan dan biosekuriti ikan. Saat itu delegasi Australia dipimpin oleh Doctor Yuko Hood.

 

Bukan hanya itu, Tim DAWR Australia melakukan Familiarization Visit ke tempat budidaya dan laboratorium di Lampung dan Jakarta untuk melihat pelaksanaan biosekuriti di mata rantai budidaya (impor indukan, hatchery, pembesaran, pengolahan, pengujan dan sertifikasi kesehatan untuk ekspor) pada tahun 2018.

 

“Tahun 2018, kedua negara berdampingan telah melakukan kerjasama saling menguntungkan melalui Indonesia – Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA CEPA,” ujar Hari.

 

Pada kesempatan ini, Hari menyebut setiap negara yang terlibat dalam perdagangan global harus memperhatikan implementasi fasilitasi perdagangan. Sanitari dan fitosanitari atau SPS measures tidak boleh menjadi hambatan perdagangan sebagaimana diatur dalam Perjanjian SPS WTO.

 

Menurutnya, Indonesia menyadari bahwa tren dunia dan keterbukaan untuk membentuk jaringan dan kerja sama dengan negara lain dalam menyelaraskan sistem jaminan kesehatan, mutu dan keamanan hasil perikanan bertujuan untuk meminimalkan hambatan teknis yang tidak perlu di bawah kerangka dan semangat fasilitasi perdagangan / trade facilitation. Sementara KKP melalui BKIPM juga sedang mengupayakan pengembangan sistem penjaminan mutu dan keamanan hasil perikanan serta jaringan internasional yang mendukung harmonisasi sistem dan menempatkan Indonesia setara dengan negara maju lainnya.

 

“Oleh karena itu, kami mencari  kesempatan dengan Pemerintah Australia untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Tidak semata-mata tergantung pada fasilitasi perdagangan, tetapi juga sarana bagi kedua negara dalam transfer teknologi, pengetahuan, dan pengalaman,” tutur Hari.

 

Melalui pertemuan dengan  Department of Agriculture, Fisheries and Forestry (DAFF) Australia, Hari berharap inisiasi kerjasama antara Indonesia dan Australia dapat meningkatkan keyakinan dan kepercayaan konsumen bahwa ikan dan produk perikanan Indonesia memiliki kualitas yang baik dan aman konsumsi. Di samping itu, pertemuan ini juga diharapkan memperluas peluang dan akses pasar di Australia di masa depan.

 

“Hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi BKIPM, bagi KKP dan juga Indonesia” katanya.

 

Sebagai informasi, dalam hal ekspor ikan dan produk perikanan Indonesia ke Australia, BKIPM sangat memperhatikan persyaratan Kesehatan, jaminan mutu dan keamanan pangan yang ditetapkan oleh Otoritas Kompeten Australia. Peluang pasar di Australia terbuka lebar untuk ikan produk perikanan Indonesia, khususnya ikan hias.

 

Kepala BKIPM, Pamuji Lestari juga mengungkapkan bahwa BKIPM berupaya menindaklanjuti kerja sama Indonesia – Australia dengan menginisiasi mutual recognition agreement (MRA).

 

“MRA akan membuka peluang Indonesia meningkatkan ekspor ikan hias dan ikan hidup konsumsi dengan adanya kegiatan joint pre-border surveillance dan twinning lab sehingga mempermudah akses masuk komoditas perikanan hidup ke Australia,” urai Tari.

 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengintruksikan jajarannya untuk rutin melakukan pembinaan mulai dari hulu-hilir. Hal ini untuk menjamin mutu dan kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha agar sesuai dengan persyaratan pasar dan kebutuhan konsumen.

 

HUMAS BKIPM

Mengenal Jenis-jenis Ekosistem Daratan dan Perairan

Memahami terkait jenis-jenis ekosistem menjadi salah satu pelajaran biologi dasar yang perlu diperhatikan. Berkaitan dengan hal tersebut tentu menarik untuk memahaminya lebih lanjut.

Ekosistem menjadi gagasan yang penting bagi makhluk hidup. Pasalnya, seluruh siklus kehidupan masing-masing makhluk selalu berkaitan dengan hewan maupun tumbuhan yang hidup di dalamnya.

Pengertian Ekosistem

Sebelum membahas terkait jenis-jenis ekosistem, tentu perlu memahami makna ekosistem. Ekosistem adalah sistem ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ekosistem di dalamnya terdapat makhluk hidup atau biotik dan makhluk non hidup atau abiotik. Ekosistem menjadi tatanan kesatuan yang utuh dan menyeluruh semua unsur lingkungan hidup dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Jenis-jenis Ekosistem

Setelah memahami pengertian ekosistem, ternyata terdapat jenis-jenis ekosistem yang perlu diketahui. Berikut ini penjelasan masing-masing jenis ekosistem tersebut selengkapnya.

1. Ekosistem Air atau Akuatik

Ekosistem yang pertama yakni air atau akuatik. Seperti namanya, komponen abiotik dan biotiknya sebagian besar adalah air dan makhluk hidup yang mampu bertahan hidup di perairan.

Ekosistem air ini terbagi lagi menjadi 8 (delapan) sub jenis ekosistem air yakni sebagai berikut:

Ekosistem air tawar yakni air dengan variasi suhu yang tidak terlalu tinggi, penetrasi cahaya kurang, dan iklim serta cuaca yang sangat berpengaruh. Tumbuhan yang tumbuh di ekosistem air tawar adalah ganggang. Hewan yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi dengan baik.

Ekosistem ini ditandai dengan tingkat salinitas atau kadar garam yang tinggi terutama di laut tropik. Pasalnya, di laut tropik atau semakin dekat dengan khatulistiwa, penguapan akan semakin besar. Tumbuhan yang ada di perairan ini seperti rumput laut dan lain sebagainya.

Ekosistem estuari adalah muara yang merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari kerap dipagari lempengan lumpur yang luas atau rawa garam.

Ekosistem ini dinaungi rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Hewannya yakni cacing, kepiting, kerang, dan ikan.

Ekosistem pantai dipenuhi gundukan pasir. Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini adalah ipomea pes caprae yang tahan hempasan angin dan gelombang air laut. Tumbuhan ini menjalar dan berdaun tebal.

Sungai merupakan badan air yang mengalir satu arah. Air sungai cenderung jernih dan dingin karena seluruh larutannya mengalir ke bagian hilir.

Di sungai terdapat sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara terus-menerus itu memberikan oksigen pada air.

Suhu air pun bervariasi tergantung ketinggian dan garis lintang. Ekosistem ini dihuni oleh hewan seperti gurame, kura-kura, ular, buaya, dan lain sebagainya.

Ekosistem ini ditemukan di dekat pantai. Hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lainnya. Hewan yang hidup di ekosistem ini adalah siput, ikan, landak laut, bintang laut, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis ekosistem berikutnya yakni ekosistem laut dalam. Kedalaman laut ini lebih dari 6.000m. di dalamnya terdapat lele laut, ikan laut yang mengeluarkan cahaya karena matahari tak menjangkau dalamnya laut ini.

Ekosistem lamun atau seagrass adalah tumbuhan berbunga yang hidup di laut. Tumbuhan ini mampu hidup di habitat perairan dangkal.

Mirip dengan rumput di daratan, rumput di ekosistem lamun memiliki tunas daun tegak dengan tangkai yang merayap untuk berkembang biak. Tumbuhan ini berbeda dengan tanaman laut seperti alga dan rumput laut, lamun berbunga, berbuah, dan mampu menghasilkan biji-bijian.

Lamun memiliki akar dan sistem internal untuk mengangkut zat hara maupun gas. Lamun banyak digunakan karena sebagai sumber daya hayati.

2. Ekosistem Darat atau Terestrial

Jenis-jenis ekosistem berikutnya adalah ekosistem daratan. Ekosistem ini tergantung pada iklim dan gangguan lainnya.

Iklim mempengaruhi tumbuhan dan hewan yang dapat tumbuh dan hidup dalam lingkungan tersebut. Namun, dalam ekosistem daratan juga terdapat gangguan seperti kebakaran, petir, aktivitas manusia dan lain sebagainya.

Sama seperti ekosistem perairan, terdapat sub jenis ekosistem darat yakni sebagai berikut:

Tundra terdapat di bumi utara yakni kutub utara dan di puncak gunun tertinggi. Tumbuhan di daerah ini hanya bertahan 60 hari. Tumbuhan yang mampu hidup di daerah tundra adalah sphagnum, biji semusim, alang-alang, perdu, liken, dan lain sebagainya.

Lingkungan karst pada umumnya berada di wilayah Yugoslavia. Ciri-cirinya yakni tanah yang kurang subur untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, gaya permeabilitas yang lamban. Keunikan ekosistem karst ini adalah adanya keberagaman makhluk hidup yang jarang dijumpai di ekosistem lain.

  • Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Hujan hujan tropis memiliki ciri curah hujan 200 hingga 225 cm per tahun. Populasi pohon cukup banyak yakni rotan, dan pohon-pohon tinggi lainnya. Hewan yang ada di ekosistem ini yakni burung, babi, badak, kera, harimau, burung hantu, dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan terkait jenis-jenis ekosistem yakni perairan dan daratan dalam lingkungan hidup. Selanjutnya diketahui masing-masing ekosistem tersebut memiliki sub jenis yang beragam pula.

Soal dan Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Hal 39-44 Pembelajaran 3 Subtema 1 Tumbuhan Sahabatku

SRIPOKU.COM – Materi, soal dan kunci jawaban kelas 6 SD Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 tema 1 pembelajaran 4 Tumbuhan Sahabatku.

Artikel ini menyajikan materi, soal, dan jawaban kelas 6 SD dari halaman 39 sampai halaman .

Materi, soal dan jawaban kelas 6 ini dikutip dari buku berjudul Selamatkan Mahluk Hidup Tema 1 Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 yang ditulis Angi St Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati, Lely Mifthachul Khasanah, dan Santi Hendriyeti.

Subtema 1 pembelajaran 4 : Tumbuhan Sahabatku

Kunci jawaban Buku Tematik Tema 1 Kelas 4 SD pembelajaran 4 : Tumbuhan Sahabatku

Kunci jawaban halaman 40

1. Tulislah manfaat tumbuhan bagi makhluk hidup dalam diagram berikut!

Jawaban :

Kunci jawaban halaman 40 kelas 6 tematik

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Hal 34-38 Pembelajaran 3 Subtema 1 Tumbuhan Sahabatku

Pembahasan : Tumbuhan berkembang biak untuk menjaga kelestarian jenisnya sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup lain.

Kunci jawaban halaman 41

1. Amati dan bacalah isi tabel di atas. Apa pendapatmu?

Jawaban : Tidak semua penduduk indonesia makanan pokok nya nasi contohnya penduduk pulau madura menjadikan jagung sebagai makanan pokok,jagung juga memiliki karbohidrat yang sangat di perlukan oleh tubuh.

Jagung merupakan suatu tanaman yg dapat dijadikan makanan pokok.

Kunci jawaban halaman 42


7 Kreasi Pohon Natal Tanpa Memakai Tumbuhan Cemara, Unik dan Tetap Estetik

Liputan6.com, Jakarta Pohon Natal kini telah menjadi pelengkap yang seakan wajib ada di Hari Natal. Bentuknya pun bervariasi, mulai dari yang masih tradisional hingga modern yang unik. Hal itu juga tergantung pada keinginan seseorang seperti apa pohon Natal mereka nantinya. Di satu sisi, pohon Natal hanyalah dijadikan sebuah simbol.

Melansir Bored Panda, seorang ahli Natal pada zaman Pra-Kristen/Pagan mengatakan bahwa orang menggunakan dahan pohon cemara untuk menghiasi rumah mereka selama titik balik matahari musim dingin, karena hal itu membuat mereka memikirkan musim semi yang akan datang.

Jadi pada akhirnya, ini bukan tentang pohon Natal tradisional yang kita lihat di film-film, tetapi tentang makna di baliknya. Untuk itu, orang-orang menyiapkan pohon Natal versinya sendiri yang membuatnya unik dan tampak estetik. Bisa disiapkan untuk di rumah atau tempat umum. Kreasi itu tentu akan membawa makna dan kegembiraan pada perayaan yang indah.

Dilansir Liputan6.com dari Bored Panda, berikut ini 7 kreasi pohon Natal tanpa memakai tumbuhan cemara yang unik dan tetap estetik, Selasa (20/12/2022).

7. Meski disusun dengan barang-barang bertema Natal, hasilnya sangat berwarna dan tampak estetik.

Perbedaan Tumbuhan dan Makhluk Hidup Lainnya Halaman all

KOMPAS.com – Tumbuhan adalah jenis makhluk hidup yang berlimpah dan memegang peranan penting dalam kehidupan di bumi. Tahukah kamu, apa perbedaan tumbuhan dan makhluk hidup lainnya? Berikut adalah pembahasannya!

Hal paling dasar yang membedakan tumbuhan dan makhluk hidup lainnya adalah tumbuhan membuat makanannya sendiri, sedangkan makhluk hidup lain tidak.

Hal tersebut dikarenakan tumbuhan memiliki organel khusus yang dinamakan dengan kloroplas.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, kloroplas adalah jenis plastida berbentuk bulat, oval, atau cakram yang merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis untuk pembuatan makanan.

Baca juga: Plastida: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Kloroplas memiliki pigmen fotosintesis yaitu klorofil yang dapat menyerap energi cahaya sebagai bahan dasar reaksi fotosintesis.

Dalam kloroplas, tumbuhan membuat makanannya sendiri (molekul organik) dari molekul anorganik berupa sinar matahari, air, dan juga karbon dioksida.

Kemampuan tumbuhan membuat makanannya sendiri, membuat tumbuhan berperan sebagai produsesn utama bagi kehidupan bumi.

Sedangkan, makhluk hidup lain tidak dapat membuat makanannya sendiri melalui molekul anorganik. Mereka harus mendapatkannnya mengan mengonsumsi molekul organik lain seperti memakan tumbuhan atau hewan lainnya.

Baca juga: Mengapa Tumbuhan Hijau Disebut Produsen?

Tumbuhan tidak bergerak seperti makhluk hidup lain

Manusia dan hewan dapat bergerak dengan bebas, dalam gerakan yang pelan maupun cepat sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya masing-masing.

Namun, yang membedakan tumbuhan dan makhluk hidup lainnya adalah hewan tidak bergerak seperti makhluk hidup lainnya.

Dilansir dari The SAO/NASA Astrophysics Data System, tumbuhan dapat bergerak sebagai respons terhadap perubahan lingkungan untuk bertahan hidup.

Beberapa tumbuhan bergerak dalam gerakan lambat dan terbatas sebagai respons terhadap hormon, pH tanah, perubahan kadar air, perubahan tekanan turgor, cahaya, gravitasi bumi, sentuhan fisik, dan zat kimia.

Baca juga: Contoh Gerak Tumbuhan

Perbedaan tumbuhan dan makhluk hidup lainnya adalah tumbuhan memiliki dinding sel yang tidak dimiliki makhluk hidup lain.

Dinding sel adalah organel sel khusus yang dimiliki tumbuha. Dilansir dari Biology LibreTexts, dinding sel terbuat dari pektin, lignin, dan selulosa yang membuatnya kaku dan keras.

Dinding sel melindungi tumbuhan dari berbagai gangguan lingkungan sekitarnya. Namun, membuat sel tumbuhan kaku dan tidak dapat bergerak bebas.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

7 Fungsi Daun Bagi Tumbuhan, Pahami Juga Jenis dan Strukturnya

Fungsi Daun Bagi tumbuhan

Sebagai salah satu bagian tubuh terpenting tumbuhan, daun memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

1. Fotosintesis

Fungsi utama daun adalah konversi karbon dioksida, air dan sinar UV menjadi gula (misalnya glukosa) melalui fotosintesis. Gula sederhana yang terbentuk melalui fotosintesis kemudian diproses menjadi berbagai makromolekul yang diperlukan untuk pembentukan dinding sel tumbuhan dan struktur lainnya. 

Oleh karena itu, daun harus sangat terspesialisasi untuk menggabungkan karbon dioksida, air, dan sinar UV untuk proses ini. Karbon dioksida disebarkan dari atmosfer melalui pori-pori khusus, disebut stomata, di lapisan luar daun. Air diarahkan ke daun melalui sistem penghantar vaskular tanaman, disebut xilem. 

Daun diorientasikan untuk memastikan paparan sinar matahari maksimal, dan biasanya berbentuk tipis dan rata untuk memungkinkan sinar matahari menembus daun untuk mencapai kloroplas, yang merupakan organel khusus yang melakukan fotosintesis. 

Setelah gula terbentuk dari fotosintesis, daun berfungsi untuk mengangkutnya ke tanaman melalui struktur khusus yang disebut floem, yang berjalan sejajar dengan xilem. Gula biasanya diangkut ke akar dan pucuk tanaman, untuk mendukung pertumbuhan.

2. Transpirasi

Fungsi daun yang selanjutnya adalah untuk transpirasi. Transpirasi mengacu pada pergerakan air melalui tanaman, dan penguapan berikutnya melalui daun. Ketika stomata terbuka untuk menampung difusi karbon dioksida ke tanaman untuk fotosintesis, air mengalir keluar. Proses ini juga berfungsi untuk mendinginkan tumbuhan melalui penguapan air dari daun, serta mengatur tekanan osmotik tumbuhan.

3. Gutasi

Fungsi daun yang berikutnya adalah untuk Gutasi. Gutasi mengacu pada ekskresi xilem dari tepi daun dan tanaman vaskular lainnya karena peningkatan kadar air di dalam tanah pada malam hari, saat stomata tertutup. Tekanan yang ditimbulkan pada akar mengakibatkan kebocoran air dari xilem keluar dari kelenjar air khusus di tepi daun.

4. Penyimpanan

Daun adalah tempat utama penyimpanan air dan energi karena menyediakan tempat fotosintesis. Succulents sangat mahir dalam penyimpanan air, sebagaimana dibuktikan oleh daunnya yang tebal. Karena tingginya tingkat nutrisi dan air, banyak spesies hewan memakan daun tumbuhan sebagai sumber makanan.

5. Pertahanan

Beberapa daun juga mengembangkan mekanisme pertahanan untuk menghindari dimakan atau dirusak. Beberapa contoh termasuk duri kaktus, kerucut gymnospermae. Selain itu, rambut yang ditemukan pada daun mencegah kehilangan air di iklim kering dan menyengat hewan yang menghindari herbivora (misalnya, Urticaceae).

Selain itu, lapisan lilin yang terdapat pada daun berfungsi untuk melindungi dari kehilangan air, hujan, dan berbagai bentuk kontaminasi. Minyak dan zat yang disekresikan lainnya juga mengurangi konsumsi oleh herbivora.

6. Alat Reproduksi Vegetatif

Fungsi daun yang berikutnya adalah sebagai alat reproduksi vegetatif.  Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual atau tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Proses ini dapat dilakukan secara alami dan buatan. 

Reproduksi vegetatif alami adalah reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia. Salah satu tumbuhan yang mengalami reproduksi vegetatif melalui daun adalah tumbuhan cocor bebek. Tumbuhan cocor bebek akan mengeluarkan tunas pada daunnya sebagai proses perkembangbiakan. 

7. Organ Pernapasan

Fungsi daun yang terakhir adalah sebagai organ pernapasan tumbuhan. Daun memiliki stomata yang berfungsi sebagai organ respirasi. Stoma atau bentuk jamaknya stomata, mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis, mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis.

Umumnya stomata merupakan struktur bukaan yang terdapat sel penjaga di sampingnya. Pada umumnya stomata terdapat di bawah permukaan daun, namun pada beberapa jenis tumbuhan, ada pula yang berada di kedua sisi.

Fungsi Batang Pada Tumbuhan, Kenali Jenis dan Strukturnya

Setelah mengetahui fungsi batang pada tumbuhan, maka ada beberapa jenis batang berdasarkan lokasinya terhadap tanah diantaranya:

1. Batang bawah tanah

Batang ini tetap berada di permukaan tanah, dan menghasilkan pucuk udara yang menjulang di atas tanah. Akar dari tumbuhan ini akan hadir secara dangkal, untuk penyimpanan makanan dan perennasi. Batang ini juga mampu perbanyakan vegetatif.

Batang bawah tanah terbagi lagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut:

– Rimpang adalah batang bawah tanah yang menebal yang memiliki simpul dan ruas yang berbeda dan daun bersisik di simpul.

– Batang sebenarnya yang direduksi menjadi struktur seperti cakram, di mana simpul memiliki sisik berdaging.

– Corm adalah batang bawah tanah tanaman yang pendek, vertikal, dan bengkak yang berfungsi sebagai organ penyimpanan makanan untuk memungkinkan tanaman bertahan hidup dalam kondisi buruk. 

2. Batang subaerial

Batang ini sejajar dengan tanah dan mengeluarkan akar pada interval atau simpul tertentu. Batang subaerial dibagi lagi menjadi beberapa jenis berikut:

– Pelari di mana akan tumbuh sejajar dengan tanah dan memiliki batang yang merambat dengan ruas yang panjang. Di permukaan bawah, simpul akan mengeluarkan akar adventif secara berkala. 

– Offset adalah jenis batang yang lebih pendek dan lebih tebal, dari pelari dan sering terlihat pada tumbuhan air.

– Stolon mirip dengan pelari, akan tetapi muncul dari bagian bawah sumbu utama.

– Pengisap adalah jenis batang yang mirip dengan stolon, akan tetapi tumbuh miring ke atas dan memunculkan tanaman baru. 

3. Batang udara

Batang ini ditemukan di atas tanah dan melakukan berbagai fungsi, serta beberapa jenis berikut:

– Duri di mana modifikasi batang ini, tampak seperti pertumbuhan yang keras, berkayu, dan tajam yang melindungi tanaman. 

– Sulur adalah jenis batang yang ramping, serta memiliki untaian melilit yang memungkinkan tanaman mencari dukungan saat memanjat di permukaan lain.

–  Phylloclade adalah jenis batang yang berwarna hijau, pipih atau silindris yang menyerupai daun. Phyloclade mampu melakukan fotosintesis dan kita dapat menemukannya di xerophytes atau tanaman lain yang memiliki sedikit atau tanpa daun.

– Cladode adalah modifikasi dari phylloclade yang berisi satu atau lebih ruas.

– Bulbil adalah jenis batang yang memiliki tunas ketiak, kemudian dimodifikasi menjadi berdaging dan membulat karena penyimpanan makanan. 

Pengertian, Tujuan, Struktur dan Ciri-ciri



Makassar

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Dalam buku “Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan” oleh Taufiqur Rahman disebutkan bahwa teks laporan hasil observasi mendeskripsikan bentuk, ciri atau sifat umum seperti benda, hewan, tumbuhan, manusia atau peristiwa yang terjadi di alam semesta.

Untuk memahami lebih jelas tentang teks laporan hasil observasi berikut ini penjelasan terkait tujuan, struktur, ciri-ciri dan contohnya.

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Secara umum tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk memberikan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal yang bersifat objektif.

Adapun beberapa tujuan lain pembuatan teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut:

  • Memahami dan mengatasi suatu persoalan
  • Mengetahui perkembangan dari suatu persoalan, sekaligus bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya
  • Menemukan suatu teknik atau cara baru
  • Acuan untuk mengambil keputusan yang lebih efektif yang dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan dari fakta-fakta yang ada
  • Bentuk pengawasan
  • Sebagai data historis tentang perjalanan dan pengembangan unit terkait

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Dalam E-Modul Bahasa Indonesia Kelas X oleh Dra Ipa Ratna Mutiara MPd disebutkan ada dua struktur teks laporan hasil observasi yakni pernyataan umum dan aspek yang dilaporkan.

Pernyataan Umum

Pernyataan umum atau klasifikasi berisi tentang informasi mengenai sesuatu yang dibahas atau hasil pengamatan yang telah dilakukan. Bagian ini dapat diartikan juga sebagai pembuka karangan secara umum.

Pada bagian ini dijelaskan klasifikasi tentang objek yang hendak dilaporkan, seperti: benda, tumbuhan, lingkungan, organisme, hewan, fenomena social, fenomena alam, dan lain sebagainya.

Objek tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan atas persamaan dan/atau perbedaannya. Kemudian kriteria tersebut digunakan untuk membedakan kelas, subkelas dan rincian yang lebih mendetail lagi.

Aspek Yang Dilaporkan

Pada bagian ini, berisi penjelasan secara rinci mengenai informasi yang akan disampaikan berdasarkan hasil pengamatan. Pada bagian ini, akan diuraikan klasifikasi secara runtut dari kelas yang besar hingga menjadi yang kecil (subkelas).

Misalnya penggolongan diikuti rincian dari aspek perilaku, genetik, lingkungan, fungsi, peran, fisik, atau kepribadiannya.

Ciri-ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Adapun ciri-ciri teks laporan hasil observasi sebagai berikut:

  • Hasil pengamatan atau penelitian up to date atau informasi terbaru
  • Bersifat objektif dan universal
  • Bahasa yang digunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Membahas objek tunggal
  • Menjelaskan sebuah informasi berdasarkan data dan fakta
  • Objek saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya
  • Tidak ada bagian penutup atau kesimpulan dari tulisan

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Ada berbagai contoh teks laporan hasil observasi. Berikut diantaranya:

1. D’topeng Museum Angkut

D’topeng adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Keberadaan D’topeng tidak dapat dipisahkan dengan Museum Angkut karena kedua tempat ini berada di satu tempat yang sama. Tempat wisata ini seringkali disebut pula sebagai Museum Topeng karena memang berisi topeng dengan berbagai model dan bentuk. Namun, D’topeng tidak hanya berisi topeng, tetapi juga berisi pameran benda-benda berupa barang tradisional dan barang antik. Topeng, barang tradisional, dan barang antik dalam museum ini dapat dikelompokkan menjadi lima jenis berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu berbahan kayu, batu, logam, kain, dan keramik.

Benda paling diminati pengunjung untuk diamati dan paling mendominasi tempat ini adalah topeng. Ada beragam jenis topeng di museum ini. Topeng-topeng tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua bagian berdasarkan bahan dasarnya, yaitu yang berbahan dasar kayu dan batu. Topeng berbahan kayu sebagian besar berasal dari daerah Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, dan Jawa Barat. Sementara itu, topeng yang berbahan batu berasal dari daerah sekitar Sulawesi dan Maluku.

Selain topeng, barang-barang tradisional juga dipamerkan di D’topeng. Barang-barang tradisional yang mengisi etalase-etalase museum ini adalah senjata tradisional, perhiasan wanita zaman dahulu yang berbahan dasar logam, batik-batik motif lama, dan hiasan rumah kuno. Berdasarkan bahan dasarnya, barang-barang tersebut juga dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu berbahan dasar kayu seperti hiasan rumah berupa kepala kerbau asal Toraja, berbahan dasar batu seperti alat penusuk jeruk asal Batak, berbahan dasar logam seperti pisau sunat dan perhiasan logam asal Sumba, dan yang berbahan dasar kain seperti batik berbagai motif asal Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Benda terakhir yang mengisi museum ini adalah barang kuno yang sampai saat ini masih dianggap bernilai seni tinggi atau biasa disebut barang antik. Barang-barang antik seperti guci tua, kursi antik, bantal arwah, mata uang zaman kerajaan-kerajaan, dan benda-benda lain dapat dijumpai di dalam museum D’topeng. Barang-barang tersebut dapat pula digolongkan menjadi dua jenis berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu keramik dan logam. Barang antik berbahan dasar keramik di museum ini adalah guci-guci tua peninggalan salah satu dinasti di Tiongkok dan bantal yang digunakan untuk bangsawan Dinasti Yuan (Tiongkok) yang sudah meninggal. Sementara itu, barang antik yang berbahan dasar logam adalah jinggaran coin (Kerajaan Gowa), mata uang Kerajaan Majapahit, koin VOC, dan kursi antik asal Jawa Tengah.

Selain untuk dipamerkan, benda-benda di D’topeng ini juga dimanfaatkan sebagai media pelestarian budaya. Selanjutnya, D’topeng berfungsi pula sebagai museum, yaitu sebagai konservasi benda-benda langka agar terhindar dari perdagangan ilegal.

2. Komodo

Komodo merupakan hewan sejenis reptil besar yang berkaki empat dan wujudnya menyerupai kadal-kadal-an. Bedanya, ukuran hewan ini sangatlah besar. Komodo merupakan hewan langka yang sudah masuk kategori dilindungi. Komodo sudah dicanangkan menjadi satwa nasional bagi negeri ini.

Jika dilihat dari jauh dan dilihat sekilas, komodo tampak seperti biawak biasa. Tetapi, ketika perhatikan dengan saksama, binatang ini ukurannya jauh lebih besar dari biawak. Panjang tubuhnya bisa mencapai tinggi rata-rata orang indonesia, atau sekitar 165 cm. Panjang ekornya setara panjang badannya sehingga membuat panjang total hewan ini menjadi sekitar tiga meter lebih. Komodo memiliki badan yang panjang, lebih besar dari kepalanya.

Kepalanya agak memanjang, mirip dengan reptil pada umumnya. Matanya kecil dan berwarna. Mulutnya agak memanjang. Giginya banyak, menyelimuti rahang di sekujur rahangnya. Gigi Komodo cukup panjang dan sangat tajam. Lidahnya yang berwarna kuning sering menjulur keluar dan bercabang pada tepiannya.

Kulitnya bersisik dan tampak keras, namun memiliki pola yang Indah. Warna kulitnya cokelat kehitam-hitaman dengan sedikit bias kuning keemasan. Pada bagian leher terdapat lipatan-lipatan kulitnya yang bersisik. Lipatan tersebut ditemukan pula di bagian ketiak depan dan lipatan paha bagian belakang. Bagian punggung ekornya bersisik menyerupai gergaji dengan arah miring ke belakang.

Cakar komodo sangatlah tajam dan menukik. Bentuknya mirip cakar burung elang. Warnanya hitam legam dan biasa digunakan untuk bertarung melawan mangsanya.

Binatang ini boleh dibilang hewan yang menyeramkan, namun memiliki sisik yang indah dan bertubuh kekar dan gagah. Komodo merupakan satu di antara satwa nasional yang harus dipertahankan sebagai salah satu bukti nyata kekayaan negeri ini.

Simak Video “Yuk Berkreasi Bersama Semomondeezy dan Rubysh
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/alk)

PT Yamamoto Asri Batam dan MAPAN Kembali Tanam 5000 Tumbuhan Mangrove di Kebun Raya Batam

Batam (HK) – PT Yamamoto Asri Batam didampingi oleh Perkumpulan Mangrove Pusaka Anak Negeri (MAPAN) kembali melakukan penanaman tumbuhan mangrove di Kebun Raya Nongsa Batam, pada, Sabtu (17/12/2022).

Kali ini, sebanyak 5000 bibit tumbuhan mangrove ditanam di lahan seluas 7 ha di area Kebun Raya Batam.

Dendi Purianto, Ketua Perkumpulan MAPAN sekaligus mewakili PT Yamamoto Asri Batam mengatakan, penanaman tumbuhan mangrove di Kebun Raya Nongsa itu sudah yang ke-3 kalinya.

PT Yamamoto Asri Batam didampingi oleh Perkumpulan MAPAN kembali melakukan penanaman tumbuhan mangrove di Kebun Raya Nongsa Batam, pada, Sabtu (17/12/2022). (istimewa)

“Berarti sudah ada 15 ribu bibit tumbuhan mangrove yang telah kami tanam di kebun raya ini,” ucapnya di sela-sela acara.

Dijelaskannya, berdasarkan kondisi di lapangan, penanaman tumbuhan mangrove di kebun raya itu termasuk berhasil, karena tingkat kehidupan pohon mangrove cukup tinggi.

“Berbeda kalau kita tanam di pinggir laut atau daerah pulau. Disini teritip yang menjadi musuh mangrove sangat sedikit,” ucap Dendi.

Penanaman kali ini, lanjutnya, terasa spesial karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-193 Kota Batam.

Penanaman mangrove di area Kebun Raya Batam. (istimewa)

Kaktus dan Keistimewaannya yang Identik dengan Gurun Tandus

Kaktus adalah salah satu tumbuhan yang memiliki keterkaitan erat dengan wilayah gurun. Seperti dikutip dari Britannica, kaktus merupakan tanaman yang memiliki hampir 2.000 spesies dan 139 genus. Tanaman ini familier dengan bentuknya yang khas, yaitu memanjang dengan duri-duri yang memenuhi sebagian besar fisiknya.

Di balik kekhasannya yang lekat dengan kawasan gurun, kaktus juga memiliki beberapa fakta unik yang mungkin belum diketahui, salah satunya umur yang panjang hingga dua abad. Selain fakta tersebut, berikut ini sejumlah fakta menarik kaktus yang dilansir dari berbagai sumber. Penasaran apa saja? Simak ulasannya di bawah ini ya!

1. Asal muasal kata kaktus

ilustrasi kaktus (Pexels.com/Thomas Plets)

Meski identik dengan daerah gurun, kata kaktus justru berawal dari daerah Yunani. Istilah kaktus berasal dari bahasa Yunani, yaitu kaktos. Kaktos sendiri adalah artichoke khas Spanyol atau juga dikenal dengan sebutan tanaman berduri Sisilia, sebagaimana dilansir Cactus Way.

Penggunaan kata kaktus dilakukan oleh orang Yunani untuk merujuk tanaman runcing yang sekilas secara fisik tampak seperti artichoke. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang, orang Yunani dapat dengan mudah membedakan antara kaktus dan artichoke dengan karakteristik yang berbeda.

2. Memiliki umur yang panjang

ilustrasi kaktus (Pexels.com/Sini)

Tak seperti kebanyakan tanaman lain yang memiliki umur hidup relatif singkat, kaktus justru sebaliknya. Dalam tulisan di laman Apartment Therapy, disebutkan bahwa kaktus dapat hidup selama beberapa dekade sebagai tanaman hias dan ratusan tahun di alam liar dengan umur rata-rata antara 10 hingga 200 tahun.

Selain memiliki umur yang panjang, tumbuhan kaktus juga tumbuh dengan sangat lambat. Hal ini terjadi karena kaktus tidak mengandung klorofil pada daunnya. Pada dasarnya, klorofil hadir dalam daun pada sebagian besar tanaman dan membantu dalam produksi makanan cepat untuk tanaman. Karena adaptasinya di lingkungan yang ekstrem, fokus utama kaktus adalah bertahan hidup daripada bereproduksi.

Baca Juga: 6 Jenis Kaktus Hias yang Bisa Jadi Dekorasi Kamar Kos, Mudah Dirawat!

3. Mampu bertahan di gurun yang tandus

ilustrasi kaktus (Pexels.com/Yigithan Bal)

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Umur panjang yang dimiliki kaktus diperkuat dengan kemampuannya bertahan hidup, bahkan di wilayah dengan cuaca ekstrem sekali pun seperti gurun. Jarang terjadi hujan di gurun ditambah dengan sinar matahari gurun juga sangat panas dan mengeringkan air hujan dalam waktu yang sangat singkat.

Dalam mengatasi kondisi kering dan panas di padang pasir, kaktus menyimpan banyak air saat hujan turun sehingga mampu bertahan hidup. Kaktus memiliki sistem perakaran yang dangkal agar dapat menyerap air sebanyak mungkin. Akarnya hanya sedalam 1,3 cm sehingga air hujan tidak butuh waktu lama untuk mencapainya untuk diserap. Setelah diserap, tanaman menyimpan galon air di batangnya sehingga terlihat membesar.

4. Tak hanya tumbuh di gurun

ilustrasi kaktus (Pexels.com/Snow White)

Kaktus selalu identik dengan kawasan gurun. Hal ini bukan tanpa sebab mengingat sebagian besar tumbuhan kaktus menempati daerah tersebut. Meski begitu, kaktus tak selalu tumbuh di gurun, tetapi juga wilayah-wilayah yang lain. Kaktus merupakan tanaman yang sangat adaptif dan mampu beradaptasi dengan iklim yang berbeda.

Mengutip laman Succulent Alley, kaktus dapat bertahan hidup dengan baik di daerah tropis, bahkan di pegunungan bersalju seperti Alpen. Kawasan pegunungan memiliki cuaca yang ekstrem dengan curah hujan yang minim. Namun, kaktus dapat mengumpulkan kelembapan dari salju. Salju jatuh di bagian duri dan kemudian mencair menjadi air yang dapat diserap oleh akar tanaman.

5. Memiliki warna yang bervariasi

ilustrasi kaktus (Pexels.com/Scott Webb)

Kebanyakan tumbuhan kaktus memiliki warna tanaman yang spesifik, yaitu hijau. Namun, ada juga warna lain yang dimiliki oleh tumbuhan ini. Beberapa spesies kaktus, seperti Gymnocalycium Mihanovichii Friedrichii ‘Rubra pada dasarnya tidak berwarna hijau dan memiliki warna yang beragam.

Beberapa warna itu di antaranya merah, kuning, putih, hingga oranye. Alasan di balik beragamnya warna yang dimiliki oleh tumbuhan kaktus spesies Gymnocalycium itu terletak produksi klorofil. Tumbuhan ini hanya bisa bertahan hidup jika dicangkokkan dengan tanaman kaktus lain yang menghasilkan klorofil.

 

Tumbuhan kaktus selalu erat kaitannya dengan kawasan gurun yang tandus dengan curah hujan yang sedikit. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, tanaman ini dinilai akan terus lestari mengingat kemampuannya yang adaptif serta mampu bertahan di semua kondisi di sekitarnya. Semoga tulisan ini bermanfaat, ya!

Baca Juga: 7 Spesies Tanaman yang Tumbuh di Qatar, Bukan Cuma Kaktus

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis.
Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.


Tol Terindah RI Ini Mulai Beroperasi, Cek Rute dan Tarifnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengatur Jalan TOL (BPJT) Kementerian PUPR mengumumkan, Jalan Tol  Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 2 & 3 yang menghubungkan Pamulihan-Sumedang hingga ke Cimalaka sudah dibuka dan dapat dilewati pegendara.

“Jadi dari Seksi 1 Cileunyi sampe ke Cimalaka di Seksi 3 sudah terkoneksi ya,” demikian unggahan akun Twitter @/pupr_bpjt dikutip Sabtu, (17/12/2022). 

“Jalan tol Cisumdawu seksi 2-3 mulai beroperasi dan belum bertarif,” lanjut BPJT dengan mengunggah foto jalan tol Cisumdawu. 


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, untuk Seksi 2 dari Gebang Tol Pamulihan hingga Sumedang akan dioperasikan untuk semua jenis golongan kendaraan.

“Kalau Seksi 3 dari Gerbang Tol Sumedang sampai Cimalaka akan dioperasikan untuk jenis kendaraan Golongan I aja ya sobat,” kata BPJT.

Seperti diketahui, Operasional Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 berdasarkan Surat Dirjen Bina Marga No 0702-Db/1489 tentang Sertifikat Laik Operasi Bersyarat Jalan Tol Cisumdawu Seksi Pamulihan-Sumedang dan Seksi Sumedang-Cimalaka tertanggal 11 November 2022.

Cisumdawu sendiri disebut sebagai tol terindah di Indonesia. Dalam keterangan resmi di situs BPJT disebutkan, tol sepanjang 61,5 km ini merupakan salah satu ruas jalan tol di wilayah Jawa Barat yang memiliki keunikan mulai dari proses pengerjaan hingga menjadi salah satu jalan tol terindah di Indonesia.

“Tol Cisumdawu dilihat secara kontur dan secara visual, merupakan tol yang terindah di Indonesia saat ini. Hal tersebut juga dibuktikan dengan kemampuan para insinyur muda kita untuk bekerja dalam kondisi medan yang tidak mudah dilintasi. Di atas terowongan juga nantinya ditambahkan ornamen berupa tumbuh-tumbuhan yang diharapkan memperindah lansekap tiap ruas tol Cisumdawu,” dikutip dari situs BPJT. 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Mantap Jokowi! Per Agustus 2022, Jalan Tol RI Nambah 453 KM

(dce)


Fungsi Pembuluh Pengangkut Xylem dan Floem pada Tumbuhan, Apa Saja?

brgfx/freepik

Pada daun terdapat jaringan pengangkut berupa xylem dan floem.

Bobo.id – Setiap bagian tumbuhan tersusun dari jaringan yang berfungsi untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. 

Secara keseluruhan, akar, batang, dan daun pada tumbuhan punya fungsi yang berbeda-beda untuk tumbuhan. 

Akar berfungsi untuk menyerap air dari tanah, daun berfungsi untuk tempat melakukan fotosintesis. 

Batang memiliki fungsi untuk menyokong bagian tumbuhan, jalur pengangkutan air dan mineral ke daun, serta jalan pengangkutan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. 

Sementara daun, berfungsi untuk tempat terjadinya fotosintesis yang dilakukan tumbuhan. 

Ada beberapa jenis jaringan yang menyusun batang dan akar tumbuhan, salah satunya disebut jaringan pengangkut xylem dan floem. 

Pada pelajaran IPA Kelas 7 SMP Kurikulum 2013, kita akan belajar menjawab pertanyaan, apa saja fungsi xylem dan floem pada tumbuhan?

Yuk, temukan kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

Letak Xylem dan Floem

Xylem dan floem merupakan berkas pengangkut yang letaknya di lapisan silinder pusat atau stele pada tumbuhan. 

Silinder pusat adalah bagian terdalam dari jaringan penyusun akar, tersusun atas jaringan pengangkut dan jaringan perisikel dan parenkim empulur. 

Baca Juga: Energi Potensial: Pengertian, Ciri-Ciri, Rumus, dan Penerapannya dalam Kehidupan

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News




PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


Kunci Jawaban IPA Kelas 7 SMP Halaman 14 Semester 2: Struktur Jaringan Tumbuhan dan Hewan

TRIBUNNEWS.COM – Berikut adalah kunci jawaban mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 7 SMP halaman 14 semester 2.

Kunci jawaban halaman 14 ini ada di bab 1 yang berjudul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 SMP Halaman 14 Semester 2

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 SMP Halaman 14 Semester 2: Struktur Jaringan Tumbuhan dan Hewan

Baca juga: Contoh Soal UAS, PAS IPA Kelas 6 Semester 1, Dilengkapi dengan Kunci Jawaban

1. Bagaimana struktur jaringan tumbuhan? Identifikasilah.

Jawaban: Struktur jaringan tumbuhan ada dua macam, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan permanen (dewasa).

Jaringan meristem :
– Untuk proses pembelahan
– Tanggung jawab dalam pertumbuhan
– Ditemukan di titik tumbuh-tumbuhan

Jaringan permanen :
– Proses pembelahan sel berkurang atau sudah tidak aktif
– Sebagai jaringan pelindung, pengantar, dan penyokong
– Ditemukan di bagian tumbuhan yang telah dewasa

Berdasarkan pengamatan pada daun beringin, jaringan daun tersebut termasuk jaringan permanen (dewasa) karena bagian yang diamati adalah berupa jaringan epidermis, jaringan palisade, berkas pembuluh, dan jaringan spons. Semua ini termasuk dalam kelompok jaringan dewasa.

2. Bagaimana struktur jaringan hewan? Identiikasilah.

Jawaban:

Jaringan hewan :
– Jaringan epitel
– Jaringan otot
– Jaringan ikat
– Jaringan saraf

Jaringan otot :
– Jaringan otot polos
– Jaringan otot lurik
– Jaringan otot jantung

Otot polos merupakan jaringan otot yang disusun oleh sel-sel yang berbentuk kumparan dengan satu inti di tengahnya.

Jaringan otot polos memiliki serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.


Pengertian, Contoh, dan Teknik Pembuatannya

Jakarta, CNN Indonesia

Kerajinan merupakan bagian dari karya seni rupa terapan yang proses pembuatannya membutuhkan keterampilan. Jenis kerajinan nusantara ini sangat banyak. Berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi tiga, yaitu kerajinan bahan keras, semi keras, dan lunak.

Melansir buku Seni Budaya dan Prakarya terbitan Bmedia, berikut ada penjelasan lebih lengkap khususnya tentang kerajinan dari bahan keras.

Pengertian Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang bahan baku utamanya terbuat dari suatu material keras dan sulit dibentuk. Bahan keras ini bisa berasal dari bahan alami atau buatan.

Untuk kerajinan bahan keras alami, sering kali mengutamakan bahan-bahan dari alam seperti kayu, rotan, bambu, pasir, batu, biji-bijian, kulit kerang, dan lainnya.

Sementara kerajinan bahan buatan, berasal dari bahan yang sudah diolah terlebih dahulu. Seperti kaleng, besi, timah, semen, kaca, kawat, logam, plastik, kulit sintetis, dan lainnya.

Contoh Kerajinan Bahan Keras

Untuk contoh kerajinan bahan keras ini terbagi menjadi dua sesuai material yang sebelumnya digunakan.

1. Contoh kerajinan bahan keras alami




Ilustrasi. Pengertian, contoh, dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras alami (Foto: ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Ada beragam contoh kerajinan bahan keras alami yang bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Tas rotan
  • Nampan kayu
  • Aksesori kulit kerang
  • Gelang dari batu
  • Anyaman bambu
  • Cobek
  • Cendera mata dari ukiran kayu
  • Mainan balok dari kayu

2. Contoh kerajinan bahan keras buatan




Ilustrasi. Pengertian, contoh, dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras buatan (Foto: Istockphoto/Knape)

Selain alami, ada juga kerajinan bahan keras buatan. Berikut contohnya:

  • Cermin
  • Botol kaca
  • Piring kaca
  • Wadah lilin dari kaleng
  • Dekorasi dinding dari logam
  • Vas bunga
  • Guci
  • Patung logam

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras

Proses pembuatan kerajinan dari bahan keras menggunakan banyak teknik. Di bawah ini beberapa teknik yang paling sering digunakan.

1. Teknik pahat atau ukir

Teknik pahat atau ukir adalah teknik dari karya seni rupa tiga dimensi, yang menggunakan perkakas alat martil, kikir, dan lain sebagainya.

Khususnya untuk material kayu dan batu, teknik pahat ini sangat cocok digunakan supaya bisa menciptakan suatu kerajinan seni.

2. Teknik anyaman

Teknik anyaman merupakan teknik membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menyilangkan bahan anyam berupa lungsin dan pakan.

Beberapa bahan yang bisa dianyam adalah rotan, bilah, akar lidi, atau bahan dari tumbuhan lain dan sudah dikeringkan.

3. Teknik potong sambung

Teknik potong sambung ialah teknik dengan cara menyatukan dan menggabungkan bahan agar menjadi satu dan membentuk benda kerajinan.

Pada teknik potong sambung ini biasanya menggunakan sejumlah alat, seperti gunting, cutter atau alat sejenis lainnya.

4. Teknik lukis

Teknik lukis adalah cara yang digunakan untuk melukis. Jenis teknik melukis ini ada aquarel, plakat, mozaik, dussel, spray, goresan ekspresif dan masih banyak lagi.

Ada banyak bentuk kerajinan yang membutuhkan teknik lukis. Bisa untuk ukiran, dekorasi, mainan, hingga aksesori.

5. Teknik batik

Teknik batik termasuk cara pewarnaan pada kain dan menggunakan penutup sehingga warna kain yang didapatkan bisa membentuk corak atau hiasan warna.

Pada beberapa bentuk kerajinan, umumnya teknik batik yang dipilih yaitu teknik cap, canting tulis, atau printing.

6. Teknik menatah

Teknik menatah ialah cara menghias pada suatu bahan kerajinan dengan memberi lubang-lubang halus supaya menggambarkan sebuah pola ragam hias.

Cara menatah ini terbilang rumit, bahkan sering kali diterapkan untuk bahan kerajinan kulit, rotan, atau samak.

7. Teknik cukil

Kerajinan bahan keras juga ada yang membutuhkan teknik cukil. Proses cukil dapat menghasilkan gambar, tulisan, atau pola ukiran tertentu.

Teknik cukil biasanya dilakukan pada tahap paling awal sebelum membuat kerajinan. Alatnya menggunakan pisau cukil atau alat pahat ukir.

Itulah pengertian, contoh, dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras. Semoga dapat bermanfaat. 

(avd/juh)




Makanan dan Minuman Ini Terbuat dari Tumbuhan Mangrove

Selama ini kita mengenal mangrove sebagai hutan bakau yang tumbuh di pesisir pantai. Selain berfungsi untuk mencegah abrasi air laut, pepohonan di sana juga memiliki fungsi ekonomi, yakni untuk berwisata dan beberapa tumbuhannya bisa dimanfaatkan sebagai makanan dan minuman.

Kalau kamu pernah jalan-jalan ke tempat wisata mangrove yang sudah dikelola dengan baik, di sana biasanya ada toko atau stand UMKM yang menjual beberapa kerajinan dan olahan hasil produksi tumbuhan mangrove. 

Penasaran kira-kira tanaman mangrove bisa diolah jadi apa saja? Simak ulasan tentang makanan dan minuman yang terbuat dari tumbuhan mangrove di bawah ini, ya!

1. Buah pidada bisa dibuat selai yang bisa jadi olesan roti tawar untuk sarapan. Gak kalah enak dari selai stroberi, nanas, dan selai buah lainnya

Ilustrasi selai buah pidada (unsplash.com/hungry_eyes_dublin)

2. Selain selai, buah pidada juga bisa dibuat sirup, lho. Saat cuaca panas, kamu bisa meraciknya dengan air dan es batu. Segar banget!

Ilustrasi sirup buah pidada (pixabay.com/piviso)

3. Ada satu lagi olahan buah pidada, yakni dodol. Dodol pidada ini rasanya manis dan legit, cocok jadi hidangan saat acara spesial

Ilustrasi dodol (instagram.com/antihans)

4. Sering dianggap sebagai semak, daun jeruju rupanya bisa diolah menjadi keripik yang gurih dan renyah

Ilustrasi keripik jeruju (jadesta.kemenparekraf.go.id)

5. Daun jeruju yang telah dikeringkan juga bisa dijadikan teh. Cukup diseduh dengan air hangat, kamu bisa meminumnya pada pagi atau sore hari

Ilustrasi teh jeruju (instagram.com/bbksda_sumut)

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

6. Mengandung antioksidan alami, buah nipah yang mirip kolang-kaling ini bisa diolah menjadi kolak yang manis, gurih, dan segar

Ilustrasi kolak nipah (instagram.com/cuhay89)

Baca Juga: [QUIZ] Ternyata Ini Lho Makanan Korea yang Cocok dengan Golongan Darahmu

7. Kopi mangrove tidak terbuat dari biji kopi, melainkan dari Rhizophora stylosa. Warnanya hitam, aromanya mirip kopi jahe, ada sensasi pahit

Ilustrasi kopi mengrove (unsplash.com/rcsalbum)

8. Kukis buah lindur ini bisa jadi alternatif camilan sehat yang kaya akan karbohidrat dan alternatif sumber energi untuk memulai hari

Ilustrasi kukis (unsplash.com/vyshnavibisani)

9. Cendol biasanya terbuat dari tepung kacang hijau atau tepung beras. Sesekali kamu bisa mencoba cendol dari buah api-api. Segar banget, lho!

Ilustrasi es cendol (instagram.com/larina.photoarts)

10. Buah api-api juga bisa dibuat bolu yang lembut. Sebelumnya buah tersebut harus diolah dulu menjadi tepung

Ilustrasi bolu (instagram.com/munadiah_e)

Wah, ternyata banyak juga makanan dan minuman yang terbuat dari tumbuhan mangrove, ya? Kamu pernah mencicipi yang mana saja, nih?

Baca Juga: 10 Makanan dan Minuman yang Kerap Disajikan dalam Pernikahan Adat Jawa


Apa Itu Flora? Ini Persebaran dan Keadaannya di Indonesia



Jakarta

Flora adalah seluruh kehidupan dari jenis tumbuhan di suatu habitat, daerah, atau strata geologi tertentu. Di Indonesia, flora tersebar di berbagai wilayah dan memiliki ciri khas masing-masing.

Berdasarkan data yang dikutip dari buku Geografi 2: Lingkungan Fisik dan Sosial oleh Siti Azizah Susilawati dkk, Indonesia termasuk negara yang tercatat dalam peringkat lima besar dunia, yang mempunyai keanekaragaman flora tertinggi.

Keanekaragaman tersebut mencapai kurang lebih 38.000 spesies (55% endemic), urutan pertama dalam kekayaan jenis palem (477% spesies dari 47% endemic), dan juga 400 spesies lebih Dipterocarpaceae atau jenis pohon yang bernilai ekonomis.

Persebaran Flora di Indonesia

Mengutip buku Modul Geografi Kelas XI Kemdikbud, persebaran flora menjadi sangat kompleks atau beragam karena kondisi wilayah yang berbentuk kepulauan.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meneliti bahwa pada tahun 2014, Indonesia diperkirakan memiliki 1.500 jenis alga, lalu 80.000 tumbuhan berspora yaitu jamur, 595 jenis lumut kerak, 2.197 jenis paku-pakuan, dan juga 40.000 jenis tumbuhan berbiji.

Persebaran flora sendiri terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu:

1. Flora di Dataran Sunda (Flora Asiatis)

Ciri dari flora yang tersebar di daerah ini yaitu tersebar di wilayah pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Bali, dan juga pulau Kalimantan.

Selain itu, flora di daerah ini juga dipengaruhi oleh flora yang ada di Asia. Adapun jenis tumbuhan yang mendominasi flora di daerah ini adalah jenis tumbuhan berhabitus pohon dari suku Dipterocarpaceae.

2. Flora di Dataran Peralihan (Daerah Wallace)

Flora di daerah ini tersebar di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku serta memiliki pengaruh dari flora yang ada di Asia dan juga Australia.

Tumbuhan flora yang ada di wilayah ini didominasi oleh tumbuhan berhabitus pohon dari suku Araucariaceae, Myrtaceae, dan Verbenaceae.

3. Flora di Dataran Sahul Flora (Australis)

Wilayah persebaran flora ini meliputi pulau Papua dan pulau yang ada disekitarnya. Persebaran flora di wilayah tersebut, banyak dipengaruhi oleh flora Australia.

Adapun tumbuhan yang mendominasi adalah jenis tumbuhan berhabitus pohon dari suku Araucariaceae dan Myrtaceae.

Keadaan Flora di Indonesia

Masih mengutip referensi yang sama, keadaan flora di Indonesia dirinci menjadi empat Kawasan flora, yaitu:

1. Flora Sumatra-Kalimantan dengan tipe vegetasi yang mendominasi yaitu hutan lebat dan tumbuhan yang sangat heterogen.

2. Flora Jawa-Bali, yang mana vegetasi di daerah ini mulai dari hutan hujan tropis, hutan musim, hutan sabana, dan hutan stepa yang berderet dari arah barat-timur.

3. Flora Kepulauan Wallacea atau Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Wilayah tersebut memiliki iklim kering, sehingga vegetasi yang ada di kepulauan tersebut adalah vegetasi savana, vegetasi hutan pegunungan, dan hutan campuran.

4. Flora Papua. Wilayah ini memiliki tipe hutan hujan tropis tipe Australia utara.

Nah, itulah persebaran flora yang ada di Indonesia. Semoga menambah wawasan detikers, ya!

Simak Video “Main Sambil Belajar di Festival Flona Lapangan Banteng
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

7 Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup dan Contohnya di Sekitar Kita

Sophy Chen/pexels

Tumbuhan berbiji tertutup disebut juga angiospermae.

Bobo.id – Tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae) adalah salah satu jenis tumbuhan berdasarkan letak bakal bijinya. 

Angiospermae ini merupakan kebalikan dari tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) yang bijinya tidak terlindungi daun tumbuhan. 

Biji merupakan organ generatif pada tumbuhan, yang digunakan untuk perkembangbiakan tumbuhan. 

Fungsi dari biji tumbuhan yaitu penyimpan cadangan makanan, alat perkembangbiakan, dan pembentuk tumbuhan baru. 

Pada pelajaran IPA Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Belajar, kita harus menyebutkan ciri-ciri tumbuhan berbiji tertutup.

Yuk, temukan kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, tumbuhan berbiji tertutup merupakan salah satu dari sekitar 300.000 spesies tumbuhan berbunga. 

Angiospermae mewakili sekitar 80 persen dari semua tanaman hijau, yang ovula atau sel telurnya berkembang menjadi biji dalam rongga tertutup. 

Angiospermae dapat mengembangkan jaringan pembuluh xylem dan floem untuk memindahkan air dan nutrisi ke seluruh area tumbuhan. 

Adapun ciri-ciri dari tumbuhan berbiji tertutup atau angiospermae adalah sebagai berikut. 

Baca Juga: Contoh Perubahan Energi Kimia yang Terjadi di Sekitar Kita, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News




PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


10 Karakteristik Benua Australia dan Letak Astronomisnya

Jakarta, CNN Indonesia

Setiap benua memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Begitu juga dengan Australia. Benua yang terletak di sebelah selatan Asia ini memiliki karakteristik tersendiri. Berikut karakteristik benua Australia.

Apabila diamati di peta dunia, benua Australia merupakan satu-satunya benua yang terletak di selatan negara Indonesia. Benua ini juga merupakan satu-satunya benua yang terdiri atas satu negara yakni Australia dengan Canberra sebagai ibu kotanya.

Penduduk di benua ini sebagian besar merupakan Ras Kaukasoid yang berasal sama dengan penduduk Eropa. Sementara dari persebaran flora dan fauna, benua Australia memiliki berbagai hewan dan tumbuhan, dengan kangguru sebagai ikon negaranya.

Untuk iklim, sebagian besar wilayah Australia mempunyai iklim yang hangat dan kering dengan tanaman akasia dan eucalyptus yang tumbuh sepanjang waktu.

Karakteristik Benua Australia




Ilustrasi. Karakteristik benua Australia dan letak astronomisnya (Foto: Red Bull via Getty Images/Handout)

Mengutip dari Modul IPS Kelas IX yang disusun oleh Iwan Setiawan, dkk (2018), berikut ini sejumlah karakteristik benua Australia.

  1. Benua terkecil sekaligus negara terbesar keenam dengan wilayah laut terbesar ketiga di dunia.
  2. Hanya ditempati satu negara, Australia sehingga disebut ‘benua negara’
  3. Satu-satunya benua dan negara di bagian selatan Bumi.
  4. Kepadatan penduduk mencapai 4,2 jiwa per kilometer persegi.
  5. Di perairan sebelah timur, terdapat deretan pulau karang terbesar di dunia yang disebut The Great Barrier Reef.
  6. Terdapat Ayers Rock, batu granit terbesar di dunia.
  7. Penduduk aslinya yaitu suku Aborigin yang khas dengan senjata bumerang, sedangkan penduduk dari suku ras lainnya yaitu Melanesia, Polinesia, Eropa, dan Asia.
  8. Beriklim tropis, subtropis dan sedang dengan bentang alam berupa dataran tinggi, dataran rendah, dan gurun.
  9. Kaya akan sumber daya alam mineral yaitu minyak bumi, batu bara, dan lainnya.
  10. Terdapat hewan endemik yaitu kanguru dan koala.

Letak Astronomis dan Batas Wilayah Benua Australia

Letak astronomis benua Australia yakni berada di antara 113° BT- 155° BT dan 10° LS-43° LS. Hal ini menunjukkan sebagian wilayah Australia, tepatnya di bagian utara memiliki iklim tropis dan sebagian lainnya iklim subtropis dan sedang.

Untuk luasnya, wilayah Benua Australia terbentang seluas 7,692 juta km² dengan lebar sekitar 3.200 km dan panjang 3.700 km. Sekitar dua pertiga wilayah daratannya berupa gurun.

Sementara untuk jumlah penduduk, benua dengan satu negara ini dihuni oleh 36 juta jiwa.

Berikut ini batas-batas geografis wilayah Australia:

  • Sebelah utara berbatasan dengan Laut Timor, Laut Arafuru, dan Selat Torres.
  • Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik, Laut Tasman, dan Laut Coral.
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.
  • Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia.

Itulah karakteristik benua Australia dan letak astronomisnya. Semoga bermanfaat.

(juh)


[Gambas:Video CNN]



Simbiosis Amensalisme: Pengertian dan Contohnya



Jakarta

Simbiosis amensalisme mungkin jarang didengar dibandingkan dengan simbiosis mutualisme, parasitisme, hingga komensalisme. Namun dalam dunia biologi, ternyata ada simbiosis amensalisme. Seperti apa contohnya?

Mengutip dari buku Ekologi Hutan Indonesia oleh Prof. Dr. Ir. Cecep Kusmana, MS, simbiosis amensalisme adalah hubungan antara dua spesies di mana spesies yang satu dirugikan (tetapi sesaat) tetapi spesies lain tidak dirugikan (netral). Amensalisme adalah persaingan dalam bentuk yang lemah.

Contoh dari simbiosis amensalisme, berupa Allelopathy (alelopati) yaitu pengaruh merugikan baik langsung maupun tak langsung dari suatu tumbuhan terhadap tumbuhan lain melalui produksi senyawa kimia.

Dalam hal ini, bahan kimia di kategorikan sebagai:

1. Autotoxic (bahan penghambat) terhadap:
– Anakan sendiri
– Individu lain sejenis

2. Autotoxic (bahan penghambat) terhadap individu lain jenis berbeda

Dikutip dari buku Teknologi Pengendalian Gulma oleh Abdul Rahim, cara tanaman melepaskan bahan kimia (bahan alelopati) adalah melalui:

a. Pencucian daun/batang oleh air hujan

Beberapa senyawa alelokimia yang dapat tercuci oleh air hujan dari tumbuhan antara lain gula, asam-asam organic, asam-asam amino, pektat.

Di Indonesia gulma yang terbentuk hasil cucian daunnya menghambat pertumbuhan tanaman adalah Imperata cylindrica dan Cyperus rotundus.

b. Bahan tanaman yang jatuh sebagai serasah yang menjadi humus dalam tanah

Tumbuhan yang mati akan mengalami pembusukan sehingga permeabilitas sel-selnya hilang, akibatnya senyawa alelokimia yang terdapat dalam jaringan tumbuhan mudah lepas dan menghambat pertumbuhan tanaman

Selain, itu mikroorganisme yang berada di rizosfer dapat meningkatkan produksi senyawa alelokimia karena terjadi pemecahan secara enzimatis polimer-polimer yang terdapat dalam jaringan tumbuhan

c. Gas yang menguap dari permukaan tanaman

Senyawa alelokimia yang diisolasikan dari tumbuhan tersebut telah diidentifikasi sebagai senyawa golongan terpenoid, sebagian besar monoterpen dan seskuiterpen.

Kemudian senyawa akan diserap akar tanaman di sekitarnya dalam bentuk uap atau embun yang masuk ke dalam tanah. Kondisi ini mengakibatkan bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

d. Eksudat akar

Larutan yang digunakan untuk menumbuhkan suatu jenis gulma, kemudian digunakan untuk menumbuhkan suatu jenis tumbuhan ternyata terdapat aktivitas alelopati atau terjadi penghambat pertumbuhan tanaman.

3. Bahan kimia alelopati di antaranya adalah phenolic, terpeties, alkaloids, nitrit difenol, asam benzoate, fenin, sulfida.

Pengaruh Alelopati dari Simbiosis Amensalisme

Senyawa alelopati juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman melalui berbagai cara seperti dikutip dari buku Peningkatan Produksi, Manfaat Sustainability Biodiversitas Tanaman Indonesia Volume I oleh Dewan Guru Besar IPB, yakni:

1. Berpengaruh terhadap penyerapan hara
2. Penghambatan pembelahan sel
3. Penghambatan pertumbuhan tumbuhan
4. Penghambat aktivitas fotosintesis
5. Pengaruh terhadap respirasi
6. Penghambat aktivitas enzim

Pengaruh yang dihasilkan oleh alelopati berbeda-beda tergantung pada spesies, kultivar atau bagian tanaman dalam satu varietas.

Contoh Simbiosis Amensalisme

Berikut beberapa contoh dari simbiosis amensalisme, seperti dikutip dari buku Mikrobiologi Lingkungan Peranan Mikroorganisme dan Kehidupan oleh Ahmad Syauqi; buku Intisari Pengetahuan Alam Lengkap oleh Tetty Yulliawati, SP; dan Ekosistem: Modul Inkuiri Berbasis Potensi Dan Kearifan Lokal oleh Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti, antara lain:

1. Gulma Salvia sp yang mengeluarkan alelopati sehingga gulma lain tidak mampu tumbuh di wilayah tersebut.

2. Spesies jamur Penicillium notatum yang menghasilkan senyawa antibiotik dalam aktivitas metabolismenya atas ketersediaan zat nutrisi dalam suatu medium akan menghambat kehidupan bakteri.

3. Alang-alang mengeluarkan zat alelopati dalam tanah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman budidaya.

4. Akar tumbuhan Juglans nigra dan Eucalyptus globulus menghasilkan senyawa fenol sehingga mengganggu metabolisme tumbuhan lain di sekitarnya.

Nah, itulah informasi mengenai simbiosis amensalisme yang ternyata ada dan mempunyai keterkaitan dengan simbiosis alelopati. Selamat belajar ya detikers!

Simak Video “Mengapa Orang India Banyak yang Jadi Bos Teknologi? Ini Alasannya…
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

Mengenal Anggrek, Klasifikasi, dan Manfaatnya yang Harus Diketahui

Jakarta

Para wanita umumnya menyukai anggrek. Warna yang biasanya disukai seperti ungu dan putih.

Mengutip buku Keanekaragaman Bunga (Mawar, Tulip dan Anggrek) oleh Meike Puri Qullana, tanaman ini menjadi tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis anggrek tersebut tersebar dari daerah tropika basah sampai wilayah sirkumpolar, dan sebagian besar jenisnya juga ditemukan di daerah-daerah tropis.

Anggota suku dari anggrek sendiri hidup sebagai tanaman epifit (yang menumpang pada tumbuhan lain), terutama yang asalnya dari daerah tropis.

Tentang Tanaman Anggrek

Berdasarkan sumber buku lain dalam Budidaya Anggrek oleh Livy Winata Gunawan, anggrek merupakan tanaman yang menarik perhatian botanis sejak dua abad yang lalu. Anggrek sendiri masuk dalam golongan taksonomi dan masuk dalam famili Orchidaceae, suatu famili yang besar dan memiliki variasi yang sangat banyak. Famili Orchidaceae sendiri terdiri dari kurang lebih 800 genus dan tidak kurang dari 30.000 spesies.

Klasifikasi Anggrek

Dijelaskan dalam buku oleh Meike Puri Qullana tadi, berikut ini adalah pembagian jenis anggrek yang bisa dilihat dari beberapa hal:

1. Anggrek berdasarkan tipe pertumbuhannya

Anggrek jenis ini terdiri dari dua jenis, yaitu monopodial dan simpodial.

– Monopodial adalah anggrek yang hanya mempunyai satu batang dan satu titik tumbuh saja, dan bunganya tumbuh dari ujung batang. Contoh anggrek ini adalah Vanda sp dan Phalaenopsis sp.
– Sedangkan simpodial adalah anggrek yang memiliki lebih dari satu titik tumbuh, dan tunas baru juga muncul dari sekitar batang utama. Bunganya juga muncul dari pucuk atau sisi batang, ada juga dari akar tunggal. Contoh anggrek ini adalah dendrobium sp, dan cattleya sp.

2. Anggrek berdasarkan tempat tumbuhnya

Selanjutnya, anggrek berdasarkan tempatnya tumbuh terbagi menjadi empat jenis yaitu:

– Anggrek epifit, yang menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inang, serta membutuhkan naungan dari cahaya matahari. Contohnya yaitu anggrek Cattleya sp.
– Anggrek terestrial, anggrek ini tumbuh di tanah dan juga membutuhkan sinar matahari secara langsung. Contoh anggrek ini adalah Vanda sp.
– Anggrek saprofit, anggrek ini tumbuh di media yang terdapat unsur humus atau daun-daun kering, serta hanya membutuhkan sedikit saja cahaya matahari. Contohnya adalah Goodyear asp.
– Anggrek litofit, anggrek ini tumbuh pada bebatuan, atau tanah yang berbatu serta mampu tahan terhadap cahaya matahari penuh. Selain itu, anggrek jenis ini mengambil makanan dari hujan, udara, dan humus. Contohnya yakni Paphiopedilum.

Manfaat Anggrek

Berdasarkan buku Bunga Anggrek oleh Dyah dan Pipit F, manfaat anggrek di antaranya adalah:

– Sebagai tanaman penghias
– Dijadikan sebagai dekorasi ruangan hingga dekorasi pelaminan
– Dimanfaatkan sebagai bahan dari minyak wangi, atau minyak rambut
– Dijadikan sebagai pewangi dan perasa vanilla, anggrek yang digunakan yaitu anggrek tropis Vanilla Planifolia
– Umbi dari tanaman anggrek congkok atau anggrek tanah, juga bisa dijadikan sebagai obat radang telinga.

Itulah sedikit pembahasan mengenai anggrek yang bisa kita ketahui bersama. Semakin bertambah pengetahuan kalian tentang anggrek ya.

Simak Video “Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Jaga Alam dan Rawat Tumbuhan – Kilas Bali

TABANAN, Kilasbali.com – Jaga alam dan rawat tumbuhan, sehingga berguna untuk manusia.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga saat menghadiri perayaan Rahina Tumpek Wariga oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dipusatkan di Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan, Sabtu (10/12).

“Apa yang dicanangkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster sangat bagus. Pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru patut kita dukung,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan upacara Wana Kerthi dalam rangka perayaan Rahina Tumpek Wariga dirayakan setiap 6 bulan sekali di hari Saniscara Wuku Wariga.

Perayaan rahina Tumpek Wariga merupakan implementasi dari Instruksi Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Wariga dengan Upacara Wana Kerthi.

Pada acara itu, tampak Bupati Tabanan diwakili oleh Wakil Bupati I Made Edi Wirawan. Turut juga hadir Sekda, para Asisten dan OPD terkait, Manggala Majelis Desa Adat, Kepala Instansi Vertikal dan Direktur BUMD atau yang mewakili, serta Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Nampak juga, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.

“Adanya penghargaan terhadap kearifan lokal seperti ini, astungkara akan memberikan dampak positif bagi umat manusia,” ujar Dirga.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini memenuhi uleman pujawali Pura Dalem di Desa Adat Yeh Gangga, Desa Sudimara serta uleman di Pura Desa, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri.

“Sebagai pimpinan daerah, kami senang dan bangga masyarakat bisa tetap melaksanakan kegiatan yadnya dengan lancar dan bergembira,” ujarnya. (m/kb).

Tumpek Wariga Menurut Hindu di Bali: Makna, Tujuan, dan Pelaksanaannya

Bali

Umat Hindu di Bali kembali merayakan rahina Tumpek Wariga, Sabtu (10/12/2022). Itu menandakan, Hari Raya Galungan akan tiba 25 hari lagi. Rahina Tumpek Wariga dirayakan setiap enam bulan atau 210 hari sekali, tepatnya pada Saniscara Kliwon Wariga.

Dilansir dari buku Hari Raya Galungan karya Ni Made Sri Arwati (1992), Tumpek Wariga juga sering disebut dengan nama Tumpek Pengarah, Tumpek Pengatag, Tumpek Uduh, atau Tumpek Bubuh. Hari ini dipergunakan untuk memberi semacam arahan atau berkomunikasi dengan tumbuh-tumbuhan agar berbuah yang banyak dan hasilnya dapat dipersembahkan saat Hari Raya Galungan.



Saat Tumpek Wariga, upacara umumnya dilakukan di kebun atau tegalan milik warga. Umat Hindu di Bali menghaturkan sesaji berupa canang dan bubur dari tepung beras yang dipersembahkan untuk Dewa Sangkara, manifestasi Ida Sang Hyang Widhi sebagai dewa tumbuh-tumbuhan.

Bubur tersebut kemudian ditempelkan pada pohon setelah ditoreh sedikit sembari mengucapkan sesapa:

“Kaki kaki, Nini nini, Sarwa tumuwuh. Niki tiyang ngaturin bubuh mangda ledang tumbuh subur, malih selae lemeng Galungan. Mabuah apang nged, nged, nged…”

Saat mengucapkan nged, biasanya diikuti dengan mengetok batang pohon sebanyak tiga kali. Hal itu dimaksudkan agar pohon berbuah banyak sehingga bisa menjadi bekal saat Galungan nanti.

Secara ringkas, Tumpek Wariga merupakan hari untuk memberi penghormatan kepada alam dan lingkungan, khususnya tumbuh-tumbuhan. Perayaan Tumpek Wariga juga merupakan penjabaran dari salah satu inti konsep Tri Hita Karana, yakni membangun hubungan harmonis antara manusia dengan alam.

Menurut Arwati, perayaan Tumpek Wariga di Bali memiliki tujuan secara lahir dan batin. Secara lahir, tumbuh-tumbuhan merupakan teman hidup sekaligus sumber makanan bagi manusia sehingga perlu dirawat dengan baik agar sama-sama hidup secara harmonis.

Sedangkan secara batiniah, Tumpek Wariga menjadi momen untuk memohonkan kekuatan hidup pada tumbuh-tumbuhan agar senantiasa dapat dikembangkan dengan sarana upacara dan upakara. Terlebih, praktik keagamaan menurut Hindu di Bali tidak terlepas dari berbagai ritual dan upakara yang sumbernya juga lebih banyak dari alam.

Itu sebabnya, pada hari ini ada pantangan untuk menebang dan memetik hasil dari tumbuh-tumbuhan. Secara lebih luas, perayaan Tumpek Wariga tak semata-mata untuk menandai Galungan yang sudah dekat. Melainkan juga mengandung spirit pelestarian lingkungan. Itu pula sebabnya, Tumpek Wariga sering dikaitkan sebagai Hari Lingkungan Hidup-nya umat Hindu di Bali.

Simak Video “Mengenal Tumpek Wariga, Tradisi Mengupacarai Pohon di Bali
[Gambas:Video 20detik]
(iws/dpra)

Para Malaikat Punya Tugas Mengurus Hujan, Tumbuhan dan Rezeki

Jakarta – Para malaikat adalah makhluk utusan Allah SWT yang memiliki tugas khusus. Beberapa malaikat ditugaskan untuk mengurus hujan, tumbuhan dan bahkan menyampaikan rezeki dari Allah SWT kepada makhluk hidup di bumi.

Quraish Shihab dalam bukunya bertajuk ‘Malaikat dalam Al-Qur’an: Yang Halus dan Tak Terlihat’, menyebut, malaikat merupakan makhluk yang tidak berjenis kelamin dan tidak melakukan dosa. Disebutkan pula bahwa malaikat tidak diberi nafsu, malaikat tidak membutuhkan makan dan minum, tidak istirahat, dan tidak tidur.

Malaikat pun selalu taat melaksanakan tugas-tugas dan selalu beribadah kepada Allah SWT. Malaikat memiliki banyak tugas di langit dan bumi namun sama sekali tidak merasa letih.

Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an surat An-Nabiya ayat 19.

وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَنْ عِنْدَهٗ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَلَا يَسْتَحْسِرُوْنَ ۚ

Bacaan latin: Wa lahụ man fis-samāwāti wal-arḍ, wa man ‘indahụ lā yastakbirụna ‘an ‘ibādatihī wa lā yastaḥsirụn

Artinya: “Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.”

Malaikat Mengurus Hujan, Tumbuhan dan Rezeki di Bumi

Hanya Allah SWT yang mengetahui berapa jumlah malaikat. Sebagai umat muslim, kita wajib mengimani keberadaan malaikat.

Setiap malaikat ini memiliki tugas masing-masing, termasuk malaikat yang mengurus hujan dan tumbuhan di Bumi. Mengutip buku Rahasia Alam Malaikat, Jin dan Setan oleh Prof. Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar tugas mengurus hujan dan tumbuhan dijalankan oleh malaikat. Melalui hujan dan tumbuhan ini, terdapat rezeki untuk manusia.

Ibnu Katsir dalam Al-Bidâyah wa an-Nihâyah mengatakan, “Mikail ditugaskan untuk mengurus hujan dan tumbuhan yang menjadi sumber rezeki bagi dunia ini. Mikail memiliki sejumlah pembantu yang siap mengerjakan apa yang ia perintahkan atas perintah Allah SWT.

Para malaikat bekerja untuk mengendalikan angin dan awan sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah. Sebagian di antara malaikat ada pula yang ditugaskan untuk mengurus awan.

Dalam Sunan Tirmidzi dari Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Ar-Ra’d (petir) adalah salah satu malaikat Allah yang ditugaskan untuk mengurus awan. Ia membava beberapa pengayak api untuk menggiring awan menurut kehendak Allah.” (Shahih al-Jâmi’, jilid 3, hlm. 188)

Bisa jadi, malaikat itu menurunkan hujan di suatu kota dan meninggalkan kota yang lain atau menyirami suatu desa dan meninggalkan desa yang lain. Bahkan, bisa jadi ia diperintahkan untuk menyirami tanaman seseorang dan meninggalkan tanaman orang yang lain.

Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya dari Abu Hurairah dari Nabi , beliau bersabda,

“Ketika seorang laki-laki di tengah tanah lapang, ia mendengar suara di dalam awan yang mengatakan: Siramilah kebun si Fulan.’ Awan itu pun menyingkir lalu menimpakan airnya di atas tanah berbatu hitam. Ternyata terdapat satu saluran air yang memuat seluruh air yang ada. Laki-laki itu mengikuti arah aliran air dan ternyata ada seorang laki-laki yang berdiri di dalam kebun sambil membendung air dengan sekop. Ia bertanya kepada orang tersebut: Wahai hamba Allah, siapakah namamu?’ Orang itu menjawab: Fulan.’Nama yang terdengar di atas awan itu.

Lantas ia balik bertanya: “Wahai hamba Allah, mengapa engkau menanyakan namaku?”

la menjawab: ‘Sungguh, aku mendengar suara di atas awan yang air turun di kebunmu ini (Siramilah kebun si Fulan, yang ternyata adalah namamu. ‘ Apakah
yang engkau kerjakan dengan kebun ini?

la menjawab: Jika engkau tanyakan hal ini, aku melihat apa yang keluar dari kebun ini lalu kusedekahkan sepertiga darinya. Sementara itu, aku dan keluarga memakan yang sepertiga dan sepertiga lagi aku kembalikan ke kebun ini .”

Singkat kata, para malaikat itu ditugaskan untuk mengurus langit dan bumi. Jadi, segala gerak yang terjadi di alam ini berasal dari malaikat.

Dalil Para Malaikat yang Mengurus Langit dan Bumi

Malaikat dan tugasnya kerap disebut dalam beberapa ayat Al-Qur’an dan hadits. Berikut dalil yang menjelaskan tugas dan pekerjaan malaikat di Bumi.

1. Surat An-Naziat ayat 5

فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًا

Arab-Latin: Fal-mudabbirāti amrā

Artinya: Dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).

2. Surat Al Mursalat ayat 1-5

وَٱلْمُرْسَلَٰتِ عُرْفًا
فَٱلْعَٰصِفَٰتِ عَصْفًا
وَٱلنَّٰشِرَٰتِ نَشْرًا
فَٱلْفَٰرِقَٰتِ فَرْقًا
فَٱلْمُلْقِيَٰتِ ذِكْرًا

Arab-Latin: Wal-mursalāti ‘urfā. Fal-‘āṣifāti ‘aṣfā. Wan-nāsyirāti nasyrā. Fal-fāriqāti farqā. Fal-mulqiyāti żikrā

Artinya: Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan, Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya. Dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya. Dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya. Dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu.

3. Hadits Rasulullah SAW tentang malaikat yang menjaga hujan

Dalam perjalan Isra Miraj, Rasulullah SAW bercerita, “Disaat aku tiba di langit di malam Isra’ Mi’raj, aku melihat satu malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000 jari. “Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril pendampingku. Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?”

Lalu Jibril menjawab, “Sesungguhnya dia adalah malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi. Rasulullah bertanya kepada malaikat penghitung tetesan air hujan tadi, ‘Apakah kamu tahu berapa jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam?”

Malaikat itu pun menjawab, “Wahai Rasulullah, demi yang telah mengutusmu dengan haq (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi, dari mulai diciptakan Adam sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetesan yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung ke lembah, ke sungai, ke perkebunan, dan ke manusia,” katanya

Simak Video “Jakarta Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Netizen Ngeluh di Twitter
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

Pertumbuhan Sekunder dan Primer pada Tumbuhan

Salah satu ciri utama makhluk hidup adalah mengalami pertumbuhan. Manusia dan hewan akan mengalami perubahan tinggi dan berat badan seiring bertambahnya usia. Begitu juga dengan tanaman yang terus bertumbuh. Perbedaannya, pertumbuhan tanaman hanya terjadi pada bagian tertentu saja.

Pertumbuhan tanaman dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti genetik, enzim, hormon, suhu, cahaya matahari, zat hara, serta curah hujan. Ada dua jenis pertumbuhan pada tanaman, yaitu pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Kedua jenis pertumbuhan inilah yang membuat tanaman tumbuh semakin tinggi dan besar.

Lantas, apa perbedaan pertumbuhan sekunder dan primer pada tanaman? Bagaimana proses pertumbuhan sekunder? Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!



Pengertian Pertumbuhan

Menurut KBBI, pertumbuhan adalah keadaan tumbuh, berkembang, maju dan sebagainya. Walaupun selalu dikaitkan dengan perkembangan, keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

Istilah pertumbuhan digunakan untuk menjelaskan perubahan yang terlihat. Contohnya seperti penambahan tinggi tanaman, bertambahnya jumlah daun, ketebalan batang pohon, atau peningkatan organ tumbuhan seperti akar, dahan, buah, dan bunga.

Sementara itu, perkembangan tanaman digunakan untuk menjelaskan perubahan yang tidak terlihat, namun bisa diukur. Contohnya seperti perkembangan embrio/biji, perubahan sel, atau perkembangan enzim.

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dimulai dari kecambah. Kecambah kemudian bertumbuh menjadi tanaman. Setelah itu, barulah tumbuhan membentuk buah, biji dan bunga.

Pertumbuhan Sekunder pada Tumbuhan

Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktivitas jaringan meristem lateral pada kambium di batang pohon dikotil (biji berkeping dua). Hal ini terjadi karena hanya tumbuhan dikotil yang memiliki kambium.

Kambium adalah jaringan yang berperan besar untuk pertumbuhan tanaman. Terdapat 3 jenis kambium yang dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu:

  • Kambium sekunder (gabus), terdapat pada permukaan batang atau akar yang sudah pecah. Kambium ini juga menyebabkan terjadinya lingkaran tahun pada batang.
  • Kambium intervaskuler, berfungsi untuk membentuk jari-jari empulur pada pembuluh tanaman.
  • Kambium Vaskuler, berfungsi untuk membentuk xilem dan floem.

Semakin tua umur tumbuhan, maka batangnya akan semakin besar. Hal ini terjadi karena sel kambium membelah ke arah dalam membentuk xilem atau kayu, sedangkan pembelahan ke luar membentuk floem atau kulit kayu.

Namun, pertumbuhan kambium tergantung musim. Pada musim hujan, air dan zat hara tersedia lebih banyak sehingga pembelahan sel lebih cepat. Sementara pada musim kemarau, ketersediaan air dan zat hara berkurang sehingga pembelahan sel semakin berkurang.

Dikutip dari buku Fisiologi Tumbuhan: Suatu Pengantar yang ditulis Fauziyah Harahap, proses pertumbuhan sekunder adalah sebagai berikut:

1. Kambium Membelah

Pertama-tama, kambium vaskuler membelah ke arah dalam membentuk xilem dan ke luar membentuk floem. Pada posisi seperti ini kambium dinamakan intravaskuler.

2. Sel Parenkim Berubah

Sel parenkim yang terdapat di antara pembuluh (xilem dan floem) berubah menjadi kambium intervaskuler. Kedua kambium tersebut akan bersambungan dan membentuk xylem sekunder dan floem sekunder.

3. Membentuk Empulur

Semakin besar batang, maka diperlukan celah untuk mengangkut makanan. Maka dari itu, dibuatlah jari-jari empulur untuk mengangkut nutrisi ke seluruh badan tumbuhan. Empulur adalah jaringan sel parenkim yang mengisi celah di antara pembuluh angkut.

Perbedaan Antara Pertumbuhan Primer dan Sekunder pada Tumbuhan

Sebelum membahas lebih dalam tentang perbedaan pertumbuhan sekunder dan primer, alangkah lebih baik jika kita mengetahui dulu pengertian pertumbuhan primer.

Dikutip dari makalah Dasar-dasar Agronomi yang ditulis I Wayan Pasek Arimbawa, pertumbuhan primer adalah aktivitas sel-sel meristem apikal yang menyebabkan batang dan akar tumbuh memanjang. Pertumbuhan ini terjadi akibat jaringan meristem yang terdapat pada ujung batang dan ujung akar.

Perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder antara lain:

1. Jenis Meristem

Pertumbuhan primer terjadi karena aktivitas dari meristem apikal. Jenis meristem ini terdapat pada ujung akar dan pucuk tumbuhan. Sementara, pertumbuhan sekunder terjadi karena meristem lateral yang terdapat pada vascular kambium.

2. Arah Pertumbuhan

Pertumbuhan primer menghasilkan tunas dan akar yang panjang. Sementara, pertumbuhan sekunder akan menambah ketebalan batang tanaman.

3. Urutan Pertumbuhan

Pertumbuhan primer terjadi saat awal, mulai dari tumbuhan masih berbentuk embrio. Sementara pertumbuhan sekunder akan mengikuti pertumbuhan primer.

4. Waktu Pertumbuhan

Pertumbuhan primer dimulai dari kecambah hingga diferensiasi jaringannya selesai. Sementara, untuk pertumbuhan sekunder akan dimulai saat pertumbuhan primer selesai.

5. Jenis Tumbuhan

Tanaman jenis apapun sudah pasti mengalami pertumbuhan primer, karena tamanan pasti bertambah tinggi dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan sekunder hanya terjadi pada tanaman dikotil yang memiliki kambium.

Itulah penjelasan mengenai proses dan perbedaan pertumbuhan sekunder dan primer pada tumbuhan. Ternyata, pertumbuhan sekunder tidak terjadi pada semua tanaman. Pantas saja ada tanaman berbatang kecil dan ada juga yang besar. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Simak Video “Sensasi Makan Raos Pisaan Euy, Dapur Kraton Cimahi
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

Bagaimana Cara Pelestarian Tumbuhan dan Hewan? Materi Kelas 6 SD/MI Tema 4

Nitin Sharma/pexels

Kunci jawaban materi kelas 6 SD/MI tema 4, inilah caranya melestarikan tumbuhan dan hewan.

Bobo.id – Pelestarian atau perlindungan adalah upaya untuk menjaga ekosistem dari kerusakan.

Manusia melakukan pelestarian agar suatu makhluk hidup tetap lestari, tidak punah, atau terancam oleh kegiatan manusia.

Adanya, pelestarian menjadi bentuk tanggung jawab manusia pada alam. Pelestarian yang dilakukan bisa melindungi tumbuhan dan hewan.

Lalu, apa saja caranya? Sebelum mengetahui kunci jawabannya, simak pembahasannya melalui pelajaran tematik kelas 6 SD/MI Tema 4.

Namun, sebelumnya teman-teman bisa mencoba mengerjakan soalnya sendiri terlebih dahulu.

Apakah teman-teman sudah selesai mengerjakan soal-soalnya? Kalau sudah, coba cocokkan dengan kunci jawaban di bawah ini, ya.

Pembahasan dan jawaban ini bisa menjadi pemandu bagi orang tua dalam mendampingi anak selama belajar di rumah. 

Tuliskan masing-masing tiga cara pelestarian tumbuhan dan hewan. 

Jawaban: 

Pelestarian Tumbuhan dapat Dilakukan Sebagai Berikut. 

1. Bercocok Tanam dengan Bijak 

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Cagar Alam, Suaka Margasatwa, dan Taman Nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News





PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


Bea Cukai Langsa Musnahkan 245 Hewan dan Tumbuhan

Petugas Satgas PMK saat melakukan penyuntikan mati terhadap kambing saat pemusnahan bersama hasil penindakan Bea Cukai Langsa. Rakyat Aceh/Ray Iskandar.

RAKYATACEH | LANGSA – Bea Cukai (BC) Langsa, bersama Karantina Pertanian Aceh dan Satgas PMK Kota Langsa melakukan pemusnahan bersama hasil penindakan Bea Cukai Langsa yang dilimpahkan ke Karantina Pertanian Aceh berupa 245 hewan terdiri, kambing, tokek terbang, kura-kura, ular, kadal dan katak dan dua tanaman hias yang positif membawa penyakit di kantor Bea Cukai Langsa, Senin (5/12).

Plt Sekda Kota Langsa, Darfian mengatakan pemusnahan ini dalam upaya untuk melindungi masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya agar terhindar dari masuknya barang-barang ilegal.

“Di mana kita tahu, barang-barang ilegal yang akan kita musnahkan ini adalah barang-barang yang masuk atau keluar dari Wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen kepabeanan,” ujarnya.

Menurutnya, adapun risiko yang akan timbul dari peredaran maupun mengonsumsi barang-barang ilegal ini bisa beragam dan bisa mengancam beberapa sektor perekonomian negara, mulai dari risiko penyebaran penyakit, risiko keamanan pangan, risiko produk lokal yang kalah bersaing, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, guna meminimalisir risiko-risiko tersebut, melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, setiap barang yang masuk atau keluar dari Wilayah Indonesia tentu akan selalu diawasi lalu lintasnya dan akan ada timbul tagihan pajak terhadap barang-barang tersebut demi melindungi industri dan konsumen dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Karantina Aceh, drh Ibrahim menyebutkan dasar pemusnahan ini pelanggaran peraturan perundangan UU RI No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan media pembawa hewan penyakit hewan karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

“Hewan itu positif pembawa HPHK golongan I sebanyak 245 ekor yakni, kambing berjumlah 19 ekor, tokek kering 161 karung, kura-kurw 41 ekor, 3 ekor, kadal 2 ekor dan katak 19 ekor. Kemudian media pembawa OPTK AI golongan I dan II yakni tanaman hias sebanyak 2 koli,” ungkapnya.

Diutarakan, sebelumnya Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Langsa menyerahkan barang yang termasuk ke dalam jenis hewan Pembawa HPHK dan OPTK kepada Karantina Pertanian Aceh.

Hewan pembawa tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina pertanian yang dipersyaratkan, tidak melalui tempat-tempat pemasukan yang ditetapkan, tidak dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat pemasukan.
Adapun terkait komoditas satwa/hewan sebagai Media Pembawa HPHK, sebagian termasuk ke dalam hewan rentan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan setelah dilakukan pengujian laboratorium positif PMK.

“Oleh karena itu, tindak lanjutnya ialah Bea Cukai Langsa bersama Karantina Pertanian Aceh dan Satgas PMK Kota Langsa maka dilakukan pemusnahan, seperti yang tertuang dalam: UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan,” ujarnya.

Tujuan pemusnahan ini untuk mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan menegakkan peraturan yang berlaku. sebutnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Sulaiman diwakili Heru Wibowo menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah bersingeri serta mendukung penindakan yang dilakukan Bea Cukai Langsa.

Perlu juga sampaikan, pemusnahan ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan uji laboratorium Karantina Aceh, dimana terdapat kambing yang positif terkena penyakit PMK dan untuk tanaman hidup terifeksi bakteri nematoda.

“Kami melakukan upaya sesegera mungkin melakukan pemusnahan hewan dan tanaman tersebut dengan bekerjasama Kepala Satuan Tugas PMK dan Kepala Stasiun Karantina Hewan Aceh,” pungkasnya. (ris/rus).

5 Manfaat Energi Matahari bagi Manusia, Alam, Tumbuhan dan Hewan, Tema 9 Kelas 4 Halaman 17

TRIBUNNEWS.COM – Matahari memberikan berbagai manfaat bagi manusia, alam, tumbuhan dan hewan.

Pada buku tematik tema 9 kelas 4 halaman 17 peserta didik diminta untuk membuat peta konsep terkait manfaat energi Matahari.

Peserta didik diminta menyebutkan 5 manfaat energi Matahari bagi manusia.

Selain itu juga diminta menyebutkan manfaat energi Matahari bagi alam, tumbuhan dan hewan masing-masing sebanyak lima.

Dalam narasi buku tematik terpadu kurikulum 2013 siswa SD/MI Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku oleh Maryanto halaman 17 disebut bahwa Matahari merupakan sumber energi yang terbesar bagi bumi.

Energi matahari tidak akan pernah habis digunakan dan bermanfaat bagi seluruh alam terutama makhluk hidup.

Peta konsep manfaat energi matahari bagi manusia, alam, hewan dan tumbuhan (buku tematik tema 9 kelas 4 halaman 17)

Untuk mengoreksi pekerjaan siswa terkait tugas mengisi peta konsep manfaat energi Matahari bagi manusia, alam, hewan dan tumbuhan di atas, orang tua atau wali bisa menggunakan artikel ini sebagai pedoman.

Baca juga: 5 Hak dan Kewajiban Terhadap Lingkungan, Tema 9 Kelas 4 Halaman 11-12

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 17

5 Manfaat energi Matahari bagi manusia yakni:

– Sumber Vitamin D

– Sebagai pemberi cahaya

– Untuk menghasilkan tenaga surya

– Untuk menghangatkan tubuh

– Menjemur pakaian


Perubahan Kimia: Pengertian, Ciri dan Contohnya

Jakarta

Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya. Zat baru yang terbentuk dalam perubahan kimia disebabkan disebabkan adanya perubahan komposisi materi.

Perubahan tersebut dapat berupa penggabungan sejumlah zat atau pengurai suatu zat, sebagaimana dikutip dari buku Buku IPA Terpadu: Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum 2013 SMP Kelas VII oleh Rinawati.

Ciri-ciri Perubahan Kimia

Terdapat 4 macam perubahan kimia dikutip dari buku Rangkuman Lengkap Kimia; SMP / MTs kelas 7/8/9 oleh Tim Guru Indonesia dan repositori Kimia dari laman Kemdikbud, masing-masing dijelaskan sebagai berikut:

1. Perubahan Kimia yang Menghasilkan Perubahan Suhu

Proses perubahan suhu dibagi dua, yaitu:

a. Reaksi eksoterm, yakni reaksi kimia yang menghasilkan energi panas (kalor) sehingga meningkatkan suhu lingkungan. Contohnya: proses pembakaran petasan, pembuatan api unggun.

b. Reaksi endoterm, yaitu reaksi kimia yang memerlukan (menyerap) energi panas sehingga menimbulkan efek dingin pada lingkungan. Contoh: peristiwa fotosintesis, di
mana tumbuhan menyerap kalor dari matahari.

2. Perubahan Kimia yang Menghasilkan Warna

Terjadinya perbedaan warna antara sebelum dan sesudah reaksi pada zat-zat yang bereaksi juga menunjukkan adanya perubahan kimia.

Contoh: perubahan warna pada kertas lakmus. Kertas lakmus biru dicelupkan ke dalam larutan asam akan berubah menjadi merah, sedangkan kertas lakmus merah saat dicelupkan kedalam larutan basa akan berubah menjadi biru.

3. Perubahan Kimia yang Menghasilkan Gas

Terbentuknya gas pada proses reaksi adalah salah satu indikator perubahan kimia.

Contohnya: logam seng (Zn) yang direaksikan dengan larutan asam sulfat (H2SO4) akan terbentuk seng sulfat (ZnSO4) dan sejumlah gelembung-gelembung gas hidrogen.

4. Perubahan Kimia yang Dapat Menghasilkan Endapan

Produk dari zat-zat yang bereaksi jika terbentuk endapan maka termasuk perubahan kimia.

Contoh: perak nitrat (AgNO3) dicampur dengan natrium klorida (NaCl) menghasilkan natrium nitrat (NaNO3) dan endapan berwarna putih perak klorida (AgCl).

Contoh Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut beberapa contoh perubahan kimia yang kita jumpai di keseharian hidup kita, seperti dikutip di buku IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII A oleh Agung Wijaya; Kimia SMP/MTs Kelas VII oleh Budi Suryantin; Seri Sains: Benda dan Sifatnya oleh Agus Riyadi; dan Top Pocket Master Book IPA SMP Kelas 7,8, & 9 oleh Winda Sutrisno:

1. Kertas yang dibakar menjadi abu. Setelah pemanasan berakhir, abu tidak akan berubah lagi menjadi kertas.

2. Pembusukan makanan yang tidak disimpan dengan baik.

3. Fermentasi pembuatan singkong dari tape dan beras ketan.

4. Penambangan emas dengan amalgamasi (melarutkan emas dengan raksa).

5. Elektrolisis yang menguraikan senyawa menjadi zat-zat penyusunnya, misalnya elektrolisis air yang menguraikan hidrogen dan oksigen.

6. Pembakaran bensin di dalam mobil dapat menghasilkan energi gerak sehingga mobil bisa berjalan.

7. Paku yang dibiarkan terlalu lama akan berubah berkarat. Hal ini disebabkan, udara lembab mengakibatkan besi (Fe) yang terkandung dalam paku akan bereaksi dengan oksigen dan berubah menjadi karat besi (Fe2O3).

8. Perubahan susu menjadi keju.

9. Luka yang diobati menggunakan alkohol terasa dingin dikulit. Ini disebabkan alkohol menyerap panas dikulit.

10. Gula pasir yang terbakar akan menghasilkan zat yang berwarna hitam dan berair. Zat yang berwarna hitam ini disebut dengan arang. Rasanya berubah menjadi pahit berbeda dengan rasa gula pasir yang manis.

11. Perubahan minyak goreng menjadi bau tengik. Minyak goreng mengandung asam lemak. Jika asam lemak ini bereaksi dengan oksigen, minyak goreng tersebut lama-kelamaan menjadi berbau tidak enak dan tidak baik untuk dikonsumsi.

Selamat belajar tentang perubahan kimia, detikers…

Simak Video “Fakta-fakta dari Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)

Desa Mantalai di Jammu dan Kashmir Punya Pusat Yoga Internasional Terbesar di India



Pusat Yoga Internasional itu dilengkapi dengan  berbagai fasilitas seperti kolam renang, pusat konvensi bisnis, helipad, spa, kafetaria, dan ruang makan. Serta tersedia juga penginapan ramah lingkungan yang dirancang seperti pondok gubuk dengan solarium, auditorium gimnasium, kantong meditasi, dan banyak lagi.

Tidak disebutkan berapa luasnya, tetapi mengutip laporan First India, bangunan Pusat Yoga Internasional ini telah selesai 90 persen.



Ini akan menjadi rekreasi yang menyenangkan sekaligus menyehatkan dengan lokasi yang sangat indah di pegunungan Himalaya di antara pepohonan lebat di hutan sal dan di tepi Sungai Tawi. Sejauh mata memandang, akan terlihat perbukitan hijau.

Kementerian Pariwisata India telah menyetujui anggaran sebesar Rs 9.782 crore untuk membangun Pusat Yoga Internasional ini.  

Kementerian juga menganggarkan  Rs 52 crore untuk pembangunan infrastruktur dan lainnya di Katra-Vaishno Devi di bawah skema Peremajaan Ziarah Dan Spiritual, Drive Augmentasi Warisan (PRASHAD).

Pembanguna Pusat Yoga di Mantalai dan pariwisata di Katra menjadi bagian dari proyek pemerintah India untuk meningkatkan prospek ekonomi negara bagian dan menyalakan kembali semangat untuk kebangkitan spiritual.

Kementerian juga mengerjakan serangkaian proyek untuk mempromosikan sistem perawatan kesehatan holistik tertua di dunia, juga akan mensosialisasikan kebun herbal di rumah dan mempromosikan penggunaan tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah India juga membangun Ayurvedic Medical College di Jammu’s Akhnoor dengan anggaran Rs 16,19 crore, Unani Medical College dan Rumah Sakit di Ganderbal Kashmir, senilai Rs 32,50 crore, dan rumah sakit AYUSH terintegrasi dengan 50 tempat tidur di Kupwara, Kulgam, Kishtwar, Kathua, dan Samba.

Semua proyek ini bertujuan untuk mempublikasikan wilayah serikat sebagai tujuan wisata medis dengan enam pusat kesehatan khusus di  Katra, Patnitop, dan Mansar, di Jammu, serta area Pahalgam, Gulmarg, dan Sonmarg, di Kashmir.

JK memiliki nilai khusus untuk merangkul wisata spiritual di negara ini karena Jammu adalah kota kuil sementara Kashmir secara lokal dikenal sebagai Rish-ver, tempat tinggal para suci.


Contoh Tumbuhan Dikotil serta Ciri dan Strukturnya

Ada perbedaan dari tumbuhan monokotil dan dikotil. Perbedaan tersebut terletak di jumlah biji, bentuk akar, daun hingga batang.

Kali ini, ketahui yuk apa itu tumbuhan dikotil beserta struktur dan contohnya. Simak paparan berikut ini.

Pengertian Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan dikotil adalah tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua dengan biji memiliki dua daun lembaga atau kotiledon. Mengutip Buku Biologi SMP kelas VII, tumbuhan dikotil terbagi menjadi beberapa suku, yaitu suku jarak atau getah-getahan, suku terung-terungan, suku komposit, suku petai-petaian, suku jambu-jambuan, suku kacang-kacangan, suku johar-joharan dan suku kapas-kapasan.



Ciri-ciri Tumbuhan Dikotil

1. Memiliki dua keping biji
2. Ketika berkecambah, biji akan membelah menjadi dua
3. Susunan akar tunggang dan berkambium
4. Ujung akar tak memiliki pelindung
5. Batang bercabang, berbuku-buku dengan ruas tidak jelas dan berkambium, sehingga bisa tumbuh membesar.
6. Memiliki daun tunggal atau majemuk
7. Daun bertulang, menyirip atau menjari
8. Bunga berkelipatan 2, 4 atau 5, tersusun dari mahkota, kelopak bunga dan benang sari.

Contoh Tumbuhan Dikotil

1. Mangga

2. Pepaya

3. Belimbing

4. Karet

5. Cempedak

6. Tomat

7. Anggur

8. Stroberi

9. Mawar

10. Magnolia

11. Ester

12. Matahari

13. Marigold

14. Kentang

15. Cabai

16. Labu

17. Kacang-kacangan

Klasifikasi Tumbuhan Dikotil

Berikut penggolongan tumbuhan dikotil:

1. Suku Getah-getahan (Euphorbiaceae)

Ciri-cirinya adalah apabila dilukai, ronde tubuhnya hendak mengeluarkan getah berwarna putih.

Contoh: Manihot utilissima (ketela pohon), Hevea Brasiliensis (karet)

2. Suku kacang-kacangan (Papilionaceae)

Ciri-cirinya adalah mahkota bunganya berwujud kupu-kupu, buahnya polong dan sering ditemukan bintil akar

Contoh: Arachis hypogaea (kacang tanah), Vigna sinensis (kacang panjang)

3. Suku Terung-terungan (Solanaceae)

Ciri-cirinya adalah bunganya berbentuk bintang, terompet, buah buni atau buah kotak dengan lapisan dalam berair atau berdaging,

Contoh: Solanim lupersicum (tomat), Capsicum annum (cabai).

4. Suku Kapas-kapasan

Menurut situs IPB, ciri-ciri dari suku kapas-kapasan adalah berupa pohon atau perdu, kelopak bunganya bersatu, mahkota bunganya lima, tersambung di bagian pangkal, sehingga bila gugur selalu bersama, tidak luruh sendiri-sendiri

Contoh: tumbuhan malvaceae

5. Suku jambu-jambuan (Myrtaceae)

Ciri-cirinya adalah bunganya memiliki banyak kelopak dan banyak benang sari.

Contoh: jambu air, jambu bol, jambu biji

Struktur Tumbuhan Dikotil

1. Daun

Menurut makalah struktur daun dikotil struktur pada daun dikotil adalah sebagai berikut:

a. Epidermis

Permukaan atas dan bawah daun dikotil tertutup oleh satu lapis epidermis. Dinding luar epidermis biasanya tebal dan dilapisi kutikula tipis atau tebal. Lapisan ini tersusun dari kutin.

Akibat dinding luar epidermis tebal dan berkutin, air tidak bisa melewatinya dengan cepat dan transpirasi dari permukaan epidermis sangat berkurang. Hanya sedikit air yang menguap melalui transparansi. Pada daun dikotil yang lebar, stomata terletak secara acak dan sejajar dengan sumbu panjang daun.

b. Jaringan Mesofil

Jaringan mesofil terletak di antara epidermis atas dan epidermis bawah dan di antara tulang-tulang daun yang terdiri atas parenkim berdinding tipis. Mesofil menjadi lapisan jaringan pada daun yang tersusun atas sel-sel parenkim.

Susunan sel-sel parenkim pada mesofil keadaannya renggang, jadi menghasilkan banyak ruang antar sel. Pada tumbuhan dikotil, mesofil seringkali berdiferensiasi menjadi jaringan lain, yaitu palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang).

Pada tumbuhan dikotil, sel-sel jaringan tiang mesofilnya memiliki bentuk silinder. Susunannya juga rapat dan mengandung klorofil. Umumnya, jaringan tiang pada dikotil berada di bagian permukaan atas daun, namun ada juga yang terdapat di kedua permukaan daun. Ada pula jaring tiang yang ada di seluruh permukaan perifer daun, yaitu pada daun-daun yang mempunyai bentuk silinder.

c. Penguat daun

Penguat daun ialah ibu tulang daun dan tulang cabang. Jaringan-jaringan yang memberi kekuatan mekanik pada daun adalah kolenkima, sklerenkima, parenkima, turgid dan xylem berkayu.

2. Batang

Mengutip situs SMPN 6 Bandar Lampung, sebagian tumbuhan dikotil bisa hidup beratus-ratus tahun. Ini bisa diukur dengan melihat ukuran batang. Pembesaran diameter pada batang tumbuhan dikotil disebabkan oleh pengaruh kerja kambium yang akan menambah ukuran diameter batang.

a. Meristem Apikal

Jaringan meristem adalah jaringan embrionik yang aktif membelah sel-sel baru. Pada awal perkecambahan biji dikotil, batang berkembang dari plumula. Pada bagian apeks (ujung) terdapat jaringan meristem yang terus membelah membentuk sel-sel baru dan terus membentuk jaringan-jaringan lain.

b. Epidermis

Epidermis merupakan jaringan yang terletak paling luar. Pada batang muda, epidermis membantu proses fotosintesis karena mengandung klorofil.

Seiring dengan perkembangan batang, penambahan ukuran diameter akan membuat epidermis pecah. Namun lapisan akan digantikan dengan jaringan periderm di bawahnya yang dibentuk oleh kambium gabus.

c. Korteks

Korteks adalah jaringan parenkim yang bisa bermodifikasi menjadi jaringan lain. Umumnya, daerah korteks berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

d. Silinder Pusat (Stele)

Stele terdiri atas kambium, jaringan pengangkut dan empulur.

3. Akar

Menurut Laporan Praktikum Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan, secara umum, struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, korteks, endodermis dan empulur serta sistem berkas pembuluh. Namun, struktur akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda.

Pada tumbuhan dikotil, xylem dikelilingi oleh floem. Xilem dan floem tersusun melingkar.

Reproduksi Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan dikotil bereproduksi dengan cara generatif dan vegetatif.

1. Generatif

Mengutip Buku Konsep Tumbuhan, perkembangbiakan secara generatif (kawin) dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Salah satu contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan adalah tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup.

2. Vegetatif

Perkembangbiakan vegetatif (tak kawin) merupakan perkembangbiakan yang tnpa didahului adanya pertemuan atau peleburan sel kelamin. Oleh karena itu, hasil perkembangbiakan secara tak kawin sifatnya sama seperti induknya.

Perkembangbiakan vegetatif bisa dilakukan dengan alami dan buatan. Contoh vegetatif alami adalah dengan tunas, umbi, stolon, rhizoma dan spora, sementara contoh vegetatif buatan adalah cangkok, stek, menempel atau okulasi, menyambung atau mengenten dan merunduk.

Itulah penjelasan mengenai tumbuhan dikotil mulai dari pengertian, contoh hingga reproduksinya. Semoga bermanfaat ya.

Simak Video “Sensasi Makan Raos Pisaan Euy, Dapur Kraton Cimahi
[Gambas:Video 20detik]
(elk/row)

Jerawat Sembuh dan Hilang, Coba Obat Jerawat Alami dari Tumbuhan Ini!

Freepik

Obat Jerawat Alami dari Tumbuhan

Stylo Indonesia – Stylovers, ingin mencoba obat jerawat alami dari tumbuhan?

Obat jerawat alami dari tumbuhan ini bisa membantu menyembuhkan dan menghilangkan jerawat.

Dengan mengetahui apa saja obat jerawat alami dari tumbuhan, Stylovers bisa mencobanya sendiri di rumah.

Yuk, simak ada apa saja obat jerawat alami dari tumbuhan berikut ini!

Bisa menjadi alternatif perawatan untuk dicoba di rumah, nih!

#1. Daun Kelor

Daun kelor ternyata memiliki kandungan yang dapat menenangkan kulit sehingga dapat mengurangi peradangan jerawat.

Untuk mengatasi masalah kulit, Stylovers bisa menggunakan daun kelor sebagai masker.

Ada beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat masker daun kelor, yaitu bubuk daun kelor, madu, dan air mawar masing-masing sebanyak satu sendok makan.

Cara membuatnya, campurkan semua bahan ke dalam mangkuk hingga menjadi bertekstur pasta.

Baca Juga: Jurnal Pejuang Jerawat Maria Gabrilla Yubellia: Gemar Meracik Obat Jerawat Alami, Hingga Jerawat Jadi Menghitam, Bella Sembuh dengan Cara Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News



PROMOTED CONTENT


Video Pilihan



Mengenal Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan

Jakarta, CNN Indonesia

Sama halnya seperti manusia, tumbuhan juga melakukan proses reproduksi untuk berkembang biak. Reproduksi tumbuhan dilakukan secara vegetatif dan generatif. Seperti apa perbedaan perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan?

Mengutip Buku IPA Paket B Setara SMP/MTs Kelas IX Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berjudul ‘Reproduksi pada Makhluk Hidup’, perbedaan vegetatif dan generatif adalah pada proses reproduksinya.

Perkembangbiakan vegetatif adalah secara aseksual atau tanpa memerlukan alat kelamin jantan dan betina. Sementara perkembangbiakan generatif adalah secara seksual, sehingga perlu alat kelamin jantan dan betina.

Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan

Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan adalah proses reproduksi tanpa fase peleburan sel telur jantan dengan sel telur betina.

Selanjutnya, perkembangbiakan vegetatif ada yang bersifat alami, tetapi ada juga yang buatan. Berikut perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan beserta contohnya.

Vegetatif Alami

Berikut perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami.

1. Tunas

Tunas dapat tumbuh melalui pangkal batang, akar, dan daun. Contohnya terjadi pada pohon pisang dan cocor bebek.

2. Umbi akar

Umbi akar baru akan tumbuh dari bagian sisa batang jika umbi akar tersebut ditanam. Contohnya bunga dahlia dan wortel.

3. Umbi batang

Umbi batang tumbuh dengan memasukkan batang tanaman ke dalam tanah untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya di kentang, talas, dan ubi jalar.

4. Umbi lapis

Umbi lapis dengan daun yang berlapis dan membentuk umbi. Contohnya, bawang merah, bawang bombay, bawang putih, dan bunga tulip.

5. Geragih

Geragih adalah batang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Contohnya di tanaman arbei dan semanggi.

6. Akar tinggal

Akar tinggal atau rhizoma adalah perkembangbiakan dengan batang yang tertanam dan tumbuh secara mendatar di dalam tanah. Contohnya biasa terjadi pada tanaman lengkuas, jahe, temulawak, kunyit, hingga kencur.

7. Spora

Spora adalah proses perkembangbiakan dengan spora yang berbentuk seperti biji kecil di bagian bawah daun. Contohnya biasa dilakukan di tanaman paku.

8. Membelah diri

Membelah diri adalah proses perkembangbiakan dengan membelah sel yang dimiliki. Biasanya terjadi pada tumbuhan tingkat rendah, seperti ganggang.

Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan yang prosesnya diupayakan oleh manusia untuk memperoleh individu baru dengan sifat yang lebih baik. Berikut jenis vegetatif buatan.

1. Cangkok

Perkembangbiakan dilakukan dengan mengupas kulit batang dan membungkusnya dengan tanah agar tumbuh akar di bagian tersebut. Biasanya dilakukan pada pohon mangga, jeruk, dan jambu.

2. Okulasi

Perkembangbiakan dilakukan dengan menempelkan mata tunas dari tanaman unggulan ke batang tanaman lain. Contohnya menggabungkan mangga harum manis dengan mangga manalagi.

3. Setek

Perkembangbiakannya dilakukan dengan memotong bagian tumbuhan kemudian ditanam ke tanah. Contohnya, cocor bebek, begonia, dan sri rejeki.

4. Merunduk

Perkembangbiakannya dilakukan dengan memasukkan batang tanaman ke dalam tanah hingga muncul tanaman baru. Contohnya tebu, apel, dan melati.

5. Mengenten

Perkembangbiakannya dilakukan dengan menggabungkan batang bawah dan batang atas dari dua tumbuhan yang sejenis. Contohnya pada jeruk, jambu, dan durian.

Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah perkembangbiakan secara seksual. Prosesnya terdiri dari penyerbukan dan pembuahan.

Setelah itu akan menghasilkan buah atau biji tumbuhan. Kemudian, akan menghasilkan tumbuhan baru.

Masih dalam pembahasan perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan, berikut macam-macam dan contoh perkembangbiakan generatif.

1. Berdasarkan jenis biji tumbuhan

Penyerbukan pada tumbuhan biji terbuka (gymnospermae)

Proses penyerbukan dilakukan dengan menempelkan serbuk sari ke mikrofil dan terjadi pembuahan tunggal.

Biasanya, proses penyerbukan ini dibantu oleh angin. Contoh tumbuhan biji terbuka, yaitu melinjo, pinus, damar, pakis haji, dan cycas.

Penyerbukan pada tumbuhan biji tertutup (angiospermae)

Proses penyerbukan dilakukan dengan menempelkan serbuk sari ke kepala putik dan terjadi pembuahan ganda.

Alat reproduksinya adalah bunga, terdiri dari benang sari yang merupakan alat kelamin jantan dan putik yang merupakan alat kelamin betina.

2. Berdasarkan asal serbuk sari

Penyerbukan sendiri (outogami)

Proses penyerbukannya terjadi pada satu bunga yang sama, baik serbuk sari dari benang sari dan putiknya, sama-sama dari satu bunga yang sama.

Penyerbukan tetangga (geitonogami)

Proses penyerbukannya berasal dari bunga yang berbeda, namun masih satu individu atau satu tumbuhan.

Penyerbukan silang (alogami)

Proses penyerbukannya berasal dari bunga yang berbeda, tumbuhan yang berbeda, tetapi satu jenis.

Penyerbukan bastar (hibridogami)

Proses penyerbukannya berasal dari bunga yang berbeda, tumbuhan yang berbeda, dan jenis yang berbeda.

3. Berdasarkan faktor penyebab sampainya serbuk sari di kepala putik

Penyerbukan dengan bantuan angin (anemogami)

Proses penyerbukannya dibantu oleh angin. Jadi angin membawa terbang serbuk sari dari bunga yang satu sampai akhirnya menempel ke bunga yang lain.

Biasanya terjadi pada tumbuhan yang tidak memiliki bunga, seperti padi, jagung, dan rumput-rumputan.

Penyerbukan dengan bantuan air (hidrogami)

Proses penyerbukannya dibantu oleh air. Misalnya pada eceng gondok dan teratai.

Penyerbukan dengan bantuan hewan (zoidiogami)

Proses penyerbukannya dibantu oleh hewan. Biasanya hal ini terjadi pada bunga dengan ukuran besar dan memiliki mahkota bunga yang mencolok, sehingga dihinggapi hewan.

Selain itu, juga memiliki kelenjar madu dan serbuk sarinya bersifat lengket. Proses penyerbukan ini biasa terjadi pada tumbuhan jambu, mangga, jeruk, dan pepaya.

Zoidiogami terbagi tiga, yakni:

  • Entomogami, proses penyerbukan dibantu oleh serangga, seperti lalat, kumbang, dan lebah.
  • Malakogami, proses penyerbukannya dibantu oleh siput atau bekicot.
  • Kiropterogami, proses penyerbukannya dibantu kelelawar.

4. Antripogami

Proses penyerbukannya dibantu oleh manusia, seperti pada pohon vanili dan anggrek.

Demikian informasi seputar perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan. Semoga bermanfaat.

(uli/juh)




Materi Belajar : Klasifikasi Tumbuhan Berbiji dan Contoh Tumbuhan Berbiji

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Klasifikasi tumbuhan berbiji beserta contohnya menjadi pembahasan utama materi pelajaran biologi yang akan dijelaskan pada materi berikut ini.

Adapun sub pembahasannya mengenai klasifikasi tumbuhan berbiji tertutup dan terbuka serta contohnya yang akan diuraikan sebagai berikut.

1.       Tumbuhan berbiji terbuka (gymno)

2.       Tumbuhan berbiji tertutup (angio)

Klasifikasi tumbuhan berbiji

Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua sub bagian yaitu tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup.

Tumbuhan berbiji terbuka (gymno)

Tumbuhan berbiji terbuka (gymno) dibagi menjadi beberapa kelas yaitu :

Kelas cycadinae

Contoh untuk bagian ini adalah pakis (chycas rumphi)

Kelas ginkgoinae

Contoh untuk bagian ini adalah gingibiloba

Kelas gnetinae

Contoh bagian ini yang masuk menjadi anggotanya berjenis tanaman perdu dan liana dengan kata lain adalah tanaman pemanjat.


10 Contoh Teks Deskripsi Beserta Penjelasan dan Strukturnya

Jakarta

Teks deskripsi adalah salah satu jenis teks faktual yang menggambarkan orang, tempat, atau benda tertentu. Teks deskripsi bertujuan untuk menceritakan tentang objek lewat deskripsi fitur-fiturnya, tanpa menyertakan pendapat pribadi.

Contoh teks deskripsi antara lain deskripsi bangunan, deskripsi tumbuhan. deskripsi hewan, deskripsi tempat, deskripsi orang, hingga deskripsi pertunjukan.

Deskripsi yang baik adalah deskripsi yang mampu membuat seseorang membayangkan objek yang dideskripsikan tanpa melihat langsung objek tersebut. Karena tu pemilihan kata untuk mendeskripsikan suatu objek perlu diperhatikan penulis teks, seperti dikutip dari Pembelajaran Menulis Teks: Suatu Pendekatan Kognitif oleh Dr Dina Ramadhanti, MPd dan Diyan Permata Yanda, MPd.

Struktur Teks Deskripsi

  • Identifikasi, berisi pengenalan objek deskripsi.
  • Deskripsi, berisi penjelasan deskripsi fitur-fitur objek, pengelompokan menurut jenis, atau penjelasan bagian onjek dengan penjelasan definisinya.
  • Kesimpulan atau kesan, berisi kesimpulan umum dalam teks

Contoh Teks Deskripsi 1: Bangunan Rumah

Rumah yang saya kunjungi punya dua dapur, yaitu dapur bersih dan dapur kotor. Dapur bersih berada di area yang terlihat, fungsinya untuk memasak makanan dan menyimpan peralatan makanan.

Dapur bersih terletak di dekat ruang keluarga, terlihat dari pintu masuk. Sendok, panci, penggorengan, dan loyang panggangan tertata menggantung di dinding dapur. Di bawahnya, terdapat kompor listrik dan oven.

Di bagian belakang rumah, terdapat dapur kotor. Dapur ini terletak di area luar rumah, menjadi satu rangkaian dengan oven batu dan tempat duduk dari potongan batang pohon yang dikeringkan. Dapur kotor berisi kayu bakar dan loyang panggangan untuk barbeku, membuat ubi bakar, hingga memanggang pizza.

Dapur-dapur di rumah tersebut ramai dengan suara aktivitas menyiapkan makanan. Aroma panggangan dari balik pintu dapur kotor menyeruak ke bagian depan rumah. Panas dari proses memasak di dapur terasa bagi orang di dalam rumah, tetapi terbawa ke luar rumah lewat pintu dapur yang terbuka.

Sumber: Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation

Contoh Teks Deskripsi 2: Candi Borobudur

Borobudur dibangun dengan gaya Mandala yang mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha. Struktur bangunan Candi Borobudur berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran.

Borobudur terbagi atas tiga zona, yaitu Zona Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Zona Arupadhatu berisi tiga serambi, terdiri dari stupa berbentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, berisi patung Buddha yang mengarah ke bagian luar candi. Ada total 72 stupa di zona ini.

Secara keseluruhan, ada 504 Buddha dalam sikap meditasi dan enam posisi berbeda di sepanjang relief candi di semua zona. Relief ini menjadi bukti Candi Borobudur merupakan peninggalan kerajaan bercorak Buddha.

Sumber: Borobudur Park

Contoh Teks Deskripsi 3: Bunga Matahari

Bunga matahari adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran yang dikenal sebagai tanaman hias dan tanaman penghasil minyak. Bunga ini besar, umumnya berwarna kuning terang dengan diameter kepala bunga bisa mencapai 30 cm.

Bunga ini mirip Matahari. Tiap berbunga, bunga matahari juga akan selalu mengikuti arah cahaya Matahari. Setelah bunga dan bijinya menua, bunga matahari tidak menghasilkan bunga lagi.

Karena hanya berbunga satu kali, pohonnya akan lama-kelamaan mati. Tinggi pohonnya sendiri kurang lebih mencapai 170 cm, dengan batang kecil.

Bunga matahari dapat dimanfaatkan sebagai hiasan rumah. Sementara itu biji bunga matahari dapat dimakan sebagai kuaci bunga matahari.

Sumber: Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation

Contoh Teks Deskripsi 4: Lebah

Lebah adalah serangga yang hidup berkelompok. Lebah bersarang bersama-sama dengan kawanannya di pohon kayu maupun di atap rumah.

Kawanan lebah juga terbang ke bukit untuk membangun sarang. Sarangnya dibangun dari propolis, perekat dari getah pohon, serta malam yang diproduksi dari kelenjar lebah betina muda.

Sebagai serangga, lebah punya sungut untuk menghisap nektar bunga dan serbuk sari. Dengan makanan dan warna tubuhnya yang kuning-hitam-putih, metabolisme lebah bisa membantunya hidup di perbukitan yang bersuhu dingin. Lebah hidup di tiap benua, kecuali Antartika.

Sumber: Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation

Situs Ratu Boko sebenarnya bukanlah candi, melainkan reruntuhan kerajaan. Karenanya, “Candi Ratu Boko” sering disebut sebagai Kraton Ratu Boko. Penyebutan keraton disebabkan karena situs ini diduga merupakan istana Ratu Boko milik ayah Lara Jonggrang.

Situs Ratu Boko memiliki prasasti berangka tahun 792 M yang dinamakan Prasasti Abhayagiriwihara. Prasasti Abhayagiriwihara ditulis menggunakan huruf pranagari, yang merupakan salah satu ciri prasasti Buddha.

Prasasti itu menyebutkan bahwa Raja Tejapurnama Panangkarana, yang diperkirakan adalah Rakai Panangkaran, telah memerintahkan pembangunan Abhayagiriwihara. Isi prasasti tersebut mendasari dugaan bahwa Kraton Ratu Boko dibangun oleh Rakai Panangkaran.

Sumber: Borobudur Park

Contoh Teks Deskripsi 6: Cacing

Cacing dapat hidup di dalam tubuh manusia sebagai parasit. Cacing dalam tubuh dapat menghambat pertumbuhan, terutama pada anak-anak.

Cacing punya banyak jenis, mulai dari cacing gelang, cacing cambuk, cacing tambang, dan cacing keremi. Cacing gelang berwarna merah muda atau putih, panjangnya 20-30 cm, hidup di usus kecil.

Cacing cabuk berwarna merah muda atau abu-abu, panjangnya 3-5 cm, hidup di usus besar. Sementara itu, cacing tambang berwarna merah, panjangnya 8-13 cm, hidup di usus keci. Cacing kremi berwarna putih, panjangnya 1 cm, hidup di usus besar.

Gejala cacingan yaitu perut jadi buncit, dalam kotoran ada cacing, sekitar anus terasa gatal, kurang darah atau anemia, ada cacing pada muntah, dan ada penyumbatan pada usus.

Sumber: Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation

Contoh Teks Deskripsi 7: Paus Beluga

Paus beluga adalah mamalia sangat ramah yang hidup, berburu, dan bermigrasi bersama dalam kelompok. Satu kelompok bisa berisi beberapa saja hingga ratusan beluga yang berenang bersama di laut lepas.

Dahi bulat beluga disebut juga sebagai melon. Bagian dahinya fleksibel dan bisa berubah bentuk sehingga bisa mengubah-ubah ekspresi wajah.

Beluga dapat menghasilkan serangkaian kicauan, klik, peluit, dan pekikan untuk berkomunikasi penting sesama beluga. Karena itu, paus ini juga disebut “burung kenari laut.”

Sumber: WWF

Contoh Teks Deskripsi 8: Orangutan

Orangutan hidup di dataran rendah Kalimantan, Sumatra, dan Tapanuli. Hewan ini biasanya hidup menyendiri.

Di hutan habitatnya, orangutan suka peta buah-buahan liar sendirian atau dalam kawanan kecil. Mereka makan buah leci, manggis, dan buah ara, serta menyeruput air dari lubang pohon. Mereka membuat sarang di pepohonan tumbuh-tumbuhan untuk tidur di malam hari dan beristirahat di siang hari.

Orangutan Sumatra dilaporkan memiliki ikatan sosial yang lebih erat dibandingkan orangutan Kalimantan. Orangutan Kalimantan lebih cenderung turun dari pohon untuk bergerak di tanah.

Sumber: WWF

Contoh Teks Deskripsi 9: Bonobo

Bonobo adalah jenis kera mirip simpanse. 98,7% DNA bonobo dan simpanse sama dengan manusia.

Bonobo biasanya berbadan sedikit lebih kecil, lebih ramping, dan berambut lebih gelap daripada simpanse. Hewan ini hidup berkelompok dan dipimpin bonobo betina.

Karena dikira sama dengan simpanse hingga 1929, masih banyak yang belum diketahui tentang bonobo. Kondisi tersebut, ditimpali kerusakan hutan habitat bonobo, menurunkan populasinya hingga tersisa sekitar 10.000-50.000 di alam.

Sumber: WWF

Gorila adalah primata raksasa yang menampilkan perilaku dan emosi mirip manusia. Sebab, 98,3 persen kode genetik gorila sama dengan manusia.

Jenis kera terbesar ini punya dada dan bahu lebar, serta tangan kekar dan besar mirip manusia. Mata kecil gorila berada di wajah yang tidak berbulu. Gorila hidup di dalam kelompok keluarga seperti manusia, berisi 5-10 anggota.

Kadang, satu kawanan gorila bisa sampai 50 anggota keluarga. Pemimpinnya yaitu jantan dewasa dominan yang berpunggung perak.

Sumber: WWF

Simak Video “Seru! Jalan-jalan ke Taman Rekreasi Terbesar di Kota Serang
[Gambas:Video 20detik]
(twu/erd)

Hewan Omnivora: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Jakarta

Hewan omnivora adalah hewan pemakan segala. Dari tumbuhan, biji-bijian hingga daging bisa dilahap oleh hewan jenis ini.

Menurut Sumber Belajar Kemendikbud, hewan omnivora biasanya akan mendominasi ekosistem. Kecuali jika ekosistem itu sedang terganggu.

Selain omnivora, terdapat pula hewan pemakan daging (karnivora) dan hewan pemakan tumbuhan (herbivora). Jika dilihat, hewan omnivora merupakan gabungan dari keduanya.

Ciri-ciri Hewan Omnivora

Setiap jenis hewan berdasarkan penggolongan makanannya, memiliki ciri-ciri yang berbeda antara satu sama lain. Ciri yang paling menonjol terletak pada gigi.

Jika hewan herbivora memiliki gigi khusus untuk memakan tumbuhan sementara hewan karnivora memiliki gigi yang dirancang untuk menyantap daging, maka hewan omnivora memiliki gigi yang sesuai dengan konsumsi kedua tumbuhan dan daging.

Dalam situs BBC disebutkan, gigi karnivora akan lebih tajam untuk melumat daging sementara gigi herbivora berbentuk gigi geraham tanpa gigi taring. Jika dibandingkan dengan gigi hewan omnivora, omnivora mempunyai gigi yang tajam di bagian depan dan datar di bagian belakang. Membuatnya mudah untuk mengunyah daging maupun tumbuhan.

Selain ciri-ciri di atas, ada ciri-ciri hewan omnivora yang perlu siswa ketahui, yakni:

  1. Memakan tumbuh-tumbuhan dan daging.
  2. Mempunyai pencernaan yang kompleks
  3. Mempunyai gigi yang tajam pada bagian depannya
  4. Mempunyai gigi datar pada bagian belakang
  5. Sebagian besar bukan merupakan hewan mamalia dan sebagian yang lain adalah mamalia
  6. Sebagian besar berkembang biak secara bertelur dan sebagiannya beranak.

Contoh Hewan Omnivora

Banyak hewan omnivora di sekitar kita. Agar lebih paham, berikut contoh-contoh hewan omnivora.

  1. Ayam
  2. Babi
  3. Bebek
  4. Beruang Hitam
  5. Burung Gagak
  6. Burung Jalak
  7. Hiu Kepala Sekop
  8. Ikan Piranha
  9. IkanLele
  10. Kura-kura
  11. Landak
  12. Rakun
  13. Simpanse
  14. Tikus
  15. Tupai

Nah, itulah pengertian, ciri-ciri serta contoh hewan omnivora di sekitar kita. Sudah paham, detikers?

Simak Video “Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 0-4
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

Biophilic Design, Begini Pengertian dan Cara Menerapkannya

Foto: Journal of Biophilic Design       

Hubungan manusia dengan alam adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Namun, perkembangan teknologi di era modern telah mengubah hubungan ini.

Meski di satu sisi mempermudah segala aktivitas manusia, penggunaan teknologi berlebihan justru menjauhkan manusia dari alam.

Untuk menghubungkan kembali manusia dengan alam, sebagian arsitek mulai menerapkan biophilic design ke dalam bangunan.

Bukan tanpa alasan, penerapan desain biophilic mampu memberikan dampak positif pada perilaku, mental, hingga fisik manusia.

Hari ini, konsep arsitektur biophilic dapat ditemukan di dalam rumah, apartemen, hingga ruang publik seperti kantor dan mal.

Apa Itu Biophilic Design?

Foto: Unsplash

Pada dasarnya, biophilic design adalah praktik untuk menciptakan hubungan yang lebih intim dengan alam lewat bangunan dan lanskap yang dibangun manusia.

Konsep desain satu ini berfokus untuk memberikan stimulus kepada manusia, agar dapat merasakan kehadiran alam di suatu bangunan.

Tentunya, hal ini bisa dicapai dengan keberadaan tiga elemen utama di dalam ruang, baik dalam skala bangunan maupun kota.

Ketiga elemen tersebut adalah direct nature, natural pattern, serta place and culture.

Singkatnya, arsitektur biofilik tak melulu soal tumbuhan hijau. Konsep ini juga mendorong kita untuk tetap terkoneksi dengan tempat serta budaya di mana bangunan itu didirikan.

Meskipun terdengar modern, ternyata desain biofilik telah ditemukan dalam arsitektur kuno seperti Taman Gantung Babilonia dan Alhambra of Granada.

Baca juga:

Mengenal Japandi Design, Perpaduan Konsep dari Dua Benua

Keuntungan Menerapkan Arsitektur Biophilic

Foto: ArchDaily

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kalau stres, gangguan mental, dan kardiovaskular akan menjadi penyakit yang sering ditemukan di masa depan.

Hal ini disebabkan salah satunya karena kurangnya koneksi manusia dengan alam di sekitarnya.

Memasukkan unsur alam baik secara langsung maupun tidak pada lingkungan terdekat, mampu mengurangi tekanan darah dan meningkatkan produktivitas.

Tak heran kalau beberapa kantor besar seperti Google, Apple dan Amazon sudah menerapkan desain biophilic di dalam tempat kerja mereka.

Setidaknya, berikut keuntungan menerapkan biophilic design ke dalam bangunan:

Hunian
  • Suasana hunian jadi lebih tenang
  • Menurunkan angka kriminalitas sebesar 7-8%
  • Meningkatkan harga properti hingga 4-5%
Kantor
  • Produktivitas karyawan meningkat sampai 8%
  • Kreativitas karyawan meningkat
  • Tingkat kesejahteraan meningkat 13%
  • Ketidakhadiran (absen) karyawan menurun
Sekolah
  • Tingkat pembelajaran meningkat hingga 20-25%.
  • Hasil tes siswa jadi lebih baik
  • Tingkat konsentrasi dan kehadiran meningkat
  • Dampak ADHD pada siswa berkurang
Rumah sakit
  • Tingkat pemulihan pasca operasi meningkat sebesar 8,5%
  • Mengurangi pemakaian obat nyeri sebesar 22%
Hotel Tamu bersedia membayar 23% lebih mahal untuk kamar dengan pemandangan hijau.
Tempat perbelanjaan Konsumen membayar 8-12% lebih mahal untuk barang atau jasa yang ditawarkan di dalam pusat berbelanjaan dengan biophilic design.

Setelah melihat keunggulan yang ditawarkan oleh desain biofilik, kamu mungkin jadi tertarik untuk memiliki hunian dengan nuansa alam di dalamnya.

Jika berminat, kamu bisa cek rekomendasinya di bawah ini:

7 Ide Menerapkan Desain Biofilik di Rumah

Kehidupan modern telah memaksa kita untuk menghabiskan 90% dari waktu harian di dalam ruangan.

Maka itu, kita membutuhkan desain biofilik untuk menggantikan kenyamanan yang seharusnya di didapatkan langsung dari alam bebas.

Kabar baiknya, tanpa pemandangan hijau atau laut pun kamu masih dapat merancang hunian yang terkoneksi dengan alam. Berikut beberapa caranya:

  • Buat banyak ventilasi rumah untuk memasukkan lebih banyak udara segar dan cahaya alami ke dalam hunian.
  • Secara naluriah, manusia suka berkumpul di tempat-tempat hangat dan cerah. Jadi atur salah satu ruangan di mana kamu bisa duduk dan menikmati sinar matahari pagi.
  • Bawa elemen alam ke dalam hunian. Bisa tanaman dalam rumah hingga air mancur kecil. Bahan alami seperti kayu atau batu juga dapat memberikan getaran alam ke dalam hunian.
  • Buat area tertutup di mana kamu merasa aman, tetapi di saat yang bersamaan bisa melihat pemandangan sekitar. Salah satu bagian rumah yang bisa digunakan untuk tujuan ini adalah rooftop, yang bisa kamu temukan di Montana Aparthouse.
  • Gaya minimalis telah mendominasi hunian dengan garis lurus dan sudut siku-siku. Untuk memberikan kesan alami, kamu dapat memasukkan dekorasi dengan bentuk melengkung layaknya gelombang, bunga, atau cangkang kerang.
  • Sesuaikan rumah dengan lokasi berdirinya. Misalnya jika di daerah panas maka sesuaikan dekorasi dan tumbuhan yang cocok dengan iklim panas.
  • Gunakan konsep biomimikri yang meniru alam. Gunakan cat interior rumah dengan warna alami. Atau, bisa juga memasukkan furniture berbahan kayu atau rotan.

Memiliki hubungan yang lebih dekat dengan alam dapat menjaga kesehatan sekaligus kesejahteraan kita.

Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menerapkan desain atau arsitektur biofilik ke dalam hunian.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Baca juga:

5 Ide Menata Apartemen dengan Interior Design SOHO

Pengertian, Sumber, hingga Kelebihan dan Kekurangan

Jakarta

Energi yakni sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan digunakan untuk berbagai kegiatan. Tanpa adanya energi, makhluk hidup akan mati. Karena itu perlu adanya energi alternatif.

Energi alternatif adalah energi yang memiliki peran sebagai pengganti energi utama. Pada dasarnya, energi diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama, yaitu energi terbarukan dan energi tidak terbarukan.

Bila melihat definisinya, energi terbarukan adalah energi yang dihasilkan dari sumber energi yang melimpah dan tersedia di planet ini seperti matahari.

Sedangkan energi tak terbarukan adalah energi yang diambil dari sumber tersedia di bumi namun jumlahnya terbatas dan akan habis 50-60 tahun dari sekarang.

Pengertian Energi Alternatif

Istilah energi alternatif pada dasarnya merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar konvensional dilansir dari buku Apa itu Energi? oleh Maulida Khasanah.

Bila dilihat dari kacamata jangka panjang, energi alternatif diharapkan bisa menggantikan peranan sumber energi yang utama.

Sumber energi tersebut yang memiliki sifat tak terbarukan seperti bahan bakar fosil yang meliputi batubara, minyak, dan gas alam juga bahan baku nuklir.

Karena sumber energi tersebut dinilai tak ramah lingkungan, energi alternatif diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

Sumber Energi Alternatif

1. Matahari
Matahari adalah sumber energi utama untuk planet bumi yang kini telah dikembangkan pemanfaatannya untuk berbagai hal. Tak hanya itu keperluan sehari-hari, matahari juga digunakan sebagai sumber tenaga listrik, kendaraan bertenaga solar dan banyak macamnya.

2. Panas Bumi
Energi yang dihasilkan dari panas bumi kini dipergunakan sebagai listrik yang sangat tinggi. Panas bumi disebutkan sebagai salah satu energi terbaik di dunia. Karena uap air yang dihasilkan disebut tidak akan mencemari lingkungan.

3. Angin
Energi alam yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik.

4. Hydropower
Hydropower adalah energi listrik yang dihasilkan dari kekuatan air dan dibuat dengan cara membendung air sungai. Nantinya, pipa-pipa air akan diarahkan menuju turbin dan membentuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

5. Gas Alam
Gas alam berada di bawah tanah dengan berbagai macam hidrokarbon yang memiliki daya tekan tinggi. Kini, gas alam diolah dan menjadi elpiji yang digunakan untuk memasak sehari-hari. Gas alam juga dimanfaatkan sebagai pembangit tenaga listrik (PLTG).

6. Hidrogen
Hidrogen dibuat dari air yang kemudian dibakar seperti bensin. Pemanfaatannya diklaim bisa lebih baik dari bahan bakar minyak (bbm) yang digunakan saat ini.

7. Biomassa
Biomassa adalah massa tumbuhan dan kotoran hewan yang diolah sehingga menjadi sebuah gas.

8. Biofuel
Biofuel adalah energi yang berasal dari bahan-bahan nabati seperti minyak bumi, tanaman jarak, jagu, dll. Usai diolah minyak tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar yang disebut dengan Bahan Bakar Nabati (BBN).

9. Gelombang Laut
Energi yang digunakan dari gelombang laut dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki peluang menghasilkan sumber energi gelombang laut terbesar.

10. Biodiesel
Energi yang berasal dari tumbuhan dan lemak binatang ini bisa digunakan secara murni atau campuran untuk menjadi pengganti bahan bakar fosil.

Kelebihan dan Kekurangan Energi Alternatif

Kelebihan:

– Energi bisa terbarukan
– Sumber energi gratis
– Sumber energi bisa dibuat dan melimpah ruah
– Tak akan terjadi krisis kelangkaan
– Ramah lingkungan
– Menjadi cadangan untuk masa mendatang

Kekurangan

– Biaya instalasi awal tinggi
– Teknologi yang tersedia saat ini juga dinilai belum cukup mampu menggantikan energi konvensional

Itulah yang dimaksud dengan energi alternatif. Jadi makin tahu kan detikers? Selamat belajar!

Simak Video “Enggak Cuma BBM, Indonesia Bisa Gunakan 3 Sumber Energi Ini!
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 SMP Halaman 39 Tabel 2.3 Ciri-ciri Kehidupan Manusia, Tumbuhan, dan Hewan

SEPUTARLAMPUNG.COM – Simak soal dan pembahasan kunci jawaban IPA kelas 7 SMP/MTS yang bersumber dari Buku Tematik Kemendikbud revisi 2018.

Pembahasan soal dan kunci jawaban dalam artikel ini diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi dan referensi serta memudahkan adik-adik dalam belajar.

Pada halaman 39 mata pelajaran IPA kelas 7 SMP, siswa akan belajar Bab 2 “Klasifikasi Makhluk Hidup”.

Baca Juga: Harga Terbaru Redmi 10A November 2022 dengan Dual Kamera 13MP dan Prosesor MediaTek Helio G25

Siswa diminta untuk mengerjakan tabel 2.4 ciri-ciri kehidupan manusia, tumbuhan, dan hewan.

Pembahasan materi dalam artikel ini diulas oleh Aulia Rachma Dinantika, S.Pd. Alumnus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung.

Berikut ini kunci jawaban IPA kelas 7 SMP halaman 39:

Kegiatan 2.4 Mengamati Ciri-ciri Kehidupan

Lakukan pengamatan tentang ciri-ciri kehidupan pada manusia, tumbuhan, dan hewan. Susunlah dalam Tabel 2.3 berikut:


Perbedaan Berkembang dan Berkembang Biak pada Hewan dan Tumbuhan

Erik Karits/pexels

Perkembangan hewan dan tumbuhan merujuk pada perubahan bentuk organ.

Bobo.id – Berkembang dan berkembang biak merupakan contoh dari 8 karakteristik atau ciri-ciri makhluk hidup. 

Makhluk hidup dapat dibedakan dengan makhluk tak hidup dari ciri-ciri yaitu bernapas, bergerak, berkembang biak, beradaptasi, membutuhkan makanan, mengalami tumbuh kembang, dan mengeluarkan zat sisa. 

Nah, pada pelajaran IPA Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Belajar, kita akan belajar membedakan berkembang dan berkembang biak pada makhluk hidup.

Yuk, temukan kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

Perkembangan Makhluk Hidup

Menurut KBBI, berkembang berarti menjadi besar (luas, banyak, dan sebagainya); menjadi bertambah sempurna; dan menjadi banyak.

Pada makhluk hidup, perkembangan merupakan proses perubahan dan penyempurnaan organ-organ dan sel di dalam tubuh. 

a. Perkembangan hewan

Pada hewan, kita dapat menemukan perkembangan dengan mengamati perubahan bentuk embrio hewan menjadi hewan yang dewasa. 

Misalnya, terdapat telur kupu-kupu yang berisi embrio ulat, dalam beberapa hari ulat akan menetas dan bertambah ukuran. 

Kemudian, setelah banyak mendapatkan makanan dan nutrisi, ulat akan melewati fase kepompong. Dalam beberapa waktu, kepompong berubah menjadi kupu-kupu. 

Baca Juga: Kenapa Manusia Tidak Merasakan Pengaruh Gravitasi Matahari secara Langsung?

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News





PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


Cegah Penyebaran Penyakit, Karantina Merauke Musnahkan Bibit Jeruk dan Ayam

Senin, 21 November 2022 | 09:44 WIB

 | Penulis : 

, Redaktur : Kusnadi

Merauke, InfoPublik – Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Merauke melakukan pemusnahan tiga bibit jeruk asal Kediri dan dua ekor ayam asal Tual di Incenerator Karantina pada Jumat (18/11) lalu. Media pembawa yang dimusnahkan merupakan hasil dari pengawasan petugas Karantina di Wilayah Kerja Bandar Udara Mopah dan Pelabuhan Laut Merauke beberapa hari yang lalu.

“Pemusnahan dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penyebaran penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) dan penyakit Avian Influenza (AI) di Kabupaten Merauke,” kata Kepala Karantina Pertanian Mertauke drh Cahyono, Minggu (20/11).

Menurut Cahyono, pemilik barang dalam hal ini telah melanggar Instruksi Gubernur Provinsi Irian Jaya No. 2 Tahun 2000 tentang Larangan Peredaran Benih Jeruk dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Penyakit CVPD di Wilayah Propinsi Irian Jaya.

“Kemudian Pemilik juga melanggar Keputusan Gubernur Provinsi Papua No. 158 Tahun 2004 tentang pemasukan unggas dan produknya ke Provinsi Papua,” tambah Cahyono.

Karena itu, Cahyono mengajak masyarakat Merauke untuk melaporkan komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan. “Hal ini untuk memastikan setiap hewan maupun tumbuhan dan produk turunannya dalam keadaan sehat dan aman dikonsumsi,” tutupnya.(McMrk/02/Ngr)


  Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber InfoPublik.id

8 Manfaat Daun Sambiloto, Turunkan Demam, Gula Darah, dan Tekanan Darah Tinggi Halaman all

KOMPAS.com – Sambiloto atau Andrographis paniculata adalah tanaman herbal dari kawasan Asia Selatan.

Sambiloto juga tumbuh subur di Indonesia, terutama di dataran 1-700 meter di atas permukaan laut.

Bagian menonjol dari sambiloto adalah daun berbentuk pedang atau lanset dan bunga berwarna putih.

Tanaman ini memiliki julukan “King of Bitter” atau Raja Pahit karena rasa daunnya yang luar biasa pahit.

Namun, manfaat daun sambiloto jauh lebih mengalahkan rasa pahit, sehingga banyak masyarakat berani mengonsumsinya.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), daun sambiloto secara tradisional dimanfaatkan untuk radang, amandel, demam, penawar racun, diabates, dan tifus.

Beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat daun sambiloto bagi kesehatan. 

Baca juga: 5 Manfaat Daun Pandan, Atasi Nyeri Sendi hingga Gula Darah Tinggi


Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat daun sambiloto bagi kesehatan:

1. Meredakan peradangan

Peradangan adalah cara alami tubuh untuk melindungi dan memulihkan diri dari infeksi, cedera, atau penyakit.

Namun, peradangan dalam jangka panjang dan kronis justru akan membahayakan kesehatan.

Seseorang yang mengalami peradangan umumnya akan merasa tidak enak badan, demam, nyeri, atau bengkak di bagian tubuh tertentu.

Untuk meredakan gejala peradangan sekaligus mempercepat penyembuhan, dapat mengonsumsi makanan dengan sifat anti-peradangan seperti daun sambiloto.

Dilansir dari laman Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, daun sambiloto mengandung sejumah senyawa antiinflamasi, termasuk saponin, terpenoid, tannin, dan flavonoid.

2. Menurunkan demam

Demam merupakan salah satu reaksi tubuh akibat peradangan. Biasanya, demam terjadi saat tubuh mengalami infeksi, baik karena virus, bakteri, atau zat berbahaya lain.

Kandungan antiinflamasi pada daun sambiloto membantu menurunkan demam secara alami.

Selain karena antiinflamasi, manfaat daun sambiloto ini juga berasal dari sifat antibakteri dan antivirusnya.

Baca juga: 6 Manfaat Daun Singkong, Baik untuk Tulang dan Ibu Hamil

Shutterstock/Pormezz Demam bisa diredakan dengan obat herbal dari daun sambiloto.

3. Memperkuat imun

Manfaat daun sambiloto selanjutnya yakni meningkatkan kerja sistem imun atau kekebalan tubuh.

Tanaman ini dapat memperbaiki dan merangsang kinerja sel-se darah putih. Leukosit atau sel darah putih ini berfungsi menghasilkan antibodi untuk membasmi zat berbahaya dalam tubuh.

Dengan begitu, tubuh akan lebih efektif melawan virus, bakteri, parasit, atau zat berbahaya yang masuk ke tubuh, sehingga kita lebih jarang sakit.

4. Menghambat sel kanker

Andrographolide, komponen utama dari daun sambiloto, telah diuji menggunakan beberapa jenis sel kanker.

Dikutip dari laman BPOM, pengujian ini untuk membuktikan seberapa jauh aktivitas antikaker andrographolide dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Hasilnya, andrographolide menghambat perkembangbiakan berbagai sel tumor yang mewakili berbagai tipe kanker secara in vitro.

Hal ini menunjukkan bahwa andrographolide dalam daun sambiloto berpotensi dikembangkan menjadi terapi bagi pengidap kanker.

Baca juga: 5 Manfaat Daun Kumis Kucing, Atasi Masalah Ginjal hingga Gula Darah

5. Menurunkan tekanan darah tinggi

Manfaat daun sambiloto, baik dalam bentuk jamu, teh herbal, atau suplemen, dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Tumbuhan ini dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah lebih lancar dan tekanan darah pun menjadi stabil.

Namun, konsumsi daun sambiloto saat tengah menjalani pengobatan darah tinggi atau hipertensi harus hati-hati dan di bawah pengawasan dokter.

Sebab, tanaman ini dapat menimbulkan efek samping berupa penurunan tekanan darah atau hipotensi.

Senyawa khusus dalam daun sambiloto bisa digunakan menurunkan tekanan darah tinggi.

6. Menurunkan gula darah tinggi

Kadar glukosa atau gula berlebih dalam darah meningkatkan risiko penyakit diabetes. Untuk mencegah diabetes, salah satunya dengan mengonsumsi makanan penurun gula darah.

Penelitian dalam Indian Journal of Pharmacology menunjukkan, daun sambiloto mampu menurunkan kadar glukosa, trigliserida, dan kolesterol pada tikus dengan lemak dan gula tinggi.

Dengan begitu, daun sambiloto membantu mengontrol kadar gula darah. Tak hanya itu, tanaman ini juga mendukung efektivitas pengobatan diabetes dengan metformin, obat penurun gula darah.

Namun, konsumsi daun sambiloto berlebihan juga berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya, yaitu hipoglikemia.

Hipoglikemia sendiri merupakan kondisi saat kadar gula dalam darah berada di bawah normal.

Baca juga: 6 Manfaat Daun Kelor alias Miracle Tree untuk Kesehatan

7. Meredakan gejala flu

Gejala flu seperti bersin, demam, nyeri tenggorokan, batuk, dan pilek, dapat reda dengan konsumsi daun sambiloto.

Menurut laman WebMD, manfaat daun sambiloto ini berasal dari senyawa yang bersifat antiinflamasi, antibakteri, dan antivirus.

Tumbuhan bernama latin Andrographis paniculata ini juga tampaknya dapat meringankan gejala meriang atau masuk angin.

8. Mengatasi gejala radang amandel

Amandel berfungsi untuk menangkal berbagai kuman, bakteri, dan virus yang masuk dalam tubuh melalui mulut.

Namun, bagian tubuh ini bisa mengalami radang akibat infeksi virus atau bakteri.

Gejala radang amandel atau tonsillitis seperti demam dan nyeri dapat diatasi dengan konsumsi daun sambiloto.

Bahkan menurut WebMD, sambiloto bekerja sama baiknya dengan acetaminophen atau paracetamol, obat untuk meredakan nyeri dan demam.

Baca juga: 6 Manfaat Kencur, Bantu Obati Batuk, Diare, dan Kolesterol Tinggi


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Contoh Sikap Bijak dan Belum Bijak terhadap Tumbuhan, Materi Kelas 4 SD

cottonbro/pexels

Sikap bijak terhadap tumbuhan bertujuan untuk melestarikan lingkungan.

Bobo.id – Tumbuhan berperan besar bagi kehidupan makhluk hidup lain di bumi, sehingga keberadaannya harus dijaga. 

Tumbuhan menyerap karbon dioksida, zat yang tidak boleh terhirup oleh hewan dan manusia, sekaligus menghasilkan oksigen dan cadangan makanan untuk Bumi. 

Oleh karena itu, penting untuk kita peduli terhadap ketersediaan tumbuhan di lingkungan sekitar. 

Untuk menjaga fungsi dan manfaat tumbuhan ini, kita sebagai makhluk yang mempunyai akal budi perlu menjaga dan melestarikan tumbuhan. 

Pada pelajaran tematik kelas 4 SD tema 4, kita akan belajar menyebutkan contoh sikap bijak dan sikap belum bijak terhadap tumbuhan.

Yuk, temukan kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

Contoh Sikap Bijak Terhadap Tumbuhan

1. Wajib menjaga kelestarian alam dengan tidak merusak tumbuhan.

2. Tidak boleh menggunakan terlalu banyak tumbuhan tanpa melakukan penanaman kembali. 

3. Tidak boleh merusak tumbuhan sembarangan. 

4. Tidak boleh memetik tumbuhan secara sembarangan. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 5, Bagaimana Cara Mata Kita Menerima Cahaya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News





PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


Manfaat, Cara Menanam dan Merawatnya

Jakarta

Tahukah Bunda bahwa pohon akasia adalah salah satu tumbuhan yang memberikan beragam manfaat untuk kesehatan? Tumbuhan kecil dengan bunga kuning cerah ini telah dipercaya selama ratusan tahun sebagai salah satu pengobatan tradisional.

Banyak orang percaya bahwa pohon akasia dapat membantu mengobati berbagai masalah kesehatan mulai dari diare, demam, hingga tuberkulosis.

Ekstrak akasia yang diambil dari daun, cabang, biji, bunga, dan getah dapat membantu Bunda melawan penyakit dan menjaga sistem pencernaan dalam kondisi prima.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Manfaat pohon akasia

Tidak hanya memiliki penampilan yang cantik, akasia dapat memberikan beragam manfaat untuk Bunda. Simak beberapa manfaatnya berikut ini, yuk, Bunda.

1. Menghilangkan rasa sakit dan iritasi

Melansir dari laman Healthline, getah akasia memiliki tekstur lengket alami. Bahan dengan khasiat ini sering digunakan untuk mengurangi iritasi dan peradangan.

2. Membantu penyembuhan luka

Akasia juga sering digunakan dalam perawatan topikal untuk membantu penyembuhan luka. Dokter, ilmuwan, dan peneliti percaya bahwa efek ini mungkin disebabkan oleh beberapa bahan kimianya seperti alkaloid, glikosida, dan flavonoid.

Dalam sebuah penelitian, spesies akasia yang dikenal sebagai Acacia caesia diuji pada tikus sebagai bagian dari pengobatan luka topikal ini. Ini menyebabkan penyembuhan luka lebih cepat daripada pengobatan standar.

3. Menjaga kesehatan mulut

Ekstrak spesies akasia yang dikenal sebagai Acacia catechu, dapat digunakan dalam beberapa produk kesehatan gigi seperti obat kumur untuk mencegah radang gusi.

Serbuk akasia juga bisa digunakan untuk pasta gigi herbal yang telah terbukti dapat membersihkan gigi tanpa perlu mengikis permukaan gigi Bunda.

4. Menjadi sumber serat yang baik

Getah akasia mengandung serat makanan yang larut dalam air, yang tidak hanya baik untuk diet, tetapi juga dapat membantu menjaga kolesterol Bunda tetap terkendali.

Salah satu studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 15 gram getah akasia dalam bentuk cair setiap hari dapat membantu mengatur konsentrasi kolesterol plasma dalam darah.

5. Mengurangi lemak tubuh

Permen karet akasia berpotensi dapat menjaga berat badan dalam kisaran yang sehat sekaligus mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 120 wanita, 60 wanita mengonsumsi 30 gram getah akasia per hari selama enam minggu, sedangkan 60 lainnya mengonsumsi plasebo yang hanya mengandung 1 gram pektin.

Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi akasia gum mengalami penurunan indeks massa tubuh. Persentase lemak tubuh mereka juga berkurang lebih dari 2 persen.

Lanjut baca halaman berikutnya untuk mengetahui bagaimana cara menanam dan merawatnya, yuk, Bunda.

Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video 7 tanaman hias berwarna ungu yang ada di bawah ini, ya, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]


Kloning adalah Pengklonaan, Kenali Penerapannya pada Hewan dan Tumbuhan

Kloning pada tumbuhan tentunya berbeda dengan kloning pada hewan. Berikut penjelasannya:

Cutting atau Pemotongan

Kloning pada hewan salah satunya dilakukan dengan teknik cutting. Contohnya tanaman singkong. Pada tanaman singkong, saat kamu memotong batangnya lalu menancapkan batang tersebut ke tanah, ia akan tumbuh kembali. Berasal dari organisme yang sama, maka genetiknya juga sama. Hal ini disebut juga dengan stek. Jadi, pada contoh tumbuhan ini kloning adalah stek.

Penerapan cutting sebagai kloning adalah dengan memotong batang tanaman, kemudian tanam batang tersebut ke dalam tanah. Setelah itu beri pukuk dan air, sehingga individu baru akan menumbuhkan akar dan daun.

Kultur Jaringan

Jenis kloning pada tumbuhan berikutnya adalah dengan kultur jaringan. Kamu bisa mengenalnya dengan mengambil daun dari suatu tanaman, kemudian meletakkannya pada cawan petri. Cawan petri merupakan sebuah wadah yang bentuknya bundar dan terbuat dari plastik atau kaca yang digunakan untuk membiakkan sel. Daun yang diletakkan pada cawan petri tersebut nantinya akan tumbuh menjadi organisme baru.

Penerapan kultur jaringan sebagai kloning adalah dengan mengambil bagian kecil dari tanaman, misalnya dari daun. Kemudian lakukan kultivasi dengan meletakkanya pada cawan petri atau tabung reaksi. Setelah itu, tumbuhkan planlet atau inkubasi. Setelah berkecambah, pindahkan pada media baru yang lebih luas menggunakan tanah.

Kloning pada tumbuhan dapat dilakukan karena sifatnya yang disebut dengan totipotensi, yaitu kemampuan sel dewasa yang bisa berdiferensiasi atau pendewasaan ulang menjadi sel apapun.

Kelompok yang Merupakan Tumbuhan Berbiji adalah Gymnospermae dan Angiospermae

Kelompok yang merupakan tumbuhan berbiji adalah Angiospermae atau berbiji tertutup. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan, biji dari Angiospermae ditutup oleh bakal buah.

Angiospermae sebagai kelompok yang merupakan tubuhan berbiji tertutup, dibagi lagi menjadi dua bagian. Ada tumbuhan berkeping biji satu (Monocotyledonae) dan tumbuhan berkeping biji dua (Dicotyledonae).

Ini ciri-ciri tumbuhan biji tertutup:

1. Mereka hidup sebagai pohon, perdu, semak, merambat atau herba/terna.

2. Tumbuhan berbiji tertutup, memiliki bentuk daun pipih dan lebar dengan susunan tulang daun menyirip, menjari, melengkung atau sejajar.

3. Angiospermae ini memiliki bunga sejati.

4. Mereka pun memiliki perhiasan bunga berupa kelopak dan mahkota bunga.

5. Angiospermae alat perkembangbiakannya berupa putik dan benang sari.

Apa saja peranan kelompok yang merupakan tumbuhan berbiji terbuka adalah seperti Angiospermae?

Tumbuhan biji tertutup memiliki peranan yang penting dalam kehidupan manusia.

Peranan tumbuhan biji tertutup yang dimaksudkan, diantaranya adalah:

1. Berperan sebagai tanaman hias, misalnya cempaka, mawar, kembang sepatu, kaktus, bunga matahari, bunga sedap malam, bunga gladiol, anggrek, dll.

2. Mereka juga berperan sebagai bahan bumbu dapur, misalnya kemiri, lada, cengkeh, pala, ketumbar, temu-temuan, dll.

3. Sumber makanan berupa sayuran, misalnya tomat, kubis, sawi, lobak, terong, bayam, labu siam, kentang, dll.

4. Angiospermae berperan sebagai buah-buahan, misalnya apel, pir, arbei, pisang, mangga, jambu, anggur, jeruk, nangka, rambutan, pepaya dll

5. Mereka menajdi protein, seperti kacang kedelai, kacang tanah, kacang merah, dll.

6. Angiospermae pun menjadi bahan baku industri furnitur/alat-alat rumah tangga, misalnya bambu, rotan, kayu jati, kelapa, kayu meranti, dll.

7. Bahan untuk obat, misalnya mahkota dewa, buah merah, jambu biji, daun jarak, mengkudu, sambiloto, kumis kucing dll.

8. Angiospermae bisa menjadi penghasil minyak aromatik, misalnya melati, mawar, nilam, lavender, kayu putih dll.

9. Tumbuhan berbiji tertutup ini pun menjadi penghasil minyak sayur, misalnya kelapa, kelapa sawit.

10.Penghasil biodisel, misalnya jarak, kelapa sawit.

11. Kemudian, mereka bisa berperan sebagai penghasil gula, misalnya tebu (Saccharum sp.), aren (Arenga pinnata), lontar (Borassus flabellifer).

12. Angiospermae menjadi sumber karbohidrat, misalnya padi, gandum, singkong, ubi jalar, kentang, dan lain-lain.

BNPP dan TNI AL Telusuri Titik Pilar Pulau Terluar NKRI di Simeulue

Kamis, 17 November 2022 | 03:43 WIB

 | Penulis : 

, Redaktur : Tobari

Simeulue, InfoPublik – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri dan TNI Angkatan Laut, menelusuri kembali titik koordinat keberadaan fisik pilar yang telah di pasang puluhan tahun silam di Pulau Terluar NKRI yang ada di wilayah Kabupaten Simeulue.

Rombongan BNPP yang tiba di Kabupaten Simeulue, kemudian langsung melakukan operasi penelusuran dan pencarian pilar Pulau Terluar NKRI itu, yakni Letda Laut (P) Didi Suseno (Pushidrosal TNI AL), Syamsul Arifin, Koordinator Lapangan Survei BNPP, Muhammad Satrio Wicaksono Surveyor Pemetaan BNPP dan Husein Surveyor Pemetaan BNPP.

Operasi penelusuran dan pencarian titik koordinat keberadaan pilar tersebut, yang diawali di pulau Simeulue Cut, pulau Terluar NKRI oleh tim BNPP, LANAL Simeuelue dengan melibatkan Muspika Kecamatan Simeulue Cut, kades serta unsur Panglima laot Kecamatan Simeulue Cut itu, termasuk nelayan dan masyarakat.

Menggunakan perahu nelayan tradisional, yang dihadang cuaca ekstrim dari darat pulau Simeulue ke pulau Terluar NKRI, hujan lebat dan kondisi geografis pulau Simeulue, rawa, batu cadas serta tumbuhan liar yang rapat, bahkan ada yang tersesat, sehingga operasi pencarian nyaris membutuhkan waktu satu hari.

Dipandu dengan GPS Geodetic, menemukan lokasi pilar Pulau Terluar NKRI, yang di pasang puluhan tahun silam itu, oleh TNI AL pada masa itu menggunakan KRI Burudju Lasad-391 tahun 1990, kemudian pilar tersebut mengalami kerusakan karena termakan usia, kembali diperbaharui KRI Multatuli-561 tahun 1998.

Terkait telah ditemukan titik lokasi pilar tersebut, disampaikan Muhammad Satrio Wicaksono Surveyor Pemetaan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri, Rabu (16/11/2022) di pulau Simeulue Cut, pulau Terluar NKRI.

“BNPP Kementerian Dalam Negeri dan Mabes AL, kembali melakukan penelusuran untuk menemukan titik pilar yang ada di pulau Terluar NKRI dalam wilayah NKRI. Hari ini sudah kita temukan titik pilar di pulau Simeulue Cut, pulau terluar NKRI,” katanya.

Menurut Muhammad Satrio Wicaksono, selain pulau Simeulue Cut, ada dua pulau lagi yang terpasang pilar yakni Pulau Selaut Besar dan Pulau Selaut Kecil, namun dalam peta pulau Selaut Kecil, disebut pulau Kokos yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Alafan.

Masih ada dua pulau lagi yang harus ditemukan titik lokasi pilarnya. Nantinya setelah diketahui kondisi fisik pilar itu, apabila mengalami kerusakan atau hilang, nantinya itu wewenang dari pemerintah, apakah diganti atau lainnya.

“Di Simeulue ada tiga pilar yang telah lama dipasang, yakni pulau Simeulue Cut, Pulau Selaut Besar dan Selaut Kecil, untuk pulau selaut Kecil dalam peta namanya pulau Kokos,” imbuhnya.

Danlanal Simeulue Letkol Laut (P) Hendra Dwinanto, yang turun langsung bersama tim BNPP untuk operasi penelusuran dan pencarian tersebut. “Alhamdulillah, sudah ditemukan pilar dan titik lokasinya, ini merupakan bukti resmi pulau Terluar NKRI,” katanya.

Ia menegaskan, pulau Terluar NKRI yang ada di pulau Simeulue yang resmi ditetapkan pemerintah, yakni pulau Simeulue Cut dan pulau Selaut Besar, sedangkan pulau Selaut Kecil dalam peta disebut pulau Kokos, yang merupakan bagian dari pulau Selaut Besar.

“Secara resmi pulau Terluar NKRI yang ada di wilayah Kabupaten Simeulue, yang ditetapkan oleh Pemerintah tahun 2017 lalu dan ada pilarnya, yaitu pulau Simeulue Cut, pulau Selaut Besar.

Informasi dan data yang kita terima dari BNNP bahwa pulau Selaut Kecil itu merupakan bagian dari pulau Selaut Besar, maka dalam disebut pulau Kokos dan disana ada pilarnya, maka tercatat juga sebagai pulau Terluar NKRI,” imbuhnya.

Sementara, Feri Puput Hidayat, Camat Simeulue Cut yang juga ikut serta dalam operasi penelusuran dan pencarian pilar pulau Terluar NKRI itu, sehingga pihaknya komitmen akan menyediakan lahan seluas setengah hektar kepada TNI AL di pulau Simeulue Cut, untuk menjamin pengawasan dan penjagaan geografis serta SDA wilayah Pulau Terluar NKRI serta wilayah kedaulatan NKRI.

Hari ini juga kita sangat berterima kasih kepada BNPP dan Lanal Simeuelue, kita bersama masyarakat dilibatkan langsung untuk operasi penelusuran dan pencarian pilar bukti fisik tanda pulau Terluar NKRI.

“Alhamdulillah sudah ditemukan dan hari ini juga kita komitmen sediakan lahan seluas setengah hektar untuk TNI AL, sehingga nantinya ada TNI AL di pulau ini untuk menjamin pengawasan dan penjagaan pulau serta wilayah kedaulatan  NKRI,” katanya (02/toeb)


  Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber InfoPublik.id

Dinas Damkar dan BKSDA Tandatangani PKS Terkait Animal Rescue

Rabu, 16 November 2022 | 17:36 WIB

 | Penulis : 

, Redaktur : Tobari

Ambon, InfoPublik – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku terkait Penyelamatan Satwa atau Animal Rescue.

Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan dalam acara penutupan Orientasi Pengenalan Tugas aparatur Damkar Kota Ambon, Rabu (16/11/22) di Pantai Liang, Maluku Tengah.

“Salah satu tugas fungsi kita yang unik yang tidak dilakukan oleh unsur penyelamatan yang lain adalah Animal Rescue, dan ini sudah kita lakukan yang paling banyak evakuasi satwa liar yaitu Ular yang masuk ke pemukiman,” kata Kepala Dinas Damkar, Edwin Pattikawa.

Dijelaskan, dalam fungsi penyelamatan yang diemban, pihaknya selalu berorientasi pada penyelamatan lingkungan yang menjadi isu strategis dunia.

“Ada banyak satwa liar khas Ambon yang perlu dilestarikan dari kepunahan, dan itu menggugah Damkar Kota Ambon untuk mengambil maskot hewan Kusu atau Kus-kus,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala BKSDA Maluku, Dani Pattipeilohy, menjelaskan BKSDA memiliki tugas pokok melaksanakan pengelolaan kawasan konservasi, dan manajemen tumbuhan dan satwa liar.

Dirinya mengungkapkan dalam memahami penyelamatan ini, berkaitan dengan penanganan satwa liar, karena untuk kota Ambon BKSDA sering melaksanakan penguatan kapasitas terkait dengan konflik antara satwa dan manusia, misalnya kegiatan Bimtek bagaimana menangkap satwa liar.

“Dengan PKS ini saya berharap jika konflik antara satwa dan manusia, kami akan melibatkan Damkar. Sehingga diharapkan kerjasama tidak sampai disini,  sehingga ruang lingkup penyelamatan satwa juga menjadi bagian dari tugas Damkar Kota Ambon,” katanya.

Ditempat yang sama, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutan menutup kegiatan Orientasi Pengenalan Tugas Damkar Kota Ambon mengingatkan, kemajuan sebuah kota di satu sisi berdampak baik bagi warga kota, namun disisi lain timbulkan tantangan yang besar terkait banyak hal.

Dijelaskan, terkait padatnya pemukiman masyarakat, sejalan dengan itu pula  berkurangnya Sumber Daya Alam. Kota Ambon dengan luas kecil ditempati oleh jumlah penduduk yang besar, otomatis akan terjadi kepadatan kemudian muncul berbagai hal yang jika tidak diantisipasi masyarakat bisa celaka

Dirinya berharap, untuk menjawab kebutuhan ini, aparatur Dinas Damkar harus memiliki kualitas, memiliki kemampun teknis operasional supaya dapat melaksanakan tugas dengan tantangan yang disebutkan.

Minimal bapak/ibu tahu tugas yang harus dilakukan, tahu prosedur pemadaman dan penyelamatan.

“Oleh sebab itu saya apresiasi orientasi pengenalan tugas ini tentu dengan harapan setelah kegiatan ini para pegawai Damkar sudah tahu apa yang dilakukan, jika tiba – tiba ada laporan, dan apa yang harus dilakukan ketika tiba di lokasi, karena hanya dengan begitu setiap tugas damkar dapat diakukan dengan baik,” katanya. (MCAMBON/toeb)


  Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber InfoPublik.id

Profil Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar

(Beritadaerah- Kolom) Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar adalah upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran tumbuhan dan satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat luas daratan Indonesia sebesar 187,8 juta ha pada 2020. Dari jumlah tersebut sebesar 88,4 juta ha atau 47,1 persen merupakan kawasan hutan.

Berdasarkan informasi dari Rainforest Action Network (2017), hutan hujan di Indonesia memiliki 10 persen spesies tumbuhan dan 17 persen dari semua spesies burung yang dikenal dunia. Tidak hanya itu, 12 persen spesies mamalia termasuk mamalia yang terancam punah seperti Orang Utan, Harimau Sumatera, dan Badak juga tinggal di hutan Indonesia. Seribu spesies reptil dan amphibi atau setara dengan 10 persen dari populasi dunia juga terkandung di dalamnya.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa liar di hutan Indonesia tidak hanya berfungsi untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang ada, akan tetapi juga memberikan nilai ekonomi. Keindahan dan keunikan dari tumbuhan dan satwa liar memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta flora dan fauna.

Antusiasme pada tumbuhan dan satwa liar dari Indonesia membuat tumbuhan dan satwa liar menjadi komoditas yang potensial untuk diperjualbelikan.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pamanfaatan tumbuhan dan satwa liar tanpa mengabaikan pelestarian lingkungan, kegiatan penangkaran tumbuhan dan satwa liar perlu terus dikembangkan.

Dengan hasil penangkaran yang dilakukan, permintaan terhadap tumbuhan dan satwa liar dapat dipenuhi dan keberadaan tumbuhan serta satwa liar di hutan Indonesia juga tetap terjaga dari kepunahan.

Jenis Satwa

Kelompok Mamalia, terdiri dari: Kera ekor panjang, Beruk, Monyet mini Sulawesi, Sangapuar, Kalong, Bajing berkantung bergaris, Bajing gula, Tupai kepala, Tupai Prevosti, Rusa Timor.

Kelompok Serangga terdiri dari: Jenis kupu-kupu dilindungi seperti Ornithera spp. dan Troides spp. serta jenis kupu- kupu yang tidak dilindungi.

Kelompok Ikan terdiri dari Arwana Super Red, Arwana Golden, Arwana Green, Arwana Banjar, Arwana Jardini/Payang Irian.

Kelompok Reptilia, terdiri dari: Ular Boa Tanah, Ular Sanca, Ular Kobra, King Cobra. Buaya Air Tawar Irian, Buaya Muara. Bulus, Kura-Kura Ambon, Kura-Kura Forsteni, Kura Daun Sulawesi, Kura-Kura Emys. Soa Payung, Soa Layar, Kadal Panama, Kadal kuning, Kodok mata merah, Kodok Dendrobates, Kodok hijau, Kodok tanduk, Biawak, Bunglon perarmata, Bunglon Chamaleon, Bunglon tanduk.

Kelompok Burung, terdiri dari: Nuri, Betet, Kakatua, Perkici, Bayan, Kasturi, Beo, Serindit, Paok, Jalak Bali, Burung Raja Udang, Alap- alap tikus, Elang Bondol, Rangkong Jawa, Rangkon Papan, Blue and Glow Macaw, Ara and Green Macaw, Scarlet Macaw.

Kelompok Tumbuh-Tumbuhan terdiri dari: Semua jenis anggrek hibrida (hasil silangan), lidah buaya, Cactus hibrida, Cycas spp., dan Gaharu.

Kelompok Anthozoa (Coral/ Karang) terdiri dari: Semua jenis karang hasil transplantasi dan semua jenis kima.

Jumlah Perusahaan

Perusahaan Penangkaran dan Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar merupakan perusahaan yang memiliki izin penangkaran dan izin peredaran tumbuhan dan satwa liar, baik peredaran dalam negeri maupun ke luar negeri atau ekspor. Tidak termasuk lembaga penelitian, kebun binatang, lembaga konservasi dan tempat wisata yang mengembangbiakan tumbuhan dan satwa liar.

Pulau dengan jumlah perusahaan penangkaran dan peredaran tumbuhan dan satwa liar terbanyak adalah Pulau Jawa yaitu sebanyak 48 perusahaan. Sebaliknya, di Pulau Maluku dan Papua hanya terdapat dua perusahaan penangkaran dan pengendaran tumbuhan dan satwa liar.

Dengan total perusahaan yang aktif beroperasi melakukan usaha penangkaran sebanyak 104 perusahaan pada tahun 2021, luas lahan yang dikuasai oleh perusahaan penangkaran dan peredaran tumbuhan dan satwa liar tersebut adalah sebesar 183.691.503,69 m2. Lahan tersebut digunakan untuk kegiatan penangkaran yaitu untuk kolam, laut, kandang, kebun, dan tempat penangkaran lain serta sarana prasarana pendukung seperti perkantoran, perumahan, serta fasilitas lainnya.

Sebesar 99,57% dari luas lahan yang dikuasai perusahaan digunakan untuk penangkaran. Lahan yang digunakan untuk perkantoran dan perumahan masing-masing sebesar 0,39% dan 0,04%.

Status Permodalan

Sumber permodalan perusahaan- perusahaan yang aktif beroperasi melakukan usaha penangkaran dan peredaran tumbuhan dan satwa liar terdiri dari 4 sumber yaitu pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta nasional, dan swasta asing. Sumber permodalan terbesar perusahaan penangkaran tumbuhan dan satwa liar bersumber dari swasta nasional, yaitu sebanyak 102 perusahaan atau sekitar 98%. Sedangkan perusahaan yang modalnya bersumber dari pemerintah pusat dan swasta asing masing-masing sebanyak 1 perusahaan.

Nilai Produksi

Nilai produksi tumbuhan dan satwa liar mengalami penurunan di tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun 2020. Hal ini terjadi dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perusahaan kesulitan untuk melakukan kegiatan produksi tumbuhan dan satwa liar. Pada tahun 2021, nilai produksi tumbuhan dan satwa liar mencapai hampir 145 miliar rupiah.

Koral menempati posisi pertama dengan nilai produksi tertinggi mencapai 43 miliar rupiah. Posisi kedua ditempati oleh ikan arwana dengan nilai produksi sebesar 42 miliar rupiah. Sedangkan anggrek menempati posisi ketiga dengan nilai produksi mencapai 25 miliar rupiah.

Di sisi lain, nilai produksi tumbuhan dan satwa liar terendah adalah produksi gaharu yaitu sebesar 2 juta rupiah. Posisi kedua terendah adalah burung beo dengan nilai produksi sebesar 4 juta rupiah. Musang menempati posisi ketiga terendah dengan nilai produksi sebesar 7,5 juta rupiah.

Pengeluaran

Pengeluaran perusahaan dibagi menjadi pengeluaran untuk kegiatan penangkaran, pengeluaran untuk upah/gaji pekerja, dan pengeluaran lainnya seperti untuk bahan bakar dan pelumas, listrik dan air, pajak, serta yang lainnya.

Pengeluaran perusahaan terbesar di tahun 2021 adalah untuk membayar upah/gaji pekerja dengan persentase sebesar 54,43%. Kemudian, pengeluaran untuk kegiatan penangkaran tumbuhan dan satwa liar sebesar 16,21% dan sisanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.

Tenaga Kerja

Pekerja di perusahaan penangkaran tumbuhan dan satwa liar dibagi menjadi pekerja tetap dan pekerja tidak tetap.

Jumlah pekerja tetap di perusahaan penangkaran tumbuhan dan satwa liar di akhir tahun 2021 lebih banyak daripada jumlah pekerja tidak tetap.

Jumlah pekerja tetap pada akhir tahun 2021 di seluruh perusahaan penangkaran tumbuhan dan satwa liar mencapai 1.429 pekerja. Jumlah pekerja tetap tersebut terdiri dari 1.303 pekerja tetap laki-laki dan 288 pekerja tetap perempuan.

Sedangkan jumlah pekerja tidak tetap pada akhir tahun 2021 adalah sebanyak 163 pekerja. Jumlah ini terdiri dari 114 pekerja tidak tetap laki-laki dan 48 pekerja tidak tetap perempuan.

Adapun
 pendidikan
 pekerja tetap pada perusahaan penangkaran tumbuhan dan satwa liar di Indonesia dapat dilihat pada Gambar 10. Dari seluruh pekerja tetap, sebanyak 1,19% Tidak Sekolah/Tidak Tamat SD, sedangkan yang menamatkan SD sebesar 10,57%. Pekerja yang menamatkan pendidikan SLTP dan SLTA masing-masing sebesar 21,48% dan 52,97%, sedangkan pekerja yang telah menamatkan pendidikan tinggi D1/D3, D4/S1, dan S2/S3 masing-masing sebesar 2,10%, 10,15%, dan 1,54%.

 

 

Bukan Sembarang Tumbuhan, Ini Manfaat dan Cara Pemberian Jahe yang Bisa Bikin Burung Perkutut Gacor dan Sehat

AYOSEMARANG.COM — Selain dijadikan bahan minuman herbal, bumbu masak, dan pengobatan tradisional, khasiat jahe ternyata juga bisa bikin perkutut gacor dan sehat, lho!

Tapi tetap tidak boleh asal berikan. Ada cara yang baik dan benar dalam mengolah jahe untuk dijadikan pakan sehat burung perkutut.

Kamu perlu menyimak artikel ini sampai tuntas agar tidak salah dalam memahami apa saja kandungan jahe yang ternyata bisa bikin perkutut gacor dan sehat.

Baca Juga: Beli Burung Kacer Anakan agar Murah, Begini Cara Supaya Cepat Gacor Sesuai Keinginan

Menurut kanal YouTube Ijen Bird, ada tiga manfaat jahe bagi kesehatan burung perkutut. Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Kesehatan

Sebagai pemilik, kamu wajib memperhatikan kesehatan burung peliharaan kamu!

Salah satu caranya adalah dengan memberikan jahe kepada perkutut.

Baca Juga: Jangan Tertipu, Meski Penampilannya Sederhana 5 Jenis Poksay Ini Miliki Kicauan Indah dan Variatif

Rahasia Manfaat Akar Alang-Alang, dr Zaidul Akbar: Sembuhkan Batu Ginjal dan Keputihan, Ini Resepnya

Rahasia Manfaat Akar Alang-Alang, dr Zaidul Akbar: Sembuhkan Batu Ginjal dan Keputihan, Ini Resepnya

SERAMBINEWS.COM – Akar alang-alang sering kali dianggap tak berguna keberadaannya.

Namun ternyata, akar alang-alang bisa mengobati batu ginjal terutama yang sering cuci darah hingga mengatasi keputihan kata dr Zaidul Akbar.

Dikutip dari Kompas.com, alang-alang adalah salah satu tanaman liar yang ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Nama Latin tumbuhan alang-alang adalah Imperata cylindrical L.

Alang-alang bisa tumbuh hingga 120 sentimeter.

Alang-alang banyak digunakan sebagai obat tradisional di Indonesia, Malaysia, China, India, dan negara Asia Tenggara lainnya.

Baca juga: Resep Herbal ala dr Zaidul Akbar Atasi Autoimun Pakai Serai Dicampur Bahan Ini, Begini Caranya

Belum ada efek buruk yang dilaporkan untuk penggunaan alang-alang.

Rimpang alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, asam malik, asam sitrat, tanin, polifenol, flavonoid, dan berbagai zat lainnya.

Karena kandungan inilah, rimpang alang-alang dikenal memiliki rasa yang manis dan menyegarkan.

Alang-alang juga sering digunakan sebagai bahan alami dalam minuman penyegar untuk meredakan panas dalam.

Alang-alang sering dipandang sebelah mata karena ia tumbuh liar.

Namun, ternyata alang-alang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Berikut manfaat alang-alang bagi kesehatan.

Akar alang-alang untuk obat batu ginjal


Destinasi Wisata Alam dengan Keindahan dan Kesejukan dari Tumbuhan dan Tanaman di Telaga Rengganis

SINARJATENG.COM – Wisata Telaga Rengganis di Watukumpul Pemalang Jawa Tengah merupakan wisata yang sejuk dan tenang bisa jadi pilihan destinasi untuk liburan sejenak dari rutinitas perkotaan yang padat.

Harga tiket masuk hanya Rp.5.000 dan fasilitasnya sudah ada parkir, toilet umum dan musholah.

Telaga rengganis terletak di Kecamatan Watukumpul atau sekitar 60 kilometer dari arah tenggara kota pemalang.

Baca Juga: Ini 5 Tips Cara Mudah Menghilangkan Komedo yang Membandel dengan Bahan yang Alami

Telaga yang memiliki luas 1 hektare dan berair jernih ini berada di Desa Gapura, Kecamatan Watukumpul atau berjarak 60 kilometer dari pusat kota Pemalang, tepatnya ke arah tenggara.

Untuk lokasi wisatanya sendiri telaga Rengganis berada di daerah watukumpul, pemalang Jawa Tengah.

Di mana Untuk akses jalan menuju ke sini sudah sangat baik dan apabila anda merasa kesulitan maka bisa menggunakan GPS yang ada di smartphone.

Keindahan Telaga Rengganis pun semakin lengkap dikarenakan jauh dari perkotaan

Baca Juga: Berikut 4 Cara Simple dan Mudah untuk Menebalkan Alis Secara Alami, Yuk Simak Caranya


Tembang Macapat: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

Jakarta

Dalam pagelaran wayang kulit kita sering mendengarkan tembang yang memiliki lirik bahasa Jawa. Salah satu tembang yang memiliki banyak tema adalah tembang macapat.

Tembang ini umumnya terdapat dalam karya-karya sastra klasik Jawa dari masa Mataram Baru. Adapun pada karya prosa, tembang macapat ini disebut gancaran. Meski begitu, saat ini isi dari karya sastra Jawa tidak lagi begitu.

Saat ini tembang macapat masih sering dilantunkan dalam acara-acara di Jawa. Namun, masih banyak anak muda yang tidak mengenal tembang asal Jawa yang satu ini.

Apa Itu Tembang Macapat?

Tembang macapat adalah langgam dan bisa juga merupakan lagu dalam bentuk yang tidak lazim. Tembang macapat biasa ada pada seni karawitan Jawa.

Istilah tembang macapat merupakan gabungan dari kata tembang dan macapat. Kata macapat sendiri bukan berasal dari bahasa Jawa Kuno, bahasa Jawa Tengahan atau Bahasa Kawi melainkan berasal dari bahasa Jawa Baru.

Tembang macapat merupakan jenis tembang yang sering digunakan dan diterapkan pada kitab yang terbit pada masa Jawa Baru, yakni selepas abad ke-16.

Jenis-Jenis Tembang Macapat

Mengutip buku Serat Kandha Suluk Tembang Wayang oleh Bram Palgunadi (2021), jenis dari tembang macapat ada 11, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pangkur

Pangkur berarti ekor yang kemudian diberi isyarat tut pungkur yang artinya mengekor. Tembang pangkur biasanya dibawakan dalam suasana seseorang ingin memberikan nasehat kehidupan kepada orang lain supaya bisa menempuh hidup baik dan bermanfaat.

2. Maskumambang

Maskumambang memiiki arti punggawa yang melaksanakan upacara Shamanistis. Tembang maskumambang biasanya dibawakan untuk menunjukkan suasana haru, memukau, mempesona atau memikat hati. Acara-acara tersebut misalnya kelahiran bayi yang sangat didambakan.

3. Sinom

Sinom bisa diartikan sebagai daun muda dan kadang diberi tanda sandi berupa gambar atau lukisan. Tembang sinom cocok untuk suasana atau acara yang menampilkan cerita-cerita, hikayat, legenda atau kepercayaan yang berhubungan dengan anak muda.

4. Asmarandana

Istilah asmarandana memiliki arti suka memberi. Tembang ini biasanya dibawakan dalam acara yang memiliki suasana penuh cinta, jatuh hati, memuja kekasih, cerita cinta atau cerita yang berhubungan dengan perasaan hati yang senang.

5. Dhandang-Gula

Dhandang-Gula memiliki arti menantikan kebaikan atau menunggu kebaikan. Tembang ini bertemakana suasana tentang kehormatan, kebesaran suatu hal, sifat-sifat utama atau nasehat baik.

6. Durma

Durma berasal dari bahasa Jawa Klasik yang artinya harimau. Tembang Durma bertemakan suasana seram, menakutkan, mencekam, horor, atau miris.

7. Mijil

Mijil berarti nama sejenis tumbuhan yang berbau wangi. Tembang mijil menggambarkan suasana awal, muda, kelahiran atau mengawali sesuatu.

8. Kinanthi

Kinanthi dapat diartikan sebagai bergandengan tangan, teman atau nama benda. Kinanthi bisa berarti bersama juga. Tembang Kinanthi bertemakan kebersamaan, penuh kasing sayang, penuh cinta, dan bersifat penuh persaudaraan.

9. Gambuh

Istilah gambuh berarti tahu, terbiasa, atau tetumbuhan. Tembang Gambuh memiliki watak ragu-ragu, tak bereputasi jelas, samar-samar, dan perilaku tak jelas.

10. Pucung

Pucung memiliki arti kuncup dedaunan, pucuk daun yang masih sangat muda. Tembang pucung biasa digunakan untuk menggambarkan suasana santai, cerita yang lucu, atau penuh jenaka.

11. Megat-Ruh

Megat-Ruh memiliki arti putus, tamat, pisah atau cerai. Tembang Megat-Ruh menggambarkan suasana sendu, sedih, kesendirian atau perpisahan.

Contoh Tembang Macapat

Di bawah ini adalah contoh dari tembang macapat:

Gegaraning wong akrami,

‘modal dalam pernikahan’

dudu bandha dudu rupa,

‘bukan harta atau rupa’

amung ati pawitané,

”hanya hati modal utamanya’

luput pisan kena pisan

‘sekali jadi, jadi selamanya’

yen ta gampang luwih gampang,

‘jika mudah, semakin gampang

yen angèl angèl kalangkung,

jika sulit, sulitnya bukan main

tan kena tinumbas arta

‘tak bisa ditebus dengan harta

Simak Video “Mengintip Hotel Lokasi Pembuatan Video Seks Kebaya Merah di Surabaya
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Legenda Telaga Sarangan Magetan, Tempat Kiai dan Nyai Pasir Moksa

Magetan

Telaga Sarangan merupakan destinasi wisata andalan di Magetan. Telaga ini juga dikenal dengan nama Telaga Pasir.

Telaga Sarangan berada di lereng Gunung Lawu. Tepatnya di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Secara administrasi, Telaga Sarangan masuk Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Telaga Sarangan terbentuk secara alami dengan luas sekitar 35 hektare. Uniknya, di tengah telaga ada pulau yang rindang dengan tumbuhan liar.

“Luas telaga sekitar 35 hektare dan di tengahnya ada pulau kecil luas sekitar 3 ribu meter persegi, yang dikelilingi oleh perahu speed boat yang dinaiki pengunjung Telaga Sarangan,” ujar Sesepuh Kelurahan Sarangan, Soetowo kepada detikJatim, Kamis (10/11/2022).

Soetowo juga Kepala Dusun Ngluweng di Kelurahan Sarangan. Ia menjelaskan, masyarakat sekitar telaga menganggap pulau di tengah telaga sebagai tempat keramat.

Pulau di tengah Telaga Sarangan dipercaya sebagai tempat bersemayam roh leluhur yakni Kiai Pasir dan Nyai Pasir.

“Jadi keberadaan Kiai Pasir dan Nyai Pasir sampai saat ini belum ada yang mengetahui karena hanya cerita. Tapi masyarakat Magetan percaya bahwa saat ini Kiai Pasir dan Nyai Pasir selalu menjaga dan menunggu Telaga Sarangan,” ungkap Soetowo.

Telaga Sarangan berjarak sekitar 16 kilometer dari Kota Magetan. Menurut Soetowo, telaga ini sudah ada sejak tahun 1438. Telaga Sarangan sempat disebut Telaga Pasir karena tak bisa dilepaskan dengan legenda Kiai Pasir dan Nyai Pasir.

“Memang Telaga Sarangan dulu juga disebut Telaga Pasir namanya. Tapi seiring waktu masyarakat menyebut Telaga Sarangan karena nama kelurahannya Sarangan,” jelas Soetowo.

“Nama Telaga Sarangan ada sejak tahun 1438 dan memang tidak lepas dari legenda Nyai Pasir dan Kiai Pasir,” sambungnya.

Warga sekitar percaya, Kiai Pasir dan Nyai Pasir telah mukso (moksa) atau menghilang bagai ditelan bumi. Warga juga percaya, Kiai Pasir dan Nyai Pasir menjadi penunggu Telaga Sarangan hingga saat ini.

“Ceritanya konon itu Kiai Pasir dan Nyai Pasir itu mukso atau hilang lenyap dan tanpa bekas. Namun saat ini masyarakat mempercayai masih menunggu Telaga Sarangan ini,” kata Soetowo.

Lebih lanjut Soetowo bercerita, Kiai Pasir memiliki dua nama lain, yakni Kiai Mundir dan Kiai Jailelung. Nyai Pasir juga memiliki dua nama lain yakni Nyai Ramping dan Nyai Werdiningsih.

Menurut Soetowo, setiap tahun ada ritual di Telaga Sarangan dengan labuh sesaji. Ritual labuh sesaji disebut larungan tumpeng gonobau serta hasil bumi dari masyarakat Sarangan, sebagai wujud syukur atas panen melimpah.

Air yang mengalir masuk ke Telaga Sarangan berasal dari sumber mata air Godangan Gede. Kepala Kelurahan Sarangan, Prima Suhardi Putra menjelaskan, pengairan Telaga Sarangan masuk wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Bendungan pintu air dibangun sejak zaman Belanda.

“Pintu air ada sejak zaman Belanda dan untuk pengelolaan air oleh BBWS,” kata Prima.

Simak Video “Ayam Panggang Magetan, Racikan Bumbu Rujak dan Selera Gurih Bawang
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)